TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
JARINGAN PART 1


__ADS_3

"tapi tetep aja, aku harus tunjukkan kalau aku ini bisa tanpa dia. lagi pula sebelumnya aku juga jomblo fii sabilillah jadi kalau sekarang jomblo lagi nggak masalah. untung aja kisah ku sama kak Tino itu nggak se lama Cecil sama kak Aham, kalau udah selama itu mungkin aku cuma bisa diem aja di kamar merenung" ucap Titi


"aku dulu sempat berfikir kalau cowok yang datang ke kita langsung memberikan kepastian itu pasti dia serius, tapi ternyata tidak semua cowok yang langsung memberikan kepastian itu bisa menjaga hatinya" sambung Titi


"sebenernya aku bersyukur ti, karena Allah menunjukkan sifat asli kak Tino secepat ini. memang dalam perjalanan menuju pernikahan itu sulit banget ujiannya, selingkuh juga termasuk salah satu dari ujian itu tapi yang bikin aku ikut sakit hati sama kak Tino ya karena kak Tino nggak ada usaha buat pertahankan kamu. dia memilih untuk langsung memutuskan hubungan tanpa rasa bersalah" ucap Cecil


"betul banget itu, padahal kalian udah ke jenjang serius lo kok bisa langsung di putuskan sepihak" ucap Aisi


"tapi setelah di pikir-pikir lebih baik kak Tino langsung melepaskan sih daripada dia malah jadi benalu buat kamu jalanin hidup kedepannya" jawab Cecil


"ya karena itu aku juga bersyukur cil, karena dia langsung seperti itu jadi alasanku buat move on dari dia itu sangat jelas dan aku sangat yakin. tapi pas kamu bilang kalau Kak Tino cari aku itu rasanya kayak pingin banget luap in emosi" ucap Titi


"bukan kamu aja yang emosi, aku juga emosi banget rasanya. pas dia ngomong sama kak Aham itu kayak ngotot banget pengen ketemu kamu, tapi setelah lihat sikapnya hari ini aku jadi pengen mukul juga. di belakang Nenci aja dia cari kamu, di depan Nenci dia kayak nggak kenal sama kamu" jawab Cecil


"ribet banget itu orang" ucap Aisi


"hmm, aku jadi takut mau pacaran" ucap Ratih


"emang kamu di ajak pacaran sama siapa?" tanya Titi


"nggak ada sih, cuma takut aja kalau nanti dapatnya kayak kak Tino" jawab Ratih


"kalau urusan percintaan itu, misal kita dapat pasangan yang baik banget terus tiba-tiba suatu saat di berubah ya kita bakal kaget. maka dari itu Allah pasti akan menunjukkan sifat asli pasangan kita sebelum kita melangkah ke jenjang yang lebih serius, jangan jauh-jauh kalau cari contoh kamu tau kan kak Aham suami ku sendiri bahkan Allah menunjukkan sifat aslinya selama bertahun-tahun. kalau kita sabar menghadapi sikap ataupun sifat pasangan kita, percaya suatu saat pasti Allah akan membuat pasangan kita itu lebih sayang ke kita bahkan bisa aja rasa sayangnya melebihi sayang kita ke dia" ucap Cecil


"bener kata Cecil, mungkin aku sekarang juga masih di uji dengan sikap suamiku yang demikian. tapi aku berprinsip kalau menikah itu satu kali seumur hidup jadi aku terima apapun yang dia buat sekarang, karena aku yakin di kemudian hari dia akan berubah menjadi seperti yang aku inginkan" ucap Aisi yang tiba-tiba ikut membahas persoalan nya dengan sang suami

__ADS_1


Aisi bukan lah tipikal orang yang akan berterus terang tentang masalah keluarga nya, apalagi tidak banyak yang tahu tentang visual suaminya. Cecil dan Titi hanya mengetahui lewat foto yang sering Aisi update via WhatsApp story, sedangkan Ratih hanya pernah bertemu satu kali. hal ini membuat mereka bertiga menjadi canggung jika harus menyinggung lebih lanjut mengenai pernikahan Aisi...


"ini makanannya udah matang, ayo masuk" ajak Titi mengalihkan perhatian


"yuk yuk, sini aku bantu bawa" ucap Ratih


"aku juga mau bantu" ucap Cecil


"bumil masuk aja, tunggu di dalam biar aku yang bawa in sisa nya" ucap Aisi


Cecil berjalan masuk terlebih dahulu karena teman-temannya sama sekali tidak mau menyerahkan pekerjaan rumah kepadanya...


setelah makanan di tata, mereka semua makan bersamaan tanpa ada bahasan seperti tadi. saat sudah selesai pun mereka kembali fokus dengan pembagian pekerjaannya setelah tinjau lokasi siang tadi...


"ih ada jaringan" ucap Ratih


"Alhamdulillah" ucap Aisi


"yaudah mau telfon mama dulu deh" sambung Ratih


Cecil, Titi dan Aisi juga bergegas menelepon orang tua mereka...


Cecillia......


"Hallo mama" ucap Cecil kepada sang mama

__ADS_1


"ada sinyal nak?" tanya sang mama


"iya ma"


"sambungin ke mertua mu nak" pinta mama Cecil


Cecil bergegas menyambungkan sebelum jaringan hilang kembali


"Hallo mama cantik" ucap Cecil


"aduhh mama udah kangen sama kamu, gimana kabarnya disana?" tanya mama Aham


"Alhamdulillah baik ma"


"udah ketemu sama suami mu?" tanya mama Cecil


"sudah ma, kemarin mas aham ke mess terus tadi ketemu di warung" jawab Cecil


"ini Aham belum ada kabar juga, terakhir kasih kabar tadi pagi" ucap mama Aham


"pokoknya kalian disana harus saling menjaga ya, kalau semisal ponsel kamu nggak ada sinyal dan Aham ada ya mama akan tanya ke Aham begitupun sebaliknya." sambung mama Aham


"betul itu kata mertua mu, gimana sudah makan nak?" tanya mama Cecil


"sudah ma, baby juga nggak rewel disini" jawab Cecil

__ADS_1


__ADS_2