Another Loved

Another Loved
25.Breaking News


__ADS_3

.


.


.


.


Malam ini Anna tengah berada di kota Bali, setelah pemberangkatanya Jam 3 tadi siang. Anna baru saja tiba di hotel Segera dia mengemasi beberapa bawaanya dia segera melangkah ke kamar mandi.


Anna berencana menginap disini 3 hari selama mejalankan pekerjaannya, dia hanya membawa 2 orang asistennya beserta teman teman lawan mainnya, namun Anna menyewa di hotel yang cukup besar jadi dia bisa membawa serta kedua Asistennya untuk tinggal bersama.


Beberapa menit berlalu Anna keluar dari kamar mandi dia segera melangkah untuk mengenakan pakaian karna ada hal penting yang harus dia bicarakan kepada sistennya.


"Onadd" Sapa Anna kepada Onad yang tengah menonton Tv


"Ada apa ?"


"Tolong carikan detektif terpercaya untukku"


"Hah untuk apa" ucap onad dengan lantang.


"Nanti aku jelaskan"


"Aku ingin besok pagi kau sudah memberikan kabar baik untuku"


"Baiklah."


"kerjalah dengan baik, setelah aku pulang aku ingin langsung bicara padanya."


"baiklahh"


Segera Anna kembali ke dalam kamarnya.


♡♡♡♡


Di dalam kamar Anna masih berfikir untuk menyusun rencana. Dan suara dering telfon mengganggu Pikirannya.


"Ada apa?"


"Kau dimana?"


"aku sedang ada di bali"


"kau tak ijin padaku"


"untuk apa?"


"hmm tidak."


Saat Erland tengah berbicara padanya Anna baru ingat satu hal.


"Erland?"


"bicaralah"


"orang sepertimu pasti memiliki pengacara hebat bukan?"


"Ye tentu saja, ada apa?"


"hemm tidak."

__ADS_1


"hahha aku yakin ada hal yang kau sembunyikan, bicalah barangkali aku bisa membantu"


"tidak aku hanya ingin tau saja siapa pengacaramu?"


"aku punya banyak pengacara kau ingin tau yang mana?"


"aku membutuhkannya."


"Untuk?"


"Ada sesuatu hal yang ingin aku usut, namun ini belum meyakinkan"


"Hal apa yang akan kamu usut?"


"maaf Erland aku tidak bisa berbicara sekarang."


"Oke baiklah. namun pesanku kamu harus lebih dulu menyelidiki hal apa yang memang membuatmu merasa membutuhkannya. kamu harus tau tekniknya supaya nanntinya kamu tidak terjerumut kehal yang tidak diinginkan, dari pengalamku percuma kamu membayar pengacara hebat namun jika terbukti hal yang kamu usut salah..pengacara itu tidak ada fungsinya."


"Baiklah Erland aku tau maksudmu."


"aku harap kamu bersabar."


Beberapa menit berbicara dengan erland sampai akhirnya Anna mengakhiri komunikasinya bersama Erland.


♡♡♡♡♡


Hari Ini semua pekerjaan Anna tengah selesai, ini lebih awal dari agenda yang telah direncakan. Dan Anna lebih memilih pulang lebih awal dibanding yang lainnya padahal Asistennya meminta Anna untuk berlibur lebih dahulu dan Anna menolak membuat mereka kembali merasa bingung karna biasanya jika ada waktu luang Anna lebih memilih pergi berlibur tapi tidak untuk kali ini.


pesawat telah translate di bandara Jakarta.


"Apa kau sudah menyelesaikan permintaanku nad?" Tanyanya pada Onad


"Sudahh cantikkkk"


"itu bagus, jadi aku tidak perlu kawatir"


"Ya kau bisa lebih akrab dengan mereka karna kau adalah temanku."


"Baiklah, kapan aku bisa bertemu dengan mereka?"


"mungkin besok pagi hari ini kau cukup lelah."


♡♡♡♡♡


Anna sudah sampai di appartemenya dia segera masuk kedalam.


"Hah pulang juga " ucap Ambar menyambut.


"iya"


"gua fikir loe tersesat."


"Oh ya Anna kemarin Ada polisi mendatangi loe. dia mencari loe, hiii ada apa sih luu?"


"Hah serius loe, untuk apa?"


"Entahlah."


"ada kasus apa lu?"


"sampai di cari sama polisi."

__ADS_1


"perasaan gua ga punya masalah deh"


"Gua ga ikut ikutan."


Anna mera bingung dengan apa yang di bilang oleh temannya pasalnya dia merasa tidak memiliki masalah selama ini. bahkan dia pun tidak tau ada keperluan apa yang membuat mereka datang menemui Anna.


♡♡♡♡


Ana kembali masuk kedalam kamarnya guna membersihkan Tubuh.


setelah beberapa waktu dia habiskan untuk membereskan badan tiba tiba saja dia dikejutkan oleh Ambar yang masuk kedalam kamar.


"Gianna Woyy" ucapnya panik


"Ada apa?"


"Loe liat berita ini deh?"


"apaa sih heboh deh?" ucap anna sungkan


"astagaaaaaaa." Ucap anna kaget saat dia melihat namanya yang tercantum dalam akun gosip Entertaiment dengan beberapa foto terpampang jelas dirinya dan Erland tengah bersama.


"woyyy amazing" ucap Ambar tetap melihat layar ponsel.


"Ini gimana jadinya sih ini berita hoax."


"Yaudah sih Naa, barangkali juga habis ini lu bakal tranding topic dan mendongkrak popularitas terus loe di undang beberapa acara talk show untung di loe." Ucap Ambar nyelenek.


"Astaga jaga mulut loe baik baik ya mbar. Gila apa dikira gua artis apaan bagaimana pun ya gua ngerintis karir dari dulu gua tau caranya berkarir dengan logis, loe tau sendiri gue kan dari dulu. Gua ga tau ya mbar cara berfikirlu sekarang. sumpah gua ngerasa lu beda banget." Ucap anna sedikit kaget.


"ya maaf lahhh" guma Ambar melas.


Saat ini beban fikirannya kembali bertambah lantaran dia harus memikirkan Ayahnya dan juga tentang berita berita yang sudah tersebar di alam luas ini. bagaimanapun dia tidka enak hati pada Erland.


Dia segera menelfon Erland.


"hallo Erland?" Terdengar suara musik yang begitu kencang di sebrang sana.


"Erland?"


"Ada apa?"


"Aku ingin____"


"bisa Telfon aku nanti."


"Oh oke maaf jika mengganggu."


Tidak menunggu waktu lama yang panggilan itu terputus yang membuat Anna merasa tidak enak hati.


"Apa Erland lagi di club?"


Segera Anna mengirim Pesan kepada Erland.


✉: "Maaf mengganggu waktumu"


✉: "Dan maaf untuk berita itu"


✉: " Aku tidak tau sama sekali mengenai itu."


✉: " Dan aku akan berusaha mengklarifikasi kepada publik sepecatnya."

__ADS_1


♡♡♡♡♡


__ADS_2