TNI Dingin Suamiku

TNI Dingin Suamiku
MAMA MAMA REMPONG 2


__ADS_3

"iya mama takut nanti malah nggak bisa nganter kamu, mama pasti bakal kangen sama kamu nantinya apalagi kalau kamu disana mama juga nggak bisa datengin kamu" ucap mama Cecil


"iya bener sayang, kalau bisa ya pasti mama akan ikut kalian berdua supaya bisa jaga kalian sama jaga in baby. tapi sepertinya mama sama papa juga harus kembali ke Jakarta karena ada urusan disana, jadi sekalian kami disini juga mau berpamitan untuk pulang terlebih dahulu. nanti saat kalian udah mau selesai, mama sama papa bakalan jemput kalian lagi" ucap mama aham


"jadi mama sama papa semua pulang ke Jakarta?" tanya Cecil


"iya sayang, maafin mama ya. ini mendadak sekali karena ada urusan di kantor yang nggak bisa digantikan" jawab mama Cecil


"tapi kenapa papa nggak ikutan kesini ma?" tanya Cecil lagi


"kemarin malam papa bergegas pergi ke bandara setelah mendapat telepon, papa mertuamu juga demikian. mungkin mereka sekarang baru sampai di bandara, nanti saat sudah sampai di Jakarta papa akan telfon kamu" jawab mama Cecil


"baiklah ma" ucap Cecil


"oh iya sayang, itu udah mama siapkan obat-obatan yang kamu perlukan. ada juga obat-obatan buat jaga-jaga saja siapa tahu membutuhkan, ada beberapa obat nyamuk dan lotions yang aman buat ibu hamil itu juga dibagi sama Titi ya karena mama bawakan banyak. mama mertua mu juga bawakan senter karena pasti kamu nggak bisa tidur kalau gelap, dan ini hampir lupa. ada power bank 15 buat charge handphone kamu karena kamu juga belum tahu disana teraliri listrik yang memadai atau belum" ucap mama Cecil


"baik ma, makasih banyak mama mamaku yang cantik-cantik " jawab Cecil


tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4.00 oleh karena itu Titi bersiap untuk mandi terlebih dahulu sedangkan Cecil diminta untuk menunggu air hangat yang sedang di rebuskan oleh mama mertua nya untuk ia mandi ...


"ma, nggak papa kok pakai air dingin. kan malah lebih segar" ucap Cecil


"jangan sayang, airnya ini dingin banget tadi udah mama coba sentuh dan dinginnya nggak tertolong" jawab mama aham


"nurut sama mama mertua mu sayang, kan kamu juga enak mandi pakai air hangat. biasanya di rumah juga nggak mandi kalau airnya nggak hangat" ucap mama Cecil


"ih mama kok gitu sih"

__ADS_1


"kenyataan sayang" jawab mama Cecil


"Titi tadi juga diminta buat nunggu air panas nggak mau" ucap mama Cecil


"Titi sudah biasa mandi pakai air dingin jeng, kalau pakai air panas katanya gampang gerah terus keringatnya kemana-mana" jawab mama Titi


"Oalah begitu jeng"


"kamu sudah berkabar sama suami mu sayang?" tanya mama aham


"sudah ma, kemarin malam teleponan" jawab Cecil


"yasudah kalau gitu, katanya tempat kalian juga tidak begitu jauh jadi"


"sayang, mendampingi seseorang yang sebagian besar waktunya, tenaganya dan hidupnya milik negara itu bukan hal yang mudah ya pasti. tapi mama minta kamu bertahan ya walaupun banyak halangan dan rintangan selama sama aham, termasuk kamu ditinggal tugas seperti ini juga termasuk rintangan. mama yakin kalian itu bisa melalui semua ini, dalam rumah tangga jika ada pertengkaran itu hal yang wajar namun kalau sampai ada main tangan kamu bilang ke mama sama papa ya. kalau kamu di bentak sama aham, aham ngomong kasar ke kamu, aham nggak dengerin kata-kata kamu, aham acuh sama kamu, bilang ke mama papa aja" ucap mama aham


karena Titi sudah selesai mandi, sekarang giliran Cecil yang mandi. sebelumnya mama aham membawakan air panas di dalam ember masuk ke dalam kamar mandi dan tak lupa menambahkan air dingin, barulah Cecil diminta untuk masuk ke dalam kamar mandi...


"makasih mama"


"your welcome sayang" jawab mama aham


setelah selesai mandi dan bersiap, Cecil berjalan menuju lapangan untuk berkumpul Bersama teman-temannya yang lain dan bersiap berangkat ke tempat pengabdian selanjutnya yang memang jaraknya lumayan jauh dengan tempat tanggal sementara mereka saat ini…


Hampir semua barang mereka bawa karena mereka tidak akan bolak balik untuk Kembali ke asrama seperti biasanya, dengan kata lain mereka akan tanggal di desa itu seperti kkn pada umumnya…


karena Cecil dalam keadaan mengandung, teman-temannya ber inisiatif untuk membantu Cecil mengangkat barang-barang dan memintanya untuk duduk di depan atau di samping supir ditemani oleh Titi. secara kebetulan sang supir adalah orang yang ia dan aham kenal sehingga mereka banyak mengobrol...

__ADS_1


"tempat pengabdian ini lumayan dekat dengan pos satgas Bu, jadi mungkin nanti ibu bisa bertemu dengan pak aham" ucap sang supir


"Alhamdulillah kalau begitu"


"tapi mengingat disana adalah daerah rawan jadi ibu dan rekan-rekan mohon untuk berhati-hati"


"oh iya om, istri om kemana? mas aham sempat cerita kalau om sudah menikah ya" tanya Cecil


"istri saya sudah berpulang ke Rahmatullah Bu, satu tahun yang lalu" jawabnya


"innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un, turut berdukacita om. maaf saya tidak tahu" ucap Cecil


"tidak apa-apa Bu, istri saya menjadi korban baku tembak saat saya masih bertugas di perbatasan. Dan saya baru di pindah ke tepat dinas saya sekarang 3 bulan setelah istri saya meninggal" jawab Supir tersebut


......................


Hallo readers


Alhamdulillah, puji syukur setelah berbulan-bulan mempersiapkan skripsi dan magang industri...


Finally di bulan Januari kemarin author sudah sempro dan sidang PKL


mohon maaf bila author terpaksa tidak update karena sedang pusing-pusing nya, mulai hari ini author akan update setiap hari Sabtu/Minggu dengan update an beberapa episode mengingat saat ini author sedang mengerjakan alat skripsi 🙏🏻


mohon doa nya agar semuanya di lancarkan 🤗


Kalian juga bisa mengingatkan author yang tidak update melalui Ig author yaaa (tapi jangan menyebutkan nama karya author karena Ig tersebut dipantau oleh my beloved boyfriend dan dia tidak tahu karya ku wkwk) mohon kerjasamanya 😉

__ADS_1


__ADS_2