Another Loved

Another Loved
163. Alasan menemui Victoria


__ADS_3

Jangan lupa Vote dan Like "Another loved " yah Thedevvulic dan selalu dukung author, Semoga kalian sehat yah semua dimanapun Thedevvulic berada. 💕


#Jangan lupa Follow IG Author writterdevvu, Thanks Semua💙


.


.


.


.


♡♡♡


Karna hal yang membawa Fernando merindukan Hector itu membuat dirinya kini memilih tidak pergi ke kantor dan asik bermain dengan Hector disana.


Gianna yang melihat tingkah kedua lelaki itu hanya tersenyum.


sesekali Hector yang menangis merasa kalah dengan daddy nya itu.


namun tidak lama kembali memancing daddy nya.


hal itu membuat gemas Nando.


Beberapa waktu berlalu.


kini kedua lelaki itu sudah mencium bau masakan.


membuat Hector yang merasa lapar pergi meninggalkan daddy nya yang masih mengenakan topeng Batman.


"hey Son kita belum menyelesaikan dramanya. " Teriak Nando disana.


Mendengar teriakan Nando diatas sana membuat Anna harus mengingat kan Nando akan jam makan siang.


"Sayang makan lah terlebih dahulu. "


Nando yang mendengar suara Anna dari bawah sana namun dengan kalimat yang tidak biasa.


saat itu juga seakan hatinya terbang menembus awan.


Nando segera bangkit dari duduknya dan menuruni anak tangga menuju Gianna.


Kini Nando sudah berada di sekitar Gianna yang terlihat sedang memindahkan sayur.


"Kau menyuruh aku apa? "


"makan" Jawab Gianna yang masih focus menuangkan kuah.


"bisakah kau ulangi"


Anna berfikir sejenak.


"bagian maana? "


"bagian kau menyuruhku"


"ohh, Nando ayok makan"


"tidak seperti itu Honey" Jawab Nando seakan merengek.

__ADS_1


Anna yang melihat itu sangat heran dan sedikit geli.


"lalu apa yang kau maksud? "


"kalimat saat kau memanggilku saat masih di atas"


Gianna mengingat sekali lagi.


"Sayang makan lah"


Saat itulah jantung hati Nando berdebar kembali dengan memeluk pinggang Anna disana.


"bisakah kau mengucapkan kalimat itu selalu"


Anna mengerti kalimat yang mana.


"tidak, karna itu sangat terbatas. "


Namun Nando Justru menciun pipi Gianna disana.


"Aku memohon"


"Nando ada Hector " ujar Anna yang mencoba melepaskan pelukan Nando.


Nando hanya melipat kann bibirnya dan berlalu pergi untuk duduk di meja makan.


Melihat banyaknya makanan yang berada di atas meja membuat Nando merasa lapar.


namun saat dirinya hendak mengambil piring ponselnya berbunyi.


Nando mengecek itu, ternyata dari Peter.


"Tuan Nyonya Victoria berada di kantor"


saat itu lah Nando mengingat sesuatu.


"kau mengatakan apa padanya"


"ku bilang kau ada proyek di luar"


"bagus"


"namun nyonya Victoria engan pergi dia bilang ingin menunggu anda"


"Aku akan kesana"


Sedangkan Gianna yang sejak tadi memperhatikan Nando sibuk dengan ponselnya dia berinisiatif untuk mengambilkan makanan untuk Nando.


"Nando makanlah terlebih dahulu"


Menyadari itu Nando segera mengalihkan ponselnya.


"Ehmm iya Honey, tapi Maaf Honey aku harus pergi ada urusan mendadak di kantor"


Anna terkejut mendengar itu.


"Apa kau tidak makan terlebih dahulu aku menyiapkan ini untukmu"


"Nanti aku makan yah, tapi setelah urusan kantor selesai. "

__ADS_1


Gianna hanya menggangguk disana.


Nando melihat dan menaik kelantai atas untuk bersiap mengganti pakaian.


tidak lama Nando turun dari sana.


"Honey aku pergi dulu yah, Hector Daddy pergi sebentar yah" Ujar nyaa sembari mencium kening Hector.


"Daddy Nanti tidak belmain Batman lagi sama Hektol dong" Ujar bocah itu yang masih belajar berbicara.


"Daddy akan secepatnya pulang" Ujar Gianna menenangkan anaknya


"bye semua" Ujar Nando melangkah pergi.


Sampai keduanya tidak lagi melihat keberadaan Nando disana.


"Mom, kenapa daddy Pelgi Pelgi telus? "


"Yaa dady bekerja untuk kamu sayang jadi gapapa yah kalo dady sibuk"


♡♡♡


Didalam mobil Nando berbicara lewat ponsel dengan Victoria.


"Aku sedang dalam perjalanan"


"Aku menunggumu sejak tadi. "


"ya baby tunggulah beberapa saat"


"baikan I love you"


"me to" ujar Nando mematikan ponsel


Tidak lama mobil yang membawanya melintasi Besment.


sesampainya lift yang membawanya, terbuka menuju ruang utamanya.


disana Nando melihat Peter yang sedang memberikan hormat kepadanya.


Memasuki ruangan


Nando melihat Victoria sedang duduk di kursinya dengan tangann sibuk mengukir kuas di kukunya.


"Sayang kau sudah datang? aku menunggumu lama"


Nando hanya diam disana


"Ayo kita makan, waktuku terbatas. "


"Victoria yang mendengar itu dia seger melangkah menuju Nando. "


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡


__ADS_2