Another Loved

Another Loved
28.One Gift


__ADS_3

.


.


.


.


Kemarin dan hari ini Ambar sudah mengemasi beberapa barang miliknya. sore ini dia mengemasi furnitur yang dia pasang di beberapa sudut kamar dan dinding kamar. beberapa diantaranya koleksi lego miliknya dan buku buku yang tersusun di rak.


beberapa koper dan box sudah terisi penuh memang rumah yang akan di tempati sudah siap pakai artinya dia sebenarnya tidak perlu bawa banyak barang. namun kesempatan kali ini pun tidak akan dia sia siakan untuk membawa pulang beberapa koleksi miliknya.


seperti saat ini Ambar yang tengah mengemasi bingkai foto yang tersusun rapi di dinding dengan penuh kehatian, ambar mencoba menurunkannya.


kebanyakan foto yang terpajang di sana adalah foto kebersamaan Ambar dan Anna bisa dilihat dari setiap sudut ruangan itu semuanya memiliki kesan tersendiri bagi Ambar. apa lagi dengan foto kebersamaan mereka yang memperlihatkan tawa serta kebahagian. yang memiliki kenangan manis saat mereka sedang asik berlibur.


satu foto yang berkesan yaitu foto saat mereka ada di menara eiffel dimana keduanya tampak senyum bahagia saling berpandangan.


Ambar ingat bahwa foto itu adalah foto pertama kalinya mereka pergi berlibur ke luar negri bersama. saat itu keduanya sangat antusias pasalnya tempat itu memang menjadi impian keduanya, dan mereka tidak pernah menyangka bahwa mereka akan merasakan hal menyenangkan di sana.


saat Ambar tengah memandang foto itu, dia dikejutkan dengan pintu yang terbuka memperlihatkan Anna yang berada di sana.


"boleh aku bantu?" ujarnya


"ya masuklah" Ambar memperlihatkan senyum terbaiknya dan segera di meletakan foto itu.


Anna masuk dan melihat sekitar kamar Ambar, Anna merasa asing dengan tempat itu pasalnya biasanya kamar Ambar yang dominan dengan tempelan dinding, poster dan segala hal yang memperlihatkan ciri khas Ambar. kini semua tampak polos dan terlihat lebih lebar karna memang semua sudah dikemas hanya beberapa saja yang mungkin baru akan dikemas.


"astaga Ambar loe serius dengan hal ini"


"iya memang, apa loe pernah liat gua yang ga serius"


"pernah"


"kapan?"


"pas loe lagi gimmick depan tv"


mendengar itu Ambar malas meresponnya pasalnya memang benar apa yang dikatakan Anna.

__ADS_1


"jadi mana yang harus aku beresin?" tanya Anna


"di rak putih koleksi buku buku aku ga mau terlalu nyusahin kamu"


"idih aku kamu hahah"


"kenapa ?"


"ya enggak aneh aja."


Tidak perlu waktu lama Anna segera menghampiri rak putih itu disitu tersusun banyak buku dan beberapa aksesoris yang dia punya.


saat Anna tengah sibuk dengan apa yang dia kerjakan. Anna melihat satu kotak berwarna Marrone di depannya. karena Anna penasaran jadi dia membuka kotak itu, seolah kaget dengan apa yang dia lihat ternyata di dalamnya adalah kotak musik yang dia belikan untuk Ambar 4 tahun yang lalu saat mereka sedang berada di Amsterdam.


Anna ingat sekali ini adalah kado ulang tahun Ambar darinya saat itu Ambar lagi suka sekali dengan novel yang menceritakan mengenai cinta sejati. dibuku itu memperlihatkan sebuah kotak musik classical, Ambar memperlihatkan kepada Anna gambar itu. beberapa bulan setelahnya keduanya pergi berlibur ke Amsterdam tidak sengaja melewati toko yang menjual beberapa barang antik dan Ambar melihat kotak musik yang modelnya tidak jauh berbeda dari kotak musik yang dia lihat di novel itu.


Dari situlah Anna membelikan benda itu untuk Ambar sebagai kado ulang tahunnya. memang harganya mahal namun bagi Anna materi bisa di cari tapi kebahagian seseorang adalah yang terpenting.


saat mengingat itu Anna merasa sedih seakan dia tidak rela dengan kepergian Ambar saat ini. pasalnya ini kali pertamanya mereka berpisah setelah sekian lama mereka berteman.


"Ambar ini kotak musik itu?" ujarnya berjalan mendekati Mabar


"loe masih nyimpen?"


"Lahh terus loe fikir , gua bakal buang gitu?"


"Ya tapikan ini udah lama banget"


"lama ato tidaknya itu tidak akan berpengaruh untukku membuang pemberian orang apa lagi yang ngasih adik aku sendiri." ujarnya sembari tersenyum.


"Hemmm loe beneran mau pindah mbar?" tanya Anna yang sudah berlinang air mata.


"Kita udah bareng bareng lama "


"Nanti yang bangunin aku tidur siapa?"


"yang gangguin aku nonton film siapa?"


"yang bantu ngerawat tanaman siapa?"

__ADS_1


"Yang yang yang yang pokoknya siapa?" ujar Anna sudah pecah dengan Air mata


"Ini akan menjadi hal berat untukku, tapi bagaimanapun aku harus melakukannya kita bukan lagi kita yang dulu, ku fikir hidup akan menyenangkan bila terus bermain dan bersama mu disetiap saat, tapi bagaimanapun kita sudah tumbuh besar dan dewasa. akan ada saatnya kita melangkah dan melanjutkan kehidupan masing masing, aku dengan keluargaku dan kamu dengan keluargamu. aku tau ini bukan hal yang mudah saat kita sudah terbiasa dengan orang yang sama, semuanya terlihat lebih aneh jika kita sendiri. tapi percayalah kita akan selama menjadi teman, keluarga, saudara , sahabat bahkan jika kita sudah tua sekalipun."


"hiduplah dengan baik, kita ini masih muda, menikahlah dan rawat anakmu." ujar Ambar memeluk Anna.


keduanya sama sama saling menangis dan berpelukan sebagai tanda pertemanan mereka.


"Jika ada hal yang sulit katakan padaku. aku akan tetap sama berjalan bersamamu, dan berjanjilah untuk terus berlari bersama menggapai mimpi." lanjutnya


saat itu Anna mengerti apa yang di ucapkan oleh Ambar ada benarnya. karena memang mereka tidak seharusnya terus bersama karena keduanya pun akan menjalani kehidupan masing masing, yang pasti ini akan menjadi awal baru bagi keduanya.


dan Anna pun ingat saat ini dia sedang membangun rumah, mungkin nanti setelah rumah itu akan selesai pun dia akan pindah di sana.


"sebenarnya aku pun tengah membangun rumah"


"oh ya dimana"


"nanti aku beri tahu"


"ternyata loe bisa berfikir maju kedepan juga"


"maksud loe?"


"ya gua kira loe akan selamanya hidup di gedung tinggi"


"hahah tidak .. aku membuat rumah besar seperti mimpiku saat kecil"


"loe ga cerita ke gua"


"loe beli rumah aja ga cerita."


"ya habisnya awalnya aku bingung.."


"terus?"


"ya Udah aku beli akhirnya."


♡♡♡♡♡♡

__ADS_1


#jangan lupa di vote oke terimakasih untuk dukungan dan support kalian🙏🏻🌹


__ADS_2