Another Loved

Another Loved
140. Bukan keinginan Nando


__ADS_3

.


.


.


.


♡♡♡♡


Di dalam mobil keduanya berada.


hanya kehening tanpa suara menyelimuti keduanya.


Kenyataan yang baru saja di ketahui Anna membuat nya kini merasa seperti menjaga jarak dengan Nando.


Anna terus memandangi Jendela itu.


Rasanya begitu berat jika dia harus mengenal Nando lebih dalam.


Anna tidak bisa menerima kenyataan itu.


jika memang itu benar.


Nando melihat Anna yang seperti tengah melamun.


membuatnya bertanya karna dia seperti kehilangan Anna yang seperti biasanya.


"Apa kau memikirkan sesuatu" Tanya Nando.


"Ah tidak " Ujar Anna membetulkan posisi duduknya.


"Jadi perkiraan dokter kau akan melahirkan 4 bulan lagi. "


" Yah kemungkinan. bisa maju bisa mundur"


Nando tersenyum manis di sana.


"apa kau sudah mempersiapkan nama untuknya. "


"Belom aku fikirkan mungkin nanti."


"Mungkin nanti juga kau bisa bertanya kepadaku dan aku membantu memberi nama untuk anakmu" ujar Nando


♡♡♡♡


Anna membeli beberapa perlengkapan bayi.


terutama stroller yang belum dia punya.


"Kenapa stroller disini sangat mahal tidak seperti di Indonesia" ujar Anna


Sela sela dia memilih barang Anna mencoba mencuri pandang dari Nando.


Dia masih kepikiran akan hal itu.

__ADS_1


Sampai akhirnya pandangan Anna berhenti disana saat dia memperhatikan Nando focus pada ponselnya.


" tidak terlihat menyeramkan. bahkan selama ini dia memperlakukanku dengan lembut tidak seperti apa yang ada di benak ku mengenai dunia mafia. " Guma Anna dalam hati.


Sampai Akhirnya mata keduanya saling beradu saat Nando mengalihkan pandangan lain untuk melihat keberadaan Anna.


namun justru dia melihat Anna tengah memperhatikan.


Nando memberikan senyuman itu.


Anna yang menyadari memilih untuk membuang muka.


Nando bangkin dari kursinya untuk menghampiri Anna.


Merangkul pinggangnya dan berkata lirih


" Apa yang kau lihat dariku" ujar Nando tepat di telinga kiri Anna.


Anna tetap diam disana mencoba mengalihkan perhatian dengan memilih barang.


"Aku akan membeli yang ini" ujar nya.


"belilah kau tidak perlu khawatir, ternyata uangku banyak. " ujar Nando.


♡♡♡♡


selepas makan malam Anna memilih berdiam diri di kamar.


melihat cahaya bintang menyinari kota di negara spanyol itu.


Hingga pandangannya teralihkan saat mobil Hitam pekat itu jalan keluar dari pagar.


"Nando?? " gumanya.


Anna kekaur dari kamar itu.


dia ingin memastikan apa benar Nando keluar atau tadi adalah peter.


Anna pergi menuju kamar Nando.


dia memasuki kamar itu dan tidak mendapatkan Nando disana.


♡♡♡♡


Baru saja Nando keluar dari lift saat dirinya hendak menemui kekasihnya di Apartemen itu.


Satu kali bel itu di bunyikan Nando.


tidak lama muncul seorang wanita yang mengenakan linggeri transparan di depan pintu.


Tanpa bicara Nando melewati pintu itu.


hingga langkahnya berhenti.


"Apa yang kau butuhkan dariku? "ujar nando

__ADS_1


Victoria memeluk Nando dari arah belakang.


"apa kau tidak merindukanku? "


Nando menarik nafasnya dalam.


" berhentilah menghubungiku"


"tapi kita akan menikah"


kalimat itu membuat Nando merasakan pening seketika.


Nando melepaskan tangan yang melingkar di perutnya.


"Apa tidak ada pilihan lain selain kita menikah. "


"itu sudah menjadi perjanjian antara kau dan ayahku. "


"aku tau apa yang kau pikirkan sekarang setelah kejadian kecelakaanmu. kau yang membunuh franz Bukan? dan kini mereka memiliki dendam kepadamu. kau akan kesulitan untuk itu sayang. maka menikah lah dengan ku, setidaknya itu akan lebih memudahkan mu melawan musuh. " ujar Victoria


Perkataan itu membuat Nando naik darah dia seakan sedang di rendahkan.


" kau fikir aku ini lemah? lihatlah aku bisa berdiri sekuat ini hanya untuk ayahku, Tanpa keluargamu aku pun bisa melawan semua yang mengusik ku. berhenti mengungkit pernikahan aku tidak pernah mencintai mu" ujar Nando


" Tapi kita menjalin hubungan cukup lama Nando? " ujar Victoria yang tidak Terima.


Nando menarik senyumnya tipis.


"Hubungan yang aku anggap hanya sebagai pemuas nafsuku" Ujar Nando.


Victoria menegaskan Wajahnya.


"Kau tidak lebih dari itu, aku datang kepadamu jika aku menginginkan sesuatu. setelah itu kau meminta apa yang ingin kau miliki. " Ujar Nando


Dia kembali berjalan menuju pintu keluar.


" tapi aku mencintaimu Nando" ujar Victoria yang tidak ada balasan dari Nando.


Victoria tidak melihat keberadaan Nando disana.


"Aku harus memiliki mu" ujar Victoria


.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2