Another Loved

Another Loved
86. Rindu yang tertulis


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


Anna merebahkan tubuhnya pada ranjang besar itu.


hari ini begitu melelahkan untuk Anna terlebih setelah dia mendapatkan kalimat yang membuatnya merasa sedih.


Erland menghampiri Anna yang terlihat muram dari wajahnya.


Erland dapat mengerti apa yang dirasakan oleh Anna.


Kembali Erland merebahkan diri tepat di samping Anna.


Anna dapat merasakan hadirnya Erland disampingnya meskipun posisinya membelakangi.


Erland memindahkan kepala Anna untuk beradi di lengan kekar Erland yang di jadikan bantalan, tujuan Erland untuk bisa memeluk Anna lebih dekat.


"It's okee" bisik Erland


"maaf kan aku karna aku,, kau bertengkar dengan momy"


"sayang tak perlu menyalahkan diri kau berhkah mendaptkan pembelaan dariku."


"bagaimana jika ibumu tidak merestui hubungan kita dan membenci anak ini." Ujaar Anna dengan mengelus perutnya


"Anna apa yang kau pikirkan?"


"aku mendengarnya Erland"


"dengarkan aku... momy adalah wanita ya sangat menyukai anak kecil, kau harus percaya aku akan memperjuangkan restu kita dan momy akan luluh ketika melihat bayi ini." Ujar Erland dengan memegang tangan Anna yang berada di perutnya.


"kau harus percaya itu sayang."


Anna hanya mengangguk tanda mengerti apa yang di ucapkan kekasihnya itu..

__ADS_1


"sekarang tidur kau harus banyak istirahat sayang.."


♡♡♡♡♡


"bagaimana bisa Erland lebih memilih wanita itu daripada ibunya yang merawat sejak kecil." Ketus Indah saat herada di mobil


"momy... tenang lahh"


"tapi bagaimana momy bisa tenang jika kenyataannya seperti itu Elisya.."


"mom bukankah saat itu momy terlihat seperti menyukai Anna bersama dengan Erland."


"astaga Elisya.. momy sebetulnya memang ada perasaan mengagumi wanita itu karna menurut momy Anna seorang wanita yang memiliki kepribadian yang unik, dan momy fikir Erland hanya bermain main saja dengannya."


"tapi mom bukankah Anna anak dari Basuki Tahalea.."


"Yaa momy tau.. tapi momy tetap saja kurang setuju apalagi setelah Erland mengenal wanita itu Erland banyak bolos rapat penting hanya untuk pergi bersama Anna." sinis Indah.


"mom.. momy bujuk Erland untuk menikah denganku biarlah aku yang menjadi istri Erland."


"Astaga Elisya momy berharap seperti itu.."


Begitulah singkatnya obrolan keduanya saat berada di dalam mobil tengah menuju arah pulang.


♡♡♡♡


Anna bergegas ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Anna merasa ingin berganti baju, karna keseharian Anna lebih nyaman menggunakan Kaos sedang dirinya kini memakai mini drees yang dianggapnya kurang nyaman.


Anna mencoba mendatangi Erland di lantai bawah.


"Erland ?"


"iya sayang, kau sudah siap turun sini.." ujar Erland yang melihat Anna dari atas.


"tidak, aku boleh memakai bajumu?"


"boleh memangnya ada apa dengan bajumu?"


"aku rasa aku kurang nyaman memakainya."


"boleh sayang kau bisa ambil di lemariku."

__ADS_1


"baiklah terimakasi."


Anna segera menuju walk in closet milik Erland.


Anna kagum dengan tampilan di depan matanya, dia dapat melihat lemari yang panjang dan beberapa lemari kaca guna menyimpan koleksi jam tangan Eland.


"Astaga ini sangat rapi" guma Anna


Anna kagum lantaran isi lemari Erland begitu rapi tersusun seakan di bereskan setiap saat bahkan koleksi kemeja dan jas Erland tergantung dengan rapi dan wangi.


"Ahh tapi bukan ini yang ingin aku lihat" Ujarnya saat gagal focus.


Anna kembali mencari tempat dimana Erland manaruh koleksi kaosnya.


Anna membuka satu persatu pintu lemari itu hingga menemukan tempat yang dia cari namun dia tidak sengaja menarik satu laci yang ternyata berisi kertas kertas disana.


namun ada satu yang menarik perhatian Anna kala dia melihat satu lampiran foto yang terlihat lusuh.


Anna mengambilnya dari tempat itu.


"Astaga apakah ini Erland saat masih kuliah di Amerika dulu?" guma Anna saat melihat Erland berfoto di depan Universitas tempatnya bersekolah dulu.


"dan siapa wanita ini?" tanya Anna saat melihat wanita yang berada dalam rangkulan Erland.


benak Anna bertanya-tanya.


Anna membalikan lembar kertas itu dan tertulis " I miss you Lyodra and you are always in my heart"


Anna tersentak membacanya.


"Sayang? apa kau masih lama" Suara itu yang terdengar dari luar ruangan itu.


Segera Anna menaruh apa yang ada di tangannya dan segera mengambil kaos yang di inginkan Anna.


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡♡


__ADS_2