Another Loved

Another Loved
51.Resmi memiliki


__ADS_3

.


.


.


.


Saat ini Ana sedang mengamuk kepada Erland dengan memukul beberapa bantal yang ada di sekelilingnya.


Dan Erland menerima itu karna perbuatannya oleh nya Erland mendapatkan pukulan dari Anna, namun dia tetap menerima hanya menguatkan lengan tangannya sebagai benteng pertahanannya dari pukulan bantal-bantal itu.


"Erlanddd ihhhhh___" Ujar Anna dengan rasa kesalnya


Erland yang mendapatkan nya hanya tertawa cekikikan. tanpa menghiraukan kekesalan Anna.


"Hey stoppp" tegas Erland masih dengan tawanya.


tapi Anna tidak mendengarkannya dia tetap memukuli badan itu.


Erland yang sudah mulai gemas dengan tingkah wanita itu.dengan cepat dia mengulurkan satu tangannya untuk meraih pinggang wanita itu.


dengan mudah dan cepat Erland mendapatkannya dan menarik perlahan tubuh itu kearahnya.


seketika Anna pun ter peleset karna tarikan cepat dari tangan kokoh itu.


"weeehhhh~~" suara Anna yang merasa dirinya terjatuh.


Namun Ternyata Anna yang terjatuh pada tubuh bidang Erland membuat keduanya saling terdiam sesaat.


"ku fikir dengan cara begini akan membuatmu berhenti."


"Erlanddd!" ujar Anna frustasi.


Erland kembali tertawa di buatnya.


Anna segera bangkit dan membetulkan posisi duduknya.


"bagaimana ceritakan" ujar Erland


"tidak ada yang perlu aku ceritakan."


"ayolah bagaimana ciuman pertamamu?"


Anna yang merasa malu dia mebuang wajahnya yang begitu merah dan panas itu.


"sudah terenggut" guma Anna lirih


Erland yang mendengar itu tersenyum tipis "olehhh??"


Anna segera membetuklan wajahnya dan memberanikan diri melihat kearah Erland.


"oleh orang yang tidak tahu diri seperti mu.." Ujar Anna sedikit penekanan dan berlari kearah kamar.


Erland yang melihat begitu gemas Dan tanpa menunggu lama Erland mengikuti Anna masuk kedalam sana.


♡♡♡


Didalam kamar mandi Anna berada dia mengunci rapat pintu itu dan berlari kearah wastaffel menekan keran itu dan mengusapkan air diwajahnya.


Anna melihat kearah kaca itu dan berguma "Ayooo sadar Anna.." dengan menepuk pelan wajahnya.


"Astaga ini memalukan" ujarnya dengan terpaku sedikit


"Anna kembali mengingat kejadian itu."


"Ayo lupa lupa lupa" Gembali mengetuk pelan wajahnya


♡♡♡


Erland mengedarkan pandangannya melihat sekeliling kamar


tidak ada Anna disana. fellingnya langsung berarah ke dalam kamar mandi yang terdengar suara gemercik air.


Erland menduga Anna berada disana.


"Baiklah kita tunggu cerita selanjutnya." guma Erland


Tidak lama Erland mendengar suara kunci itu terbuka dan tdari arah berdekatan Erland melihat punggung wanita itu yang jaraknya tidak jauh.


Saat Anna membalikan badan begitu terkejut dibuatnya dia melihat Erland yang sudah berdiri menjulang disana.


"Erland"

__ADS_1


"hemmm" jawabnya datar.


"ngapain?"


"menunggu seseorang."


"Erland ihh tidak baik masuk kedalam kamar wanita" ujar Anna yang menggeret tangan Erland memaksa keluar.


Namun ternyata usaha itu tidak berhasil Erland tetap berada di tempat itu padahal Anna sudah berusaha menarik lengan itu sekuat tenanga.


"cobalah,, terus semangat" ujar Erland.


"Erland ihh bergeraklah"


"tidak bisa aku tembok tidak bisa bergerak.."


terus menarik hingga akhirnya Anna menyerah.


"baiklah maumu apa Erland?"


"Mengganggumu"


"Erland ayolah aku tidak ada waktu untuk itu."


"hah untuk apa?" tanya Erland yabg sedikit menggoda


"Erland jika kau datang untuk menggangguku lebaik baik kau pulang saja oke"


"tidak" tolak Erland dengan menarik kembali pinggang ramping itu.


Anna mencoba untuk tenang dalam situasi ini padahal detak jantungnya sudah bergerak cepat.


Erland mengusap kepala Anna itu dan merapikan beberapa Anak rambut yang terurai.


"Kau cantik sayang" Ujar Erland


"Jangan menggoda tidak ada pengaruh"


Erland tersenyum tipis.


"baiklah sekarang aku tau kau wanita yang tidak suka basa basi."


"memang!" tegas Anna


Erland mendekati wajah Anna.


Anna tidak ingin menjadi wanita munafik pasalnya dia nyaman dengan dengan perilaku dan kelembutan sikap Erland seperti ini.


Dia merasakan ketulusan yang diberikan Erland untuknya.


Anna mengalungkan lengan tangannya di leher Erland yang artinya membuat jarak antar keduanya saling berdekatan.


Erland sempat mengambil jeda sedikit dia begitu terpanah dengan kelembutan sorot mata Anna yang menyejukan untuknya.


Erland terus memandangi itu sebelum akhirnya kalimat itu terlontarkan "Kini ku sadari Anna, aku jatuh terlalu dalam dengan sikap yang kau pancarkan."


"maksudmu?"


"Aku jatuh cinta dengamu"


mendengar itu Anna merasa seperti tengah berada di hamparan taman surga ternyata selama ini rasa yang dia miliki ikut serta dimiliki oleh seseorang yang nyata ada didepannya.


"astaga Erland aku berterimakasi kau mencintaiku, aku pun merasakaknya"


Tanpa menunggu lama Erland semakin mempersempit jarak keduanya Anna menyadari itu dia memejamkan matanya sebelum akhrinya dia meraskaan kelembutan kulit bibir itu menyatu dengan miliknya.


Keduanya sama sama saling menikmati momen itu, bagi keduanya ini seperti mimpi dan mereka tidak ingin menyia nyiakan moment ini dengan sia sia.


Erland menyusuri punggung Anna dengan tangannya secara lembut bagaimana tidak Anna meraskan kehangatan itu semakin dalam saat ciuman itu masih menyatu.


Erland tahu apa yang Anna mau dan Anna rasakan, Erland mencoba menyusuri punggung itu lebih dalam saat tangannya mencoba masuk kedalam kaos itu.


Anna membiarkan itu terjadi, Dia ingin merasakan apa yang sebelumnya belum pernah dia rasakan. keduanya sama sama nyaman dengan hal itu.


Saat keduanya tengah Asik menikamti moment itu tiba-tiba saja suara teriakan terdengar dari luar saya.


"Hellooo yuhuuuu annnaaa Akuuu datanggg~~~" dapat di pastikan itu adalah suara onad.


Keduanya mendengar suara itu, Saat Anna akhirnya tersadar dan melepaskan ikatan bibir itu.


Anna memandangi wajah Erland dengan senyumnya.


"Lihat ada saja bukan yang mengganggu?" ujarnya

__ADS_1


"tunggu disini aku akan aku urus."


"siapa dia?" tanya Erland


"asistenku"


"lihat sedikit lagi bukan?" guma Erland kesal


♡♡♡


Onad datang dan melihat sekeliling dia tidak menemukan Anna disana yang di lihat hanya tv yang menyala dan beberapa cemilan serta soda berada di meja itu.


namun akhirnya padangan itu teralihkan saat dia kedapatan Anna yang keluar dari kamar itu.


"hello cantiikk bagaimana kabarmu aku bawa banyak makanan untukmu"


Ternyata Kedatangan onad disana menbawa banyak cemilah.


"Taro distu" ujar Anna yang berjalan kearah dapur mengambil segelas air dan meneguknya


"Hei sist, aku mencium bau-bau farhum maskuliiinnn awwww" ujarnya dengan kemayu


mendengar hal itu sontak Anna tersedak di buatnya.


"hee ati ati cantik kau harus minum pelan-pelan"


setelah nafasnya teratur "untuk apa kau datang sini?" tanya Anna


"Tidak boleh memangnya"


"boleh tapi tidak untuk saat ini"


Anna memutar otaknya untuk bagaiman caranya onad pergi dari sini.


"ohya aku lupa baju yang laundy belum aku ambil, tolong ambilkan ya cantikk" ujar Anna


"isshh aku baru saja sampai lohh"


"ayolahh"


Onad tidak Ada pilihan yang membuatnya harus pergi memenuhi perintah Anna.


Anna berjalan kearah kamar itu sebelum dia membuka pintu itu Anna menarik nafasnya dalam dan berdoa.


dia membuka pintu itu dan melihat Erland yang berada di depan meja riasnya melihat beberapa koleksi make up.


"erland?"


"yaa?"


namun pandangannya tidak juga beralih ke Anna yang membuat Anna mendekat.


"Kau memiliki koleksi lipstik sebanyak ini?" tanya Erland


"iyaa"


Tiba-tiba Erland mendapatkan notif dari ponselnya yang tertulis bahwa salah satu kontrak proyek pembangunan di batalkan oleh rekan bisnisnya.


"aku harus pergi ke kantor, kau tidak apa aku tinggal?"


"tidak masalah, hati hati yaa.."


Erland segera bergegas.


♡♡♡


beberapa menit kepergian Erland. Anna tengah membereskan beberapa sisa makanan di meja. namun suara notif pesan itu berbunyi.


anna membukannya dan melihat nama Erland disana.


"ciuman itu menandakatan kau resmi miliku tanpa ganggu gugat dan penolakan, berhati hati sayang aku selalu mengincarmu. jaga dirimu baik baik selama jauh dari ku" tulisnya


Anna merasakan bahagia tidak terhinggaa


"Astaga my love" teriaknya senang


.


.


.


.

__ADS_1


.


♡♡♡♡


__ADS_2