Another Loved

Another Loved
42.penawaran kepulangan


__ADS_3

.


.


.


.


.


Anna baru saja selesai mandi setelah seharian dia melakukan kegiatan.


Dia mengeringkan rambutnya yang masih setengah basah


"onaddd"


"ada apa?" Jawab Onad yang tengah membereskan baju.


"apa yang sedang kau lakukan"


"membereskan baju."


"jadwalku besok?"


"yaa jadi bintang tamu dan sorenya kita berangkat ke bali."


Anna yang mendengarnya hanya menganggukan kepala.


Anna duduk di kursi rias, sembari nengoleskan serum di wajahnya.


Anna tidak sengaja melirik bingkai foto yang ada disana, menampilkan foto dua wanita yang sedang tersenyum bahagia dia samping jalan Tokyo.


mereka adalah Ambar dan Anna.


Anna memandangi foto itu begitu bahagianya wajah yang mereka gambarkan.


"Loe tau ga Mbar, sekarang rasanya nih tempat sepiiii banget." ujarnya lirih.


Anna ingat semenjak Ambar pindah rumah, mereka jarang saling menghubungi satu sama lain.


Anna mengambil ponselnya di atas ranjang dia segera mencari nama Ambar di kontaknya.


"Hallo?" suara Ambar di sebrang sana


"Ambbaaarrrr?!" Ucap Anna antusias.


"Ya aku disini"


"hey bagaimana kabar loe?"


"gua sih baik-baik ajaa, loe gimana?"


"Baik juga, eh maaf banget ya gua belum bisa datang kerumah loe."


"Yaaa gak masalah, lagipula gua juga masih sibuk ngurus hal lain jadi jarang dirumah."


"Hahha loe mah sibuk ga sibuk juga jarang di rumah"


"Hahahaha,iya sih biar keliatan kaya orang penting ajaa.."

__ADS_1


"Hahahah" keduanya tertawa bersama.


"Mbar loe ga kangen gua apa?"


"ya pastinya kangen lahhh,,, rindddduuu akuuu rinduuu" Ujar Ambar diiringi syair


"Ayo datang keisini kita nonton film"


"aduhh buat malam ini kayanya ga bisa"


"Ohh gitu ya udah tapi next time yaa"


"pastinyyyyaaa"


Saat obrolan sedang berjalan tiba-tiba Anna mendengar suara Anak perempuan sedang memanggil Ambar disana.


"Eh mbar Anak siapa tuh?"


"hahah dia anak tetangga gua"


"Oh jadi suara anak kecil tadi, anak manusia ya?"


"iyalah loe fikir?!"


"Ya engak horor aja gitu di telinga"


"sialaann"


♡♡♡♡♡


Setelah melakukan banyak aktifitas dan pekerjaan hari ini, waktunya Anna pergi ke bandara untuk melakukan pemberangkatan di Bali.


Dan Anna pun sudah tidak sabar untuk mendatangi mereka.


Mobil Yang Anna tumpangi sudah masuk ke Area parkir saat Anna tengah turun dia melihat panggilan telfon itu masuk.


Anna melihat Nama Erland di ponsel itu, dia segera mengambil langkah dan mengangkat telfon.


"Erland?"


"Kenapa pergi tidak bilang padaku?"


"lohh harus memangnya?"


Anna tidak mendapatkan jawab, karna Erland tetap diam di sembrang sana.


"Erland???"


"jaga diri disana baik-baik"


"pastii, lagian aku ga sendiri kok, banyak asistenku yang ikut"


"bagus, jika ada Bule yang mengajakmu berkenalan pergi menjauh." Ujar Erland datar.


Anna yang mendengarnya bukan merasa risih ataupun tidak nyaman karna tingkah Erland yang posesif, namun sebaliknya dia merasa gemas di buatnya hingga menghadirkan senyum merona dan pipi merah diwajahnya.


"Baiklah my bos, aku pergi dulu"


"Berapa hari kamu disana?"

__ADS_1


"Hemmm mungkin 5 hari"


"Tidak tidak"


"Kenapa? kok tidak?"


"mari bernegosiasi dengan ku"


"Baikalah, apa yang akan kamu korbankan jika bernegosiasi denganku"


"Up to you, aku ikut maumu"


"hemm baiklah tapi tidak akan aku sebutkan keinginanku"


"Ah tidak maslaah" Ujar Erland yang menganggap jika keinginan Anna hanya berbelanja atau membeli mobil.


"Baiklah 4 hari"


"Tidak, dua hari saja"


"Erlandddd" Ujar Anna merengek.


Tanpa disadari Erland menyukai hal itu.


"Hhahha kamu berlibur bukan? tidak berkerja , jadi bisalah untuk memanjukan penerbangan"


"tapi aku butuh banyak waktu untuk berlibur."


"baiklah 3 hari"


"4 hari"


" 3 "


"Baiklah 3 hari deal namun kamu berjanji untuk mengikuti kemauan ku"


"Yaa lelaki sejati dia yang mampu bertanggung jawab atas ucapannya."


"Baiklah setuju."


"aku pergi dulu"


"aku menunggumu"


"Menunggu apa?"


"menunggu pelukanmu"


Mendengar kalimat itu Entah mengapa Anna merasakan kesejukan di dalam hatinya.


"Terimakasih Tuhan" Ujar Anna dalam lubuk hati.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡♡


__ADS_2