Another Loved

Another Loved
150. Pernikahan yang tak di Inginkan


__ADS_3

.


.


.


.


.


♡♡♡♡


Kini Anna telah berada di Indonesia.


Dia pulang ke Apartemen yang dulu sempat dihuni bersama Ambar.


Anna begitu senang, ini negara yang selalu dia rindukan.


Terlebih lagi banyaknya teman, kerabat, rekan bisnis Erland bahkan berdatangan Hector.


Sebagian dari mereka mengetahui fakta itu, bahwa Anna melahirkan namun dia berusaha menutupi itu dari Wartawan.


Anna begitu terkejut melihat banyaknya kiriman bunga ucapan selamat serta kado Mewah lainya.


Anna berjalan kearah dapur yang memperlihatkan langsung pemandangan kota.


dalam diamnya.


dia merindukan Nando.


Anna berjalan sembari membawa susu untuk ibu menyusui, sembari mengaduk gelas itu.


Anna mendudukan diri di sofa besar yang berada di ruang tamu dan menaruh gelas nya di meja.


Meraih Ponselnya dengan mencari nomor Nando disana.


berulang kali dia mencoba menelfon pria itu namun untuk kesekian kali tetap tidak di angkat.


Anna sudah mencoba menghubungi Nando sejak kemarin bahkan keberadaanya di Indonesia yang sudah hampir 5 hari itu membuatnya sangat merindukan Nando.


Anna kini menyadari bahwa dia mencintai dan membutuhkan Nando.


Di sadar di hatinya telah menempatkan dia nama pria yang bermakna baginya.


dan masing masing telah memiliki ruang sendiri di hati Anna.


sampai dalam lamunanya itu gelas yang berisi susu itu mengalami retak yang mana membuat Anna terkejut.


"astaga" ujarnya sembari melirik.


saat kejadian itu di barengi dengan pelayan yang lewat.


"Mbakk??kenapa? " ujar pelayan itu yang mana dia sudah lama mengikut, namun dulu dia dipekerjakan di salah satu rumah milik Anna jadi keduanya sudah saling mengenal sejak lama.


"astaga Tiwi, ini Gelasnya kok jadi seperti ini yah"


"Ohh mungkin Airnya terlalu panas mba, ini sering terjadi kok"


"oh gitu yah? "

__ADS_1


tiba tiba suara tangisan Hector di atas sana terdengar.


yang mana membuat kedua orang itu terkejut.


"tidak apa Tiw, biar saya yang mendatangi Hector tolong kamu bersihkan gelas itu saya yah. "


"baik mbaak"


Anna berlalu pergi ke lantai atas.


mendapati Hector yang memperlihatkan maniknya dengan di iringi air mata.


"Hello Hector ini mami nak, kamu haus bukan sampai menangis kuat" Ujar Anna sembari membawa Hector dalam gendongan ya untuk di beri Asi.


♡♡♡♡


Sedangkan di tempat lain.


"Saya Fernando Orlando menerima engaku Victoria Kayla Petra menjadi Istriku, maut pasti memisahkan kita namun cinta kasih kita terikat hari ini di bumi dan di surga selamanya"


Tidak lama keduanya berciuman diiringi dengan tepuk tangan meriah.


"Hallo Tuan Fernando Congratulation" ujar pria paru baya itu yang mana Nando mengenalinya.


Nando menerima salam itu dan berbincang sejenak.


dalam obrolan itu Nando mendapati peter disana bersama Kamila.


Nando cukup bingung di buatnya namun dia engak mencampuri urusan itu.


Nando mendatangi Peter disana.


"selamat tuan"


Ucapan itu justru di tempis oleh Nando, Peter sudah mengerti alasan itu dia lebih memilih diam.


"dimana ponselku"


"aku membawanya Tuan, Nona Gianna beberapa kali mencoba menghubungi Anna sejak kemarin"


"**** kenapa kau tidak bilang"


Nando meraih ponsel itu.


dia pergi kearah taman belakang gedung resepsi.


Yang mana mencuri perhatian Victoria yang tengah asik mengobrol bersama teman teman party.


Kini dia memperhatikan arah Nando pergi.


dan itu membuat kecurigaan baginya


"Guyss aku pergi dulu menemui suamiku"


dan respon mereka justru seakan memberi semangat Victoria.


♡♡♡♡


Anna yang tengah melamun dengan Hector yang berada di gendonganya itu terkejut saat mendengar ponsel berbunyi.

__ADS_1


segera Anna meraih benda itu, mendapati nama Nando disana.


Hatinya begitu tenang seketika.


"Hello Nandooo"


♡♡♡♡


Suara dering itu berbunyi dan tak lama Nando mendapati Anna mengangkat panggilanya.


"Hallo Honey"


"hallo Nando."


Nando tersenyum disana.


"Maaf aku baru menghubungi mu, aku baru ada waktu untuk ini"


"tidak papa, tapi kita menunggu kabarmu setiap saat" ujar Anna yang mana membuat Nando seakan berada di keputusan yang salah.


Relung hati Nando terasa sakit saat harus meninggalkan wanita yang dia cintai berserta Anaknya.


"heumm bagaimana Keadaan mu dan Hector. "


"kami baik. Hector sedang menyusu sejak tadi dia menangis"


"benarkah?? apa dia terus menangis? "


"ya seperti yang kau tau"


"apa istirahat mu cukup? "


"Aku rasa, karna ada pelayan yang membantuku"


"baguslah kalo begitu"


"tolong berikan fotomu dengan Hector aku merindukan kalian. "


"Baiklah"


"Aku mencintaimu Anna"


Ujar Nando yang mana sejak tadi di perhatikan oleh Victoria dua di ujung sana.


dia amat geram saat mendapati Nando menyebut nama Anna.


"bahkan dalam suasana bahagia seperti ini dia masih mengingat wanita itu" ujarnya sembari menggengam erat tangan itu.


"lihat Nando aku akan membuatmu jatuh cinta dan meninggalkan wanita itu"


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡♡♡


__ADS_2