Another Loved

Another Loved
46.Ingatan bersama anak perempuan


__ADS_3

.


.


.


.


.


Siang Ini Anna sudah datang kesalah satu kantor pusat Intelejen, Anna duduk disana sembari menunggu orang yang akan dia temui.


Satu jam menunggu akhirnya orang itu datang menghampiri Anna di ruang khusus tamu.


" Maaf membuatmu lama menunggu"


"Tidak maslaah."


"ya kufikir mungkin temanmu sudah memberitahu perihal itu sebabnya kau kesini"


"Hahah ya aku baru saja menyelesaikan akhir liburan jadi baru ada waktu untuk datang."


"Baiklahh mungkin kita segera saja untuk membahas tentang masalah itu."


"Ya silahkan"


"Baiklah nak, sebelumnya mungkin kau sudah tau perihal obat itu karna ku sudah menyampaikan hal itu kepada Asistenmu, namun ada fakta yang mengujutkan lagi."


"Tentang?"


"Tentang wanita yang bernama Jihan Tahalea, bahwasannya Korea telah mencari wanita itu selama 15 tahun."


"mencari siapa?"


" yeong Aera atau lebih dikenal Jihan Tahalea"


Mender penuturan itu membuat Anna semakin bingung di buatnya.

__ADS_1


"Aku tidak mengertiii" gumanya


"baiklah biar saya jelaskan dan ini pada intinya saja. 15 tahun yang lalu terjadi kecelakaan yang cukup banyak korbannya bahkan 2 orang diantaranya meninggal dunia, dan selama beberapa tahun korea tidak lah menemukan pelaku tersebut karna di sangka dia kabur melarikan diri, setelah anda melaporkan hal ini kami melakukan beberapa penelurusan riwayat hidup Jihan Tahalea namun yang kita temukan bahwanya dia telah mengganti identiasnya menjadi Jihan setelah kabur dan menetap di Indonesia."


"Itu artinya sebelum ini dia sudah menjadi seorang narapidana?" gumanya lirih


"Yaa kita mungkin belum bisa memastikan itu bagaimanapun itu keputusan dari pihak korea namun memang brita itu sudah lama hilang setelah beberapa bulan pencarian tidak ada titik terang."


"baiklahh artinya orang tuaku dalam bahaya"


"Maka dari itu, saya mohon kepada Nona Anna untuk membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini, karna kasus ini akan menjadi keberuntungan beberapa pihak."


"baiklah pak saya mengerti saat ini."


♡♡♡♡


Saat ini Anna tengah berada di dalam mobilnya setelah melakukan benerapa pertemuan dan membahas masalah yang saat ini harus dia hadapi.


namun bagaimana tidak mendengar fakta baru itu membuat Anna semakin bingung di buatnya.


pasalnya dia tidak pernah menyangka wanita itu begitu jahat dan licik.


"Astaga dia wanita licik dan penuh trik"


"Ku tak habis fikir bagaimana Ayah menikahi wanita iblis itu sedangkan dia menyia-nyiakan bidadari"


Anna terus melajukan mobilnya itu.


♡♡♡♡


Sedangkan di ruang pribadi Basuki Tahalea selaku CEO Tahalea Corp


kini dia tengah duduk di bangku kebesarannya dengan di temani oleh pengacara pribadinya.


"Bagaimana dengan surat itu apa kau sudah menyiapkannya?" ujar basuki


"sudah tuan kau boleh menandatanganinya"

__ADS_1


Basuki mengambil polpoint di saku jasnya.


"Baiklah sebelah mana?"


"Disini tuan" Ujar pengacara itu sembari memngarahkan tempat Basuki menandatangani surat itu.


"Baiklah sudah Anda tanda tangani Tuan, baiklah kalau begitu saya pergi terlebih dahulu tuan."


"Ya silahkan"


Pengacara itu meninggalkan ruangan.


kini tinggallah Basuki sendiri di tempat itu,Basuki masih dengan posisi yang sama dengan menyenderkan kepalanya di kursi itu.


"Gianna Tahalea, putri kecilku" Guma Basuki


"Anna setidaknya ku telah memberikan segalanya kepadamu, segala hartaku sudah aku resmikan jatuh ketanganmu. bagaimapun kau lebih dari segalanya bagiku, kaulah anugrah terindah untukku.


meskipun saat ini ku tak pernah tau keberadaanmu dimana, namun aku yakin kau selalu ada di sampingku.


ku harap dunia luar dapat mengajarkanmu menjadi wanita yang kuat dan bisa menghadapi segala keras nya dunia.


ku harap kau menjadi anak yang baik. meskipun aku tau kini kau sudah sukses dari karirmu itu namun aku menanamkan perusahaan ini untuk kau kembangkan suatu saat nanti." Ujar Basuki dalam lubuk hatinya sembari mengingat bayangan putrinya yang masih kecil.


Anna yang selalu manja kepada Basuki semasa kecil, Anna selalu menunggu kepulangan Ayahnya sekalipun hari sudah berubah menjadi gelap namun anak perempuan itu selalu menunggu kepulangan Ayahnya.


Dan saat dia mendengar suara Mobil ayahnya dia selalu lari keluar rumah, melihat ayahnya keluar dari mobil dan berlari meloncak kepelukan sang Ayah.


memori itu yang tidak pernah di lupakan oleh Basuki Tahalea.


.


.


.


.

__ADS_1


.


♡♡♡♡


__ADS_2