
.
.
.
.
.
♡♡♡♡♡
Keduanya tengah menikmati Makan siang diatas balkon dengan di sajikan pemandangan Lautan yang nampak indah.
Mata Anna tidak beralih kepada kedua pemandangan ciptaan tuhan yang pertama adalah paras Erland yang ada di depannya. dan yang kedua adalah Pemandangan lautan itu.
"Sayang jadi apa yang kau mimpikan di dalam tidurmu."
"itu mimpi buruk Erland" ucap Anna dengan raut wajahnya.
dengan tawa hambar Erland, namun Erland tetap bertanya
"mimpi buruk apa yang kau mimpikan?"
"Aku bermimpi jatuh dari pesawat."
Mendengar kalimat itu membuat Erland tertawa terbahak- bahak.
"Apa yang tertawakan?"tanya Anna ketus
"Astaga sayang kau tertidur pulas disana bahkan aku mencoba membangunkanmu pun tidak ada perubahan."
"tapi kau tau pesawatnya terlalu banyak trubulance"
"kau takut dengan trubulance?"
"Yaa sedikit karna pesawat akan goyang dan kita berada di ketinggian"
"Its oke sayang itu wajah untuk sebuh penerbangan"
"Apa burung yang terbang juga mengalami trubulance?"
"hemmm mungkin, tapi aku tidak tau aku seorang ceo bukan burung"
"Astaga Erland tapi mimpiku begitu nyata itu yang membuat ku percaya bahwa aku sudah ada di surga"
"Tidak semudah ini Jetz pribadiku di lengkapi oleh pengaman khusus dan milik ku bukan produks sembarang bahkan sudah di lengkapi anti peluruh. jadi kau bisa merasa aman di nyaman disana tidak ada yang perlu di khawatirkan."
Anna hanya menyimak mendengarkan.
"Apa yang akan kau lakukan disni?" tanya Anna mengingat saat ini mereka ada di luar kota
"ku bilang bisnis Trip"
__ADS_1
"Lalu pembangunan apa?"
"Aku berencana membuat pembangunan villa dan hotel di desa wisata warloka"
"Astaga kau keren" Ujar Anna
"apa yang keren?"
"dengan begitu ketika aku pergih berlibur kesini orang orang akan tau lelakiku memiliki villa disini"
"astaga Anna aku memiliki banyak hotel dan villa di Labuan bajo tapi aku ingin memperluas asetku"
Anna hanya memberikan senyuman sebagai bentuk kekaguman kepada Erland.
Hingga beberapa pembicaraan Erland Anna tidak mendengarkannya.
Dan Erland menyadari itu ketika dia melihat wajah Anna yang terfocus melihat Erland disana.
Seketika Erland menghembuskan angin ke wajah Anna.
dan Anna merasakannya dia merasa salah tinggah.
"Habiskan makan mu kita akan survei tempat setelah ini."
Anna segera melakukannya.
♡♡♡♡♡
"Apaa kita akan menjalankan rapat terlebih dahulu bersama para dinas disini Tuan?" Tanya Andre.
"baiklah tuan"
Anna melihat kearah jendela dimana dia dapat melihat keindahan Alam Indonesia ini.
Erland melihat Anna disana dapat melihat kebahagian di raut wajah Anna.
"sayang apa yang kau pandangi?"
"kau lihat sayang banyak anak anak mandi disana"
"kau memperhatikan mereka?"
"yaa mereka tampak bahagia."
"Aku pun begitu" jawab Erland dengan dinginnya
Anna heran dengan ucapan Erland
"Jadi apa yang membuat mu bahagia?"
"Karna ada kau disini" Ujar Erland santai
"Kau lihat itu Erland mereka seakan memiliki kolam renang pribadi." Guma Anna tetap terfocus pada Anak anak yang tengah melompat bersiap untuk terjung ke dalam laut.
__ADS_1
"Astaga dia mengabaikanku" guma Erland.
♡♡♡♡♡
Beberapa jam mereka berjalan memutari desa itu.
Tujuan Erland adalah untuk survai tempat yang akan dibangunnya menjadi Villa.
"Bagaimana sayang apa kau suka tempat ini."
"suka ini terlihat sangat indah apa lagi dengan pasir putih ini, rasanya aku ingin tinggal disini."
Erland memanggil Andre yang menjaga keduanya di belakang sana.
"ada apa Tuan?"
"aku akan pindah di Villa sekitar sini kau bisa mengambil kan beberapa barangku di hotel?"
"baik tuan akan aku lakukan."
"Tapi tuan jika anda pindah disni anda akan lebih jauh jaraknya dengan rencana yang anda buat."
"Bisa di atur."
Kalimat Erland yang mendandakan Andre untuk tidak banyak bicara dan Andre mengerti itu.
"baik tuan."
Selepas Anna melihat Andre pergi.
Anna lebih dekat ke Arah Erland disana.
"Kita akan pindah penginapan?"
"yaa kau bilang kau suka tempat disini kita akan mencari villa di sekitar sini."
"astaga Erland aku tidak keberatan dimanapun kita tinggal"
"tapi aku dapat melihat kau menyukai tempat ini."
"Lalu andre bilang rencana? Rencana apa?" Tanya Anna yang sendari tadi mendengarkan percakapan keduanya.
"Ahh kau akan tau nanti" Ujar Erland dengan menggandeng Anna untuk berjalan meninggalkan tempat yang kini di singgahi.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡♡♡