
.
.
.
.
.
.
♡♡♡♡♡
Suatu malam yang sunyi Fernando memejamkan matanya untuk menenangkan pikirannya.
Nando adalah seseorang yang bisa di katakan di jarang sekali tertidur dia banyak menghabiskan waktunya untuk berfikir dan beraktifitas.
namun tidak kali ini, dia merakan letih dalam tubuhnya.
fikirnya tidur adalah solusi yang tepat untuk mengmulihkan staminanya lagi.
Jika Nando tidur dia tidak akan seratus persen tidur dia akan membiarkan tubuhnya peka terhadap sentuhan dan suara.
itu karna dia latih sejak kecil bisa mana ada ancaman dia akan lebih siap dalam keadaan tidur sekalipun.
Dengan sunyinya ruangan yang hanya terdengar suara dentingan jam dinding.
Nando sekilas mendengar suara langkah kaki mendekat, hingga dia dapat merasakan sentuhan tangann mungilnya menyapu tulang pipinya yang keras.
Nando dapat merasakan lembutnya sentuhan dari tangan itu.
seperti penuh cinta dan penuh kasih.
ini belum pernah dia rasakam sebelumnya terakhir ingat saat dia masih kecil tak kala ibunya selalu mengelap keringat di pipinya.
Nando dapat melihat dengan jelas wanita yang ada di depannya semakin nando menatapnya semakin jelas wajah itu terlihat.
seketika nando menarik nafasnya dalam tak kala dai tersadar dari tidurnya dan mendudukan dirinya.
dengan sikap spontanya membuat nando lupa dengan luka yang ada dada bidang karna tembekan musuhnya.
"Akhhh shit" umpatannya
"mengapa ini masih sakit saja." Gumanya
__ADS_1
Seketika rasa sakit itu di lupakan oleh nando tak kala dia ingat kembali dengan wanita itu.
Nando segera mengedarkan pandangannya melihat ruangan sekitarnya.
"Aku melihatnya disini." ujarnya
Saat Nando menyadari itu hanya sebuah mimpi dia mengusap wajahnya kasar.
Namun terdiam saat dia menyadari wajah itu.
"wanita itu astaga dia yang ku temui di rumah sakit dan restoran dan dia wanita yang muncul 10 tahun lalu? apa benar?" benaknya bertanya tanya
"Aku harus menemuinya " Guma Nando.
♡♡♡♡
Dengan tubuh mungilnya yang menampakan perut buncitnya Anna menyusuri pasir putih itu.
Anna ingat ini salah satu tempat pariwisata yang menjadi tempat favoritnya bila datang di spanyol. laut biru berpasir putih.
sangat damai bagi Anna.
dia menyukai lautan karna lautan membawanya kembali ke energi positif bila dia berada dalam masalah.
"Aunty lihat ini." panggil vannesa yang datang menghampirinya
"bintang laut untuk aunty" ujarnya memberikan bintang laut
"*astaga kau memberikannya untuk aunty?"
"yaa betul."
"dalam rangka apa*?"
"supaya jadi teman Aunty" ujar bocah itu.
Anna merasa Vannesa sangat perduli padanya membuatnya senang dan bahagia.
"Aunty hanya ingin bermain dengan vannesa." ujar wanita itu
Keduanya pergi menghampiri lautan yang lebih dalam namun tidak melebihi batas.
♡♡♡♡
Fernando berada di meja bundar itu memperhatikan laporan dan beberapa presentasi yang di tunjukan.
__ADS_1
membuatnya emosi pasalnya sesuatu yang janggal terjadi.
Dari hasil Analisa Fernando membaca ada seseorang yang kemungkinan besar berada di pihaknya namun berhasil mencuranginya.
membuat Nando kesal dan memberhentikan rapat lebih cepat.
Nando meninggalkan ruangan itu tanpa aba aba pasalnya logikanya berkata omong kosong mereka tidak akan berpengaruh.
membuat peter yang melihatnya hanya terdiam dan segera mengejar bosnya.
Peter berjalan di belakang Tuanya yang sudah di pastikan sedang tidak dalam good mood.
"*kau ingat wanita yang kita temui dia rumah sakit kala itu?"
Peter berfikir.
"maaf tuan kuta banyak bertemu orang disana*."
" *wanita yang mengenakan kursi roda"
"yang di dorong oleh temannya?"
Nando hanya diam dan Peter tau jawabannya*.
"*aku mengingatnya."
"cari dia dan jika kau berhasil aku akan memberikan imbalan yang setimpal*."
Peter sangat heran dengan utusan bosnya.
pasalnya tidak ada sejarahnya Nando terlibat dengan wanita itu sebelumnya.
"*namun ku fikir dia bukan dari negara ini mungkin dia pengunjung"
"cari saja kau akan mendapatkan 15M*."
Peter yang mendengarnya dia tidak bisa menolak.
.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡