Another Loved

Another Loved
11. Seiring Dengan Tawamu


__ADS_3

#jangan lupa di vote ya dan like dari kalian jadi penyemangat author nih 🌹


#selamat membaca semua enjoy dan happy yang pasti🖤


.


.


.


Sinar surya perlahan mulai naik, menyinari dunia,yang artinya beberapa aktivitas kehidupan akan berlangsung, tapi tidak dengan wanita cantik ini yang tampaknya masih tertutup dengan selimut tebalnya,sepagi ini terlalu gasik baginya beranjak dari tidur, dia memilih untuk tidak memperdulikan dentingan jam yang terus berjalan saat ini pikirannya hanya untuk tidur setelah banyaknya energi yang telah terlewatkan.


"whuaaaahhhh" Anna merasakan seluruh badannya remuk dia mencoba duduk di atas ranjang dengan mata yang masih tertutup.


bagaimana tidak suara dentingan piring menggangu tidurnya, dia mencoba menuruni ranjang itu dengan setengah sadar dan "brukkkk" Anna menabrak ujung lemari nya .


"awwww pagi pagi udah sial" karna merasakan nyeri di ujung jari kakinya membuat dia membuka matanya.


"ini yang naro disini sapa sih, bikin apes aja" Anna yang mengomel pada mejanya


dia membuka pintu dan menyapa Ambar yang ternyata sudah berada di meja makan.


"morning" sapa Ambar


"pagiiii" sahut Anna.


"semalem pulang jam berapa gua ga denger lu masuk" pertanyaan itu sepontan membuat Anna mengingat kejadian semalem saat dia diantar oleh Erland dan masuk appartemen diam diam supaya Ambar tak melihat dan tak mengejeknya.


" hmmm ituuu hmm lu aja kali ga denger udah pagi juga gua pulang"


"oh terus ferra sama onad nyariin lu pagi pagi katanya dia telfon ga diangkat sama lu, emng lu ga pulang bareng sama meraka" tanya Ambar didetail


"hmm ya gua pulang duluan karna gua sakit perutt jadi gua pengin cepet cepet tidur" jelasnya


"ohh gituu bagus deh klo lu ga kenapa kenapa, oh ya pagi ini gua ada siaran Radio lu jangan pergi pergi ya"


" gua suruh bebenah lagi nih?" tanya Anna males


"haha kalo iklas sih ga papa tpi kalo ga mau kita bisa nyuruh orang."


"udah lah nyuruh orang aja paling bayar cuman seberapa gua males mau tidur lagi"


" enak aja tidur lagii cuci baju kotor sono"


"laundry kan ada"


"ga semua baju bisa di laundry Anna..." jelas ambar ketus


"oh oke santai dong"


"Abisnya lu mikin kezzzzel"


"Dah lu sana pergi."


beberapa saat berlalu, sampai membuat Anna merasa bosan lantara di sana dia sendiri dan tidak ada pekerjaan yang harus di kerjakan saat ini dia hanya mengganti ganti channel tv sembari memakan kripik talas.


"astaga bosen bangettt"


"Andai Aja ada Ambar, ada temen yang bisa gua jailin"


Anna pun menurunkan kakinya yang sebelumnya berada di atas meja, melangkah ke arah balkon memandangi tempat yang ada.

__ADS_1


"Enaknya kemana yaa? siang siang gini?"


"Ahh renang kali yaa?" perlahan Ide itu muncul saat dia melihat ke arah bawah memperlihatkan pemandangan kolam renang.


"oke mumpung sepi"


Anna menuju kekamarnya dan memilih beberapa perlengkapan untuk berenang, sampai dia menemukan pakaian renang yang sesuai.


"ihh makin cantik aja gua" pujinya di hadapan kaca


dengan percaya diri dan rasa senang Anna melangkah keluar dan menuju lantai bawah. sesampainya di lantai bawa beberapa karyawan melihat ke arahnya.


Anna merasa heran mengapa karyawan karyawan itu melihat kearahnya apa penampilannya ada yang aneh?


"gua rasa dari atas sampe bawah biasa, tapi kok mereka ngeliatin gua gitu banget, ah bodoamat lah" Anna yang sudah di depan kolam renang melihat Air yang cukup menyejukan membuatnya enggan memikirkan pertanyaan yang ada di otaknya.


40 menit berlaluu....


"hufffttt" suara hembusan nafasnya yang beranjak dari air


"gilla seger bangettt, sering sering aja ya gua gini" guma Anna lirih.


Anna Bersiap siap untuk menuju ke lantai atas dimana dia tinggal, Anna merasa waktu berenang sudah cukup dia harus kembali dan membersihkan diri. tidak lama Anna masuk menelusuri appartemen itu, Anna melihat beberapa grombol wanita yang tengah mengobrol dan melihat ke arahnya.


"ohh ini yang semalem bareng sama tuan Hernandez"


" pantesan aja dia kan artis pastilah carinya yang kaya tuan hernandez secara dia kaya, mapan, ganteng, muda siapa sih yang ga mau sama Tuan Hernandez" beberapa kalimat itu terdengar samar ditelinga Anna tapi dia memilih diam karna memang pada kenyataannya dia tidk memiliki hubungan apa apa dengan Erland.


sampainya si dalam kamar Anna benar benar merasa badmood rasa bahagia yang dia rasakan usai berenang seakan sirna di bawa pergi oleh beberapa kalimat yang terlintas di benaknya.


Anna mencoba untuk enggan mendengarkanya tapi kenyataanya kalimat itu terus bermunculan.


"lagian mana mungkin gua sama si Erland itu" ujarnya sambil melangkah kan kakinya menuju kamar.


♡♡♡♡♡


Sore ini Anna tengah duduk di caffe, saat ini dia tidak sedang menunggu siapa siapa hanya ingin menenangkan diri saja sambil meminum greentea latte kesukaanya.


Mendengarkan musik dari aerphone sembari membaca novel adalah kesukaanya.


tak jauh dari itu Erland tengah duduk menantikan sesuatu yang di pesan, dia pun datang kemari hanya untuk beberapa saat, jika banyak masalah yang muncul di fikirannya jadi dia membutuhkan ketenangan, Saat tengah duduk bersantai matanya tertuju pada wanita cantik yang sedang menundukan kepala, Erland tampak tercengang pasalnya dia tidak menyangkan akan bertemu disini.


tanpa ragu Erland perlahan berdiri dati pergi ke arah sang wanita dan menghampiri meja tersebut. Erland mendudukan diri di depan Anna, Namun karna Anna belum juga menyadari keberadaanya dengan sengaja Erland mengetok meja


"TOk Tok Tok"


mendengar suara dari telinganya, Anna perlahan mendengak dan dia melihat seorang laki laki yang dia kenal.


"Erland?" sapanya sambil celingukan


"ngapain?" ujar Anna heran


"duduk"


"engak maksdnya ngapain disini"


"ini tempat umum siapapun boleh datang kesini"


"iya aku juga tauuu"


" kamu sering disini?" tanya Erland

__ADS_1


"tidak juga , karna lagi gak ada kerjaan aja kamu sendiri?"


"Aku baru pulang kantor mampir disini beberapa kali aku emng sering kesini"


"oh gituu"


"iyaaa, buku apa yang kamu baca"


"Novel?"


"kamu suka baca buku?"


"saat saat tertentu" jelas Anna


beberapa pertanyaan telah di lontarkan oleh keduanya, mereka terlihat saling akrab dan di lihat tidak ada kecanggungan diantara mereka.


"sore ini ada acara?" tanya Anna


"hmm mungkin tidak"


"bagaimana kalo kita pergi ketaman?"


"hah ngapain ke taman?"


"jalan jalan lahh, tapi kalo ga mau juga gakpapa aku ga maksa kok" jelas Anna


"kita pergi"


"hah benarkah?" ucap Anna dengan mata berbinar


mereka sedang berada di dalam mobil, banyak hal yang mereka bahas di sana tak kala terkadang mereka sama sama tertawa di buatnya.


"Eh mampir beli chicken dulu."


"mau makan lagi kamu?"


"bukan ada sesuatu yang mau aku beli"


"aku tunggu disini"


"okee" jawab Anna sembari turun dari mobil


lama Erland menunggu tampak sudah bosan pasalnya ini sudah hampir 30 menit namun Anna tak juga kembali dia tak suka terlalu lama menunggu.


hingga akhirnya Anna keluar dengan membawa banyak bungkusan chicken.


"Maaf menunggu lama."


"kau membeli sebanyak itu?"


"yaa memangnya kenapa?"


"tidak tapi untuk apa?"


"Nanti kmu juga tau, yuk jalan"


"oke baiklah"


Erland di buat heran dengan apa yang dia lihat, Anna ternyata orang yang sangat tertutup dan juga susah di tebak.


♡♡♡♡♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2