
.
.
.
.
.
♡♡♡♡
Tanpa disadari mereka Anna diam diam mencoba mengikuti kepergian mereka.
dan ternyata mereka pergi kearah rumah panggung yang terlihat rangat rapuh disana.
"Ternyata ini rumahnya." Guma Anna
"Setidaknya aku telah mengetahui dimana dia tinggal ini akan lebih memudahkanku."
Anna berjalan kemana dia tadi berada.
sepanjang jalann Anna sembari berfikir bagaimana bisa ibu tersebut merasa dirinya akan di tolak oleh Ambar.
sedang selama ini Ambar sangat menantikan kehadiran mereka.
Ambar mengingkan kembalinya mereka.
Ambar berusaha mencari mereka.
Sampai tidak terasa di kembali pada mana tempat tadi dia duduk.
"Ternyata rumahnya tidak jauh dari sini" Gumanya.
Anna ingat sendari tadi Erland menghubunginya namun tidak dia angkat dan tidak dia hiraukan.
♡♡♡♡♡
"Astaga Dimana dia berada" Guma Erland yang frustasi karna telfon Anna yang tidak kunjung terangat
"Bagaimana Andre kau menemukannya?"
"tidak Tuan. tapi saya sudah menyuruh 3 anak buah untuk mencari keberadaan nona Anna."
Namun kalimat itu tetap membuat Erland tidak tenang.
dia tetap saja merasa cemas hingga dia tidak sadar berkali kali waktunya terbuang hanya untuk bejalan mondar mandir di tempat itu.
__ADS_1
"Astaga Anna kau membuatku frustasi."
♡♡♡♡♡
di perjalanan Anna beberapa kali mapir hanya untuk mencicipin beberapa makanan khas di daerah ini.
yang mana membuatnya semakin lama di jalan.
namun Anna tidak perduli itu.
dia asik makan dan makan.
Sampai tiba dia di depan garasi, Anna memberhentikan mobil yang dia kenakan.
"Astaga lama aku tidak mengendari mobil seperti ini membuatku merasa pegal."
Anna turun dari mobil dan melihat beberapa mobil Yang di pakai Erland dan para ajudanya sudah berjejer yang artinya Erland sudah ada di tempat itu.
Anna seger masuk namun begitu terkejutnya saat mendapati Erland berdiri tegap di pintu masuk dan melihat Anna dengan pancaran mata indahnya.
"apa aku membuat kesalahan hari ini atau aku merusak mobil erland" guma Anna dalam diam sembari menengok kearah belakang melihat keadaan mobil Erland yang di kenakannya.
"Semuanya terlihat aman" Ujar Anna kembali dalam gumanya.
Anna memasang wajahnya santai sampai jaraknya dengan Erland semakin dekat dimana Erland berada di ambang pintu.
dan dia berlari kecil untuk jatuh kedalam pelukan Erland.
"Aku meridukanmu" Suara Anna dengan lembutnya
Erland tidak bisa marah kepada Anna terlebih ketika melihat senyumnya seakan mengalihkan perhatiannya
"kau tau, kau membuatku khawatir."
"aku telah sampai sayang" suara Anna lembut.
Erland mencium kening Anna yang tertutup oleh rambutnya.
"aku semua orang untuk mencarimu"
"Oh yaa ? apa kau mengadakan sayembara untuk menemukanku?"
"tidak karna kau hilang belom sampai 1x24 jam"
Keduanya tertawa bersama
"Karna kau membuat kesalahan di hari ini kau harus aku hukum"
__ADS_1
"Kau ingin menghukumku?"
"Ye tentu saja."
Tanpa menunggu lama Erland menggendong Anna dalam dekapannya.
Erland membawanya ke lantai menuju kamar mereka.
"Aku belum mandi" Ujar Anna yang tau apa tujuab Erland.
"Tidak maslah kau tetap cantik"
"Tapi aku insecure denganmu"
"Astaga sayang apa yang ada di pikiranmu".
"Apa yang ada di pikiranku? ya pasti kamu" Ujar Anna yang membuat Erland selalu jatuh cinta kepada Anna
Erland tidak dapat menahan keinginannga jika berdua dengan Anna.
Rasanya ingin memulainya saat itu juga.
dan dia berhasil mendapatkan Anna malam itu juga.
♡♡♡♡♡
Erland berada di lantai bawah jam menujukan pukul 11 malam diamana keduanya baru saja menyelesaikan pertempuran malam.
Erland mendudukan dirinya di sofa.
pikirannya terus berputar dengan permasalahan yang harus di selesaikannya.
Erland meneguk setengah gelas Alkohol yang berkadar tinggi.
"Aku belum siap menerima kenyataan ini." gumanya
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
♡♡♡