Another Loved

Another Loved
159.Happy New Year


__ADS_3

.


.


.


.


♡♡♡♡


Kini mereka sudah dua hari berada di Bali bahkan yang mengejutkan Anna.


Indah dan Elisya datang menemui mereka.


Indah ingin sekali merayakan Tahun baru bersama cucunya. namun saat dia mendapatkan kabar


Nyatanya Hector dan Anna tengah berada di Bali.


Dan faktanya Indah mendengar laki laki yang sempat di ceritakan Anna pun berada di tempat yang sama bersama mereka.


Ini kesempatan besar bagi Indah mengenal laki laki tersebut.


maka dari itu Indah tidak ingin mengulur banyak waktu.


lagi pula dia ingat sudah lama tidak membawa dirinya sendiri berlibur.


dua hari berada di sini membawa Anna merasakan bahagia.


terlebih disini dirinya lebih banyak melihat pantai.


mereka sudah banyak melakukan kegiatan dan mendatangi banyak tempat.


Ini di luar dugaan Anna, Anna fikir tahun baru kali tidak akan ada perayaan.


namun nyatanya kebahagiaan datang di luar perkiraan.


Berada di Villa tepi pantai membuat Anna merasakan ketenangan.


hari ini sudah menjadi penghujung tahun, dan nanti malam mereka akan melaksanakan perayaan kecil seperti makan malam dan sedikit pesta.


Anna melihat di bawah sana beberapa pelayan Villa tengah mempersiapkan semuanya.


namun Saat Anna hendak memasuki kamar setelah dari balkon.


dia melihat Nando tengah berbicara lewat panggilan ponsel.


rasa penasaran membawa Anna sedikit mendekati Nando yang membelakangi nya.


Anna dapat mendengar jelas dia berbicara menggunakan bahasa Spanyol.


dan Anna sedikit paham pembicaraan mereka.


Anna tahun Nando tengah mengobrol dengan Victoria.


Itu membuatnya kembali ke Berbalik arah menuju kamar.


♡♡♡♡


Kini Jam menujukan pukul setengah 11 mereka sudah berkumpul satu meja bahkan Kamila dan Peter juga berada disana.


Entah mengapa indah menyukai momen ini.


dimana dia merasakan kebahagian yang pernah berlalu.

__ADS_1


"Biar Anna saja yang mengambil Mom" ujar Anna mengambil sumpit untuk memasak daging.


"Masak lebih banyak Anna " ujar Indah.


" pasti momy Lagipun dagingnya juga masih banyak disana. "


Terlihat jelas kebahgiaan, tawa, senyuman, dan banyak cerita jelas terlihat di meja tersebut.


"Tumben sekali Hector belum tidur jam segini? tau yah ada banyak makanan mangkanya begadang" Ujar Nando yang menggedong Hector di pangkuanya.


"Dia tau ini tahun pertama perayaan tahun baru"Balas Indah.


Kini waktu sudah menujukan pukul set 12 dimana.


Sebentar lagi puncak pergantian tahun akan segera berganti.


"Anna ayo kita siapkan kembang api dan petasan" Ajak kamila.


Hal ini membuat keduanya semangat.


yang mana mereka kini pergi menjauh dari meja tersebut untuk persiapan kembang api dan petasan.


Elisya yang melihat itu merasa gemas pada kedua wanita itu.


membuatnya beranjak dari kursi


"boleh aku bergabung? " tanganya


Kamila dan Anna yang tengah bergurau terkejut.


"Astaga Maaf kita melupakanmu Nona" ujar Kamila.


"astaga Tidak apa, sejak tadi aku masih sibuk makan"


Anna yang melihat itu hanya tersenyum


"Bergabunglah bersama kami"


Dan beberapa saat ketiga wanita itu berada di tepi pantai.


Saat itulah Petasan mulai bermunculan di langit hitam itu.


melihatkan keindahan.


yang penuh dengan warna.


Semua orang terkejut melihat itu.


"Astaga Ini sudah pukul 00:00" teriak Elisya disana.


Semua orang berdiri dan menikmati momen itu.


dimana seluruh sorot mata tertuju pada langit.


begitupun Anna.


Dia begitu kagum dengan Warna kembang api yang menyala.


Begitu kagum dirinya.


sampai naluri nya mengingat kembali setiap moment yang terjadi di hidupnya dalam satu tahun terakhir.


begitu cepat waktu berlalu bagi Anna.

__ADS_1


Melihat petasan dan kembang api membawanya kembali mengingat Erland saat berada di New Park dahulu.


"Itu seperti baru terjadi kemarin sore" Guma Anna Lirih.


pandangan tetap tertuju pada langit.


dimana saat itu pula dia dapat mendengar sorakan orang sekitar melihat bahagia Pertunjukan kembang api.


namun Anna merasa hanya dia yang kini merasakan kesedihan bahkan dalam keadaan seramai apapun.


Melihat Kembang api yang menyala berwarna warni mengingatkan Anna pada jalan hidupnya yang penuh dengan warna persis seperti yang kini dia lihat.


namun kini dia lebih banyak bersyukur dan menerima takdir memperlihatkan cara iklas nya.


Terlebih saat Hector lahir.


Kehadiran Hector seperti hadiah Tuhan terbesar dalam hidupnya.


Anna kuat karnanya.


Saat itu Anna merasakan seseorang merangkulnya.


Anna melihat kearah samping ternyata itu adalah Elisya.


"Anna lihatlah Indah bukan? "


Anna hanya menganggukan kepalanya.


namun tak di sangka Kamila datang dengan membawa kembang api di tanganya dan membagikan ke pada Kedua wanita itu.


"Guys lakukan seperti ini" Ujar Kamila dengan menutar mutar kawat yang menyala di tangannya.


Anna yang berada di antara wanita aktif dan ceria seperti mereka.


nyatanya berpengaruh besar.


Dia kini seakan melupakan kesedihan itu menggatiknya dengan tawa dan bermain Kembang api.


Sedangkan di tempat yang sama namun jarak yang berbeda pandangan Nando hanya Focus pada Anna yang seakan melupakan sikap dewasanya.


Nando seperti melihat anak kecil sedang memiliki mainan baru.


tanpa sadar senyum terukir dalam bibirnya.


Indah yang kebetulan berada di sebelah Nando dia menyadari kemana sorot mata Nando tertuju.


"Sebetulnya dia adalah gadis yang ceria penuh humor namun luka membawanya memendam banyak kenangan pait dia menyimpanyaa sendiri seakan tidak memiliki orang lain yang menjadikan sandaaranya, saya tau apa yang dia rasakan saat kehilangan Anak saya Anna seakan kehilangan separuh dirinya. senyum yang manisnya hilang entah kemana.. maka jika nak Nando benar mencintainya saya harap nak Nando bisa menyayangi sepenuh hati, menggantikan kenangan pahit yang pernah dialami dan menerima Hector bagi saya itu sudah lebih dari cukup untuk Anna" ujar Indah disana.


"Yah saya tau apa yang sudah dialami Anna sebelum bertemu dengan saya. dia bercerita mengenai Erland dengan air mata di pipinya, dan saya dapat merasakan betapa dia rindu seseorang"


Indah yang mendengar itu hanya menundukan kepalanya.


"Mungkin Erland orang pertama yang bertemu dengan Anna, namun saya orang pertama yang mencintai Anna. "


"Jika Nanti Anna Hector bilang dia dibawa olehku, angin malam tidak baik untuk nya" lanjut Nando.


kemudian dia pergi meninggalkan tempat itu.


.


.


.

__ADS_1


.


♡♡♡


__ADS_2