
#Jangan lupa Vote dan Like "Another loved " yah Thedevvulic dan selalu dukung author, Semoga kalian sehat yah semua dimanapun Thedevvulic berada. 💕
#Jangan lupa Follow IG Author writterdevvu, Thanks Semua💙
.
.
.
.
♡♡♡♡
Victoria menangis sendirian di jendela kamar setelah apa yang sudah di katakan Fernando.
dan itu membuat dirinya merasa tidak pantas bahagia.
kini dia tidak menyalahkan siapapun.
termasuk Gianna.
Victoria mencoba dewasa dengan melupakan rasa kesalnya terhadap wanita yang kini Fernando pilih.
Bagi Victoria dia sudah cukup jahat selama ini menyakiti Gianna hanya karna dia mementingkan Egonya.
Dan kini dia sadar bahwa cinta Nando Kepada Gianna memang sudah bisa di lihat oleh Victoria.
dan itu membuat Victoria merasa membuang-buang waktu jika berusaha memisahkan keduanya.
Pada Akhirnya Gianna lah yang akan tetap menjadi pemenangnya.
Kini air mata terus mengalir di pipi Victoria.
Keadaan seperti ini membuat dirinya merindukan ayahnya.
dia ingin pulang.
Namun Victoria sadar, dia tidak ingin memperburuk keadaan.
Victoria tidak ingin membuat ayahnya kecewa terhadap Fernando.
oleh karena itu dia ingin Fernando sendiri yang menghadapi Ayahnya.
♡♡♡♡
Fernando melihat jari manisnya, yang mana kini cincin pernikahan masih melingkar di jarinya.
bayangan nya masih mengingat kejadian sore tadi.
sedangkan di tempat lain Gianna sejak tadi memperhatikan Fernando yang hanya duduk dengan pandangan kosong.
Itu membuat Anna penasaran apa yang ada di pikiran Nando.
__ADS_1
Anna hanya tersenyum sembari melanjutkan memotong apel.
Saat semua buah sudah memenuhi mangkuk, Gianna berjalan untuk menghampiri Fernando.
Nando yang menyadari kehadiran Anna itu tersenyum menyambut wanita tersebut.
"apa yang kau bawa" tanya Fernando dengan senyum nya.
"Ini buah yang sudah aku potong, Cemilan untukku kau mau? "
"makan lahh. "
Sebelum memakan buah Gianna memperhatikan sesaat paras Nando yang mana membuat dirinya merasa gemas.
karna rasa gemasnya itu membuat Anna kita menyederkan kepalanya di dada bidang Nando.
Anna tidak pernah tau mengapa bersama Nando dia seakan mendapatkan rasa nyaman yang belum pernah dia dapatkan.
Rasa nyaman dan damai selalu hadir saat Nando di sampingnya, dan itu selalu dia rindukan setiap Nando tidak ada di sisi Gianna.
Melihat tingkah Gianna yang mengemaskan membuat Nando melebarkan tangannya untuk bisa menggapai tubuh Gianna.
hal itu membuat Gianna kini berada dalam pelukan Nando.
"Jadi apa yang sedang kau pikirkan? " tanya Gianna
"Aku tidak memikirkan apapun"
"kau sedang tidak berbohong bukan? "
Nando tidak pernah tau mantra apa yang ada di feeling Anna, Karna hanya Anna yang bisa membaca pikiran Nando beserta sikap naluri yang di miliki Nando.
"jadi kau fikir aku bohong? "
"ya karna sejak tadi kau terlihat memikirkan sesuatu"
"Ohh sejak tadi kau memperhatikan ku? "
"tidak hanya sekilas"
"benarkah? "
"Ya aku tidak sengaja melihatmu"
"aku tidak percaya jika kau tidak sengaja. "
"baiklah aku mengaku sejak tadi aku memperhatikan mu, tapi beri tahu aku apa yang terjadi? "
Nando mengelus pelan rambut Anna di sana.
sembari memainkan jarinya membelah rambut halus milik Gianna.
membuat keduanya semakin terlihat romantis.
__ADS_1
"aku akan bercerita"
"ya silahkan aku akan mendengarkan. "
"Aku fikir sudah saatnya aku harus berpisah dari Victoria"
mendengar itu Anna begitu terkejut.
yang mana kini Anna merubah posisinya untuk lepas dari pelukan Nando.
"kau?? akan berpisah? "
"Aku hanya ingin menjadikanmu satu satunya wanita di hidupku. "
"artinya kau meninggalkan dia karna aku? " ujar Anna dengan wajah bersalah.
melihat itu Nando menarik pelan telapak tangan Anna yang mana kini berada di genggaman ya.
"Tidak ada sayang, Sejak awal aku tidak pernah berfikir untuk menikahinya."
"apa itu alasan darimu? bukankah kalian saling mencintai? "
"Aku mengenal nya sejak kecil, hal itu membuat Victoria menyukai ku di usia dewasa, kita di pertemukan kembali dan Victoria memintaku untuk berkencan dengannya tanpa disadari kedua orang tuaku sudah menjodohkan kita sejak dulu, sampai akhirnya aku memutuskan untuk menikahinya karna aku menghormati ayahku namun kini aku merasa ini bukan keputusan yang tepat. "
Anna tetap diam disana.
"tidak apa Sayang, kau tidak perlu khawatir dan memikirkan semuanya.keputusan ini sudah aku bicarakan bersama Victoria dan aku berharap dia mau menerima itu dengan baik. "
Anna memeluk tubuh Nando disana.
"maafkan aku, mungkin jika aku tidak ada disini kalian hidup bahagia bukan? "
Mendengar itu membuat Nando begitu terkejut.
"Sayang jangan menyalahkan diri sendiri, apapun yang terjadi ini sudah menjadi jalan takdir Tuhan Ku rasa. aku senang bertemu dengan seseorang yang lama aku cari hanya saja mungkin keadaan yang tidak tepat tapi tidak masalah setelah ini hanya ada kau dan aku."
Apa yang di ucapkan Nando itulah hasil yang kelaur dari perasaanya.
bagaimanapun kini Gianna yang terpenting bagi hidupnya.
dia ingin mewujudkan kehidupan rumah tangga bersama orang yang dia cintai.
menjalani kehidupan sehari hari bersama Gianna itulah mimpinya sejak dulu.
ketika awal mereka bertemu sejak saat itu pula Nando sudah yakin bahwa Gianna lah takdir hidupnya.
oleh karna itu dia ingin memperjuangkan apa yang memang harus dimiliki.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡