Another Loved

Another Loved
155. Kunjungan ke rumah Nenek


__ADS_3

.


.


.


.


.


♡♡♡♡


Suara itu yang berhasil mengalihkan dunia Nando betapa kini dia merasa waktu seakan berhenti berputar.


Tak kalah dia mengetahui siapa yang menghubunginya.


"Honey? what happened? "


Anna tetap menangis disana.


Rasanya Nando ingin sekali memeluk wanita itu.


"Honey its oke"


"kau tega Nando" ujar Anna yang masih sesak.


"Honey bukankah kau harus istirahat"


"Kenapa kau tidak ingin berbicara denganku? "


"Honeeey lalu ada apa denganmu"


"kau membawa ke Indonesia supaya kau menikah dengan wanita itu? "


Seketika raut wajah Nando menjadi masam saat tahu.


"dari mana kau tau itu honey"


"Peter dan Kamila"


Nando menarik nafasnya dalam.


"apa yang kau katakan Peter?! " ujar Nando dalam hatinya.


Tapi disisi lain Nando sudah sangat percaya pada Peter dia tahu tidak mungkin menghianati nya.


"Honey apa kau ingin mendengar ceritaku? "


Beberapa waktu berlangsung Nando memberitahu apa yang terjadi, permasalahan dan sebab yang membawanya menikahi Victoria.


Nando cukup lega di buatnya.

__ADS_1


saat Nando mendengar Gianna kini sudah cukup tenang Nando bahagia untuk itu.


"Honey percayalah hingga detik ini aku masih mencintaimu, merindukan kalian setiap hari seakan sudah menjadi teman malamku meskipun terkadang aku tidak pernah tau cara aku bisa mengobati Rindu ini, Tapi sejak hari ini kau menghubungiku setidaknya aku jauh lebih tenang aku menemukan cara untuk menurunkan rasa rindu."


Anna tetap diam disana.


"Disini sudah larut malam ku rasa aku tidak punya waktu lama untuk berkomunikasi denganmu"


"baiklah Honey aku akan berusaha memberikan kabar untukmu selalu."


Tak lama Panggilan itu terputus.


Anna beranjak dari duduk nya pindah keatas kasur.


menarik selimut yang menutupi tubuhnya.


Anna mengingat hampir 3 bulan dia tidak mendapatkan kabar dari Nando.


Dan selama 6 bulan Nando berhasil menyembunyikan Fakta itu.


Saat dia tengah melamun tiba tiba sebuah pesan masuk dalam ponsel Anna.


Anna mengambil kembali benda tipis itu.


melihat nama yang ada Anna cepat membuka pesan itu.


📩 Momy Indah : " Gianna apa kau sudah tidur?"


"Belom Mom" kalimat yang di kirim kembali Ke pada Indah.


"Baik mom besok Anna dan Hector akan mampir ke Rumah, Panas Hector sudah turun sejak kemarin mom Dokter bilang itu wajar baginya, dia akan tumbuh gigi"


📩Momy Indah : " Astaga akan semakin lucu jika dia memiliki Gigi"


♡♡♡♡


Anna baru saja keluar dari Walk in closet setelah dirinya rapi dan wangi kini saat nya dia merapikan Hector.


Anna memasuki Ruangan bermain Hector yang hanya terhalang satu pintu kaca dimana dia menemukan Hector hanya memakai daipers.


Anna mengangkat Hector disana.


dimana kini Hector seakan memberontak tidak ingin ganggu dengan ocehana Anna sembari menggerakan kakinya.


"Sabar sayang pakai baju dulu" Ujar Anna merayu.


Tiwi memasuki ruangan.


"mbak semua peralatan sudah di siapkan."


Anna hanya menjawab dengan anggukan.

__ADS_1


"apa perlu saya bantu" Ujar Tiwi yang melihat Anna kesulitan karna Hector yang terus mencoba bergerak.


"tidak usah kamu angkut barang-barang saja ke Mobil"


"baiklah"


Anna membawa beberapa baju dan tas karna dia memilih menginap di Rumah nenek Hector.


♡♡♡


Anna berada di belakang dengan Tiwi yang menyetir.


Kini keduanya sudah memasuki Halaman rumah Indah.


Anna melihat kembali suasana disana.


Ini bukan menjadi kali pertama datang kesana setelah Anna pulang Ke Indonesia.


tapi suasana nya tetap sana dimana dia selalu mengingat moment pertama kali Dia mengenal rumah ini bersama Erland.


Anna menarik nafasnya dalam untuk menghilangkan rasa sedih itu.


"Astaga cucu Omaa tertidur pulas." Ujar Indah yang kini sudah melihat Hector saat pintu mobil itu terbuka.


Kini Hector sudah pindah tangan.


Giliran Anna yang berusaha untuk keluar dari sana.


Anna memasuki rumah itu.


Suasananya tetap sana bahkan tidak ada yang berubah.


Melihat foto Erland di dinding itu membuat Anna tersenyum.


kemudian dia kembali berjalan ke ruang tengah.


"Anna , Momy akan membawa Hector untuk naik keatas. Jika kau lapar meja makan sudah disiapkan makanan. "


"Astaga momy kenapa repot sekali"


"tidak Anna momy menyiapkan itu khusus untuk menyambut kalian"


"Terimakasih Mom"


.


.


.


.

__ADS_1


.


♡♡♡♡♡


__ADS_2