TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
KELAKUAN AHAM


__ADS_3

ingatan akan jahatnya Riko kepadanya saat itu membuatnya sangat membenci Riko, awalnya dia menolak ajakan mama Bima untuk pergi mengunjungi Bima karena fia tahu jika Riko ada bersama Bima. namun karena dia juga harus mulai mengenal Bima, maka dia memberanikan diri untuk pergi...


tidak disangka Bima tahu semua hal tentang hubungan mereka, fia merasa lega karena tidak harus menceritakan kepahitan kisah cintanya kepada Bima yang notabene adalah orang baru di hidupnya...


setelah masuk ke dalam mobil, para mama sibuk bergosip sedangkan Bima fokus menyetir dan Riko fokus pada pikirannya saat ini. Dia tidak berani mengawali tegur sapa dengan fia, begitupun fia yang sepertinya enggan bertemu dengan Riko....


"Eh Bim, katanya Cecil sama Aham kemarin mau ikutan jemput?" tanya mama Cecil


"tadi pagi sih aku mampir ke rumahnya mi, tapi kayaknya mereka belum bangun deh" jawab Bima


"oh begitu"


"biasalah dek, kalau pengantin baru itu bawaannya bangun siang mulu" ucap mama Bima menyahuti


"dulu aja nolak-nolak mau dinikahin, eh sekarang nempel terus kayak perangko" ucap mama Aham


"bukan kayak perangko sama kertas Tante, tapi mereka lebih kayak Ban sama Mobil. ibaratnya Cecil itu ban nya terus Aham mobilnya, si Aham nggak akan bisa jalan kalau nggak ada Cecil" ucap Bima membenarkan


"kamu ada-ada aja Bim" jawab mama Aham


"tapi kabarnya mereka udah mau punya baby ya jeng?" tanya mama Riko


"iya jeng, kami juga baru dikabari Minggu lalu." jawab mama Cecil


"padahal dulu bilangnya mau pacaran versi halal dulu, mau tebus kesalahan sama Cecil dulu. eh tau-tau pas Cecil udah maaf in langsung di gas aja sama Aham" ucap mama Aham sambil menggeleng-geleng kan kepala karena kelakuan anaknya


"haha tapi karena itu kan kita jadi bisa cepat-cepat timang cucu jeng" jawab mama Cecil


"iya bener juga"


"kayaknya habis ini ada yang bakal nyusul mereka nih" ucap mama Aham melihat ke arah Fia dan Bima


"iya nih kayaknya" timpal mama Cecil


"siapa mi?" tanya Bima polos


"ya kamu lah" jawab mama Cecil


"wah mami ketinggalan berita nih pasti" ucap Bima


"ketinggalan berita apa?" tanya mama Cecil


"yang bentar lagi nyusul Cecil sama Aham itu Titi sama Tino mi, Tino udah lamar Titi" jawab Bima

__ADS_1


"loh iya? syukur deh kalau Tino udah nggak jadi buaya lagi" ucap mama Bima


"iya jeng bener, masak tiap main ke rumah pasti beda-beda ceweknya. kalau sekarang dia udah mau nikah jadi bersyukur saya" jawab mama Aham


"hari ini Cecil ke sekolah kan Bim?" tanya mama Cecil


"iya kayaknya mi, tapi nggak tau juga dia dampingi Aham apa nggak. soalnya ada kegiatan" jawab Bima


"oh begitu, coba mami telepon aja deh" ucap mama Cecil


mama Cecil menghubungi ke nomor telepon Cecil beberapa kali namun tidak di angkat


"kok nggak di angkat ya" ucap mama Cecil


"coba saya hubungi Aham dulu" ucap mama Aham namun hasilnya tetep nihil


mereka berdua tidak mengangkat panggilan sama sekali


"nggak di angkat juga sama mereka" ucap mama Aham


"udahlah jeng mungkin masih tidur, kita tau juga kan kalau mereka pengantin baru jadi mungkin Aham habis jenguk baby dan buat mereka kelelahan sampai nggak bisa bangun pagi" ucap mama Bima yang selalu ceplas-ceplos


"Ya Allah jeng hahaha" jawab mama Aham tertawa


disisi lain, orang yang menjadi bahan gosip bahkan masih tertidur lelap meskipun sudah menunjukkan pukul 5 pagi. mereka berdua kelelahan setelah mengisi materi dan setelahnya Cecil harus membayar upah Aham karena mau berbicara dengan Bima siang harinya, awalnya Cecil mengira bahwa Aham lupa namun dia tau pasti jika berhubungan dengan hal 'itu' pasti Aham selalu ingat...


flashback on......


(di aula)


Aham dan Cecil baru saja masuk ke dalam aula, malam ini Aham lah yang bertugas untuk mengisi materi di dampingi sang istri tercinta dan Bima sebagai penanggung jawab acara...


baru saja masuk ke dalam ruangan, para mahasiswi itu histeris melihat Aham yang tampak gagah menggunakan baju pdh nya. namun hal itu seketika berhenti ketika melihat Aham menenteng tas wanita, dan juga ada wanita menggunakan baju Persit yang berjalan di belakangnya...


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam semuanya" ucap Aham membuka acara


"wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh Abang" jawab semuanya bersemangat


"saya sudah bukan abang-abang lagi yaa, karena saya sudah menikah" jawab Aham tersenyum sembari memperlihatkan cincin pernikahan nya


jawaban Aham tersebut membuat beberapa mahasiswi tampak cemberut, sedangkan Cecil bersorak dalam hatinya...


"baik malam ini saya yang akan mengisi materi tentang bela negara" sambungnya

__ADS_1


"namanya siapa bang?" teriak salah satu mahasiswi disana


hal itu tentunya membuat Cecil yang berdiri di samping Aham merasa terkejut karena baru kali ini dia menemui hal seperti ini...


"baik nama saya Abraham Bagas Gautama. Status saya sudah berkeluarga, kalau ada pertanyaan mengapa disana hanya bertuliskan K(sebentar lagi 1) karena sebentar lagi saya akan memiliki anak dari istri saya tercinta. baik saya asli Jakarta, namun akan tinggal disini untuk beberapa saat. dan yang berdiri di samping saya adalah istri saya, Ibu Cecillia Abraham" ucap Aham memperkenalkan dirinya sekaligus sang istri


Cecil tersenyum kepada semuanya karena Aham memperkenalkan dirinya dengan cara khasnya...


"apakah ada yang ingin ditanyakan?" tanya Aham


"baik kalau tidak ada kita mulai saja materinya" sambung Aham karena dia tipikal orang yang sangat malas jika harus menjawab pertanyaan pribadi, apalagi saat masih bujang dulu dia sering menerima pertanyaan-pertanyaan aneh dari para mahasiswi yang mengaguminya


setelah memberikan materi kurang lebih 1 jam, Aham dan Cecil bergegas kembali ke rumahnya. Cecil tampak sudah mengantuk karena di ruangan dia hanya diam saja karena bertugas sebagai moderator, apalagi suara Aham yang halus itu mampu membuat Cecil tidak bisa membuka matanya karena kantuk...


"yang kamu kenapa sempoyongan gitu?" tanya Aham


"ngantuk aku mas" jawab Cecil


"hmm kamu jangan lari dari tanggung jawab yaa" ucap Aham mengingatkan Cecil


"tanggung jawab apa?" tanya Cecil yang memang lupa


Aham hanya dia sembari tersenyum, setelah Cecil membuka pintu rumahnya dan mereka berdua masuk ke dalam. dengan cepat Aham mengunci pintu...


tanpa aba-aba Aham menggendong Cecil menuju kamar mereka, Aham mencari baju dinas Cecil yang tadi siang dia berikan kepada Cecil...


"ini pakai, aku tunggu disini" perintah Aham


"ih apa" ucap Cecil yang berjalan santai sembari melepas jam tangan yang dia pakai


Aham mendekat ke arahnya, memeluk Cecil dari belakang. nafas Aham terasa sangat memburu di leher Cecil membuat jantung Cecil berdetak semakin kencang...


"sayang, kamu nggak lupa kan tadi siang" ucap Aham kepada Cecil dengan suara parau nya


Aham memang sudah menahan hasratnya selama lebih dari 1 Minggu karena Cecil tidak ingin dekat dengannya, dan baru 2 hari ini Cecil tidur memeluk nya kembali sehingga apa yang sudah dia pendam menjadi semakin ingin ia salurkan...


mendengar suara Aham yang seperti itu membuat Cecil tidak tega jika harus menghindar dari Aham lagi, akhirnya Cecil menuruti permintaan Aham ..


.


.


mohon maaf kemarin author nggak bisa update karena sakit gigi hmm :)

__ADS_1


memang bener yaa, lebih baik sakit hari daripada sakit gigi 😌


__ADS_2