
#jangan lupa di vote ya teman teman♥️
.
.
.
.
Hari ini Anna tengah bersiap ke lokasi syuting, bersama dengan assistennya Anna menyiapkan keperluan yang harus di bawa.
"apa lagi yang perlu di bawa?"
"make up di tas pink ya jangan lupa."
"baik sayyy" ucap Onad dengan gaya kemayunya.
Anna sedang menggunakan lipstik matte nya. dia memang menyukai lipstik bahkan dia selalu mengoleksi lipstik dengan berbagai merek dan bentuk. tapi kali ini dia ingin mengombre lipstiknya dan dia mencari satu lipstik ke sukaanya.
"kau mencari apa shay?" tanya onad yang melihat Anna tengah berjogongkok seperti mencari sesuatu.
"gua lagi cari lipstik red rose gua kemana ya?"
"lupa naro kali"
Disitu Anna baru ingat bahwa lipstik yang di cari tertinggal di mobil Erland.
"oh iya mungkin, udah lah yuk jalan."
♡♡♡♡
Saat ini Anna tengah berada di dalam mobil, dengan supir mobilnya, karna onad pulang lebih dulu. jam menunjukan pukul 23:13 sepulang dari syuting, saat ini mereka sedang ada dijalan untuk pulang.
"pak mampir ke aflamart ya saya mau ngambil uang"
"baik mba" jawab pak Imam, pak Imam adalah supir pribadi Anna yang sudah bekerja selama 5 tahun terakhir bisa di bilang mereka cukup akrab dan Anna sudah menganggap pak imam seperti paman sendiri.
beberapa menit mereka sudah sampai di depan Alfamart tanpa menunggu lama Anna turun dari mobil dan masuk ke dalam swalayan tersebut.
"mba bisa ambil uang tunai?"
"maaf kak, disini mesinnya sedang eror" jawab sang pelayan. mendengar Alasan itu Anna berubah pikiran, dia ingat tidak jauh dari sini ada Indomart yang membuatnya berfikir untuk mengambil uang dia sana, Anna tengah mengambil beberapa makanan ringan dan snack.
__ADS_1
selesai membayar Anna kembali kedalam mobil guna menaruh barang belanjannya dan dia segera, menuju ke swalayan lainnya.
15 menit berlalu Anna keluar dari swalayan setelah mengambil uang. dia berjalan menuju mobilnya sampai dia tersadar bahwa mobilnya tidak ada seketika Anna panik. Dia melihat tukang parkir di sana.
"pak pak"
"iya mba?" kata tukang parkir tersebut mendekat.
"bapak liat mobil yang disini ga pak?" tanya Anna
"mobil yang mana mba?" tanya sang tukang parkir bingung.
"mobil putih yang disini pak"
"ohhh barusan pergi mba"
"hah? dari kapan pak?"
"dari tadi sih mba"
seketika Anna panik,ini tengah malam dan dia sendirian.
Hp dan dompetnya berada di dalam mobil dia hanya membawa uang yang barusan dia ambil, Anna merasa bingung dengan keadaan. sampai akhirnya dia melihat mobil hitam mendekat ke arahnya.
"Anna ngapain lu disini?" Tanya Ambar yang masih berada di dalam mobil.
"Duh pantes banget tante"
"enak aja gua masih muda."
"udah naik sini" tanpa menunggu lama Anna sudah berada di samping Ambar.
"Gua di tinggal sama pak imam"
"hah kok bisa"
"ya bisalah namanya juga di tinggal."
Tak lama saat Anna tengah menghadap ke arah luar jendela Dia melihat mobil miliknya melintas kearah berlawanan.
"waaaa jauhhhh" guma Anna dengan sorotan mata mengikuti mobil putih itu.
"kenapa na?"
__ADS_1
"Hah engakk" jelasnya mengelak.
♡♡♡♡
Saat ini mereka sudah sampai di basment appartemen.
dengan Anna yang tengah berdiri di parkir area miliknya, memang Anna telah ngontrak sebagian tempat guna menaruh mobil-mobil miliknya yang berjejer rapih. sembari menunggu pak Imam Anna berdiri.
"woy ngapain disitu terus ayo lah naik" Tegur Ambar yang sudah melangkah jauh darinya.
"ntar aja luh duluan naik sana, gua nunggu pak imam"
"oke ati ati."
"okeh."
selama 20 menit Anna menunggu, tidak lama terlihatlah cahaya lampu yang menyinari dan dia melihat mobil putih yang dia kenali. seketika Anna menegakan tubuhnya yang yang ramping itu dan memasang wajah ketus.
Pak Imam keluar dengan raut wajah yang menyesal, tak enak hati telah meninggalkan majikannya itu, dengan badan yang setengah menunduk Pak Imam menghampiri Anna.
"kenapa ninggalin saya" Lontaran Anna to the point.
"saya kira sudah masuk bos" Jawab pak Imam dengan raut wajah tanpa dosanya dan menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.
"pas saya nengok ke belakang ehhh ga ada" lanjutnya sembari senyam senyum.
"untung ketemu Ambar, coba kalo ga ada gimana?"
"yaaa sampe pagiii" jawab Pak imam dengan santai
melihat itu Anna merasa tak tega untuk marah.
pasalnya ini mungkin atas ketidaksengajaan, Anna bingung dia harus tertawa atau marah mengingat tingkah lakuan sang supir yang mungkin memang sudah agak linglung faktor umur.
Anna beranjak naik ke lantai Atas, Anna membuka pintunya saat masuk dia dibuat tercengang dengan Air keran yang meluap dan sudah berceceran di mana mana.
"Ambbbaaarrrrr" suara Anna yang menggelegar di sudut ruangan.
"apa sih triak triak astaaagggga---" Ambar ikut terkejut melihatnya.
"ini kenapa sampe giniii?" Tanya Anna
"Gua lupa nutup" ujarnya kebingungan
__ADS_1
♡♡♡
#selamat membaca semua teman teman,jangan lupa di like dan di vote♥️ terimakasih untuk dukungannya.