
#Jangan lupa Vote dan Like "Another loved " yah Thedevvulic dan selalu dukung author, Semoga kalian sehat yah semua dimanapun Thedevvulic berada. π
#Jangan lupa Follow IG Author writterdevvu, Thanks Semuaπ
Mari Kita Lanjutkan ceritanya**.
.
.
.
.
πππ
Gianna yang terus melihat Hector tidak berhenti menangis mencari Daddy nya kini mulai bingung.
berulang kali Anna mencoba membujuk rayu Hector supaya berhenti dari tangisnya.
namun justru semakin malam semakin tidak karuan.
"Hector besok bertemu dedy Oke, Dady sedang sibuk kita tidak bisa menggangu nya. "
"Hiks Hiks Hiks" suara anak itu yang kini berada di pelukan ibunya yang berada di ranjang.
"Jangan menangis sudaahh.. sudah.. "
Gianna melihat ponselnya di mana Last Seen Fernando berakhir di 1 jam lalu.
itu membuat Anna merasa bingung jika harus mengabari lelaki itu.
Namun feeling berkata tidak masalah hanya mengecek call sekali saja.
Satu detik dua detik tiga detik ponsel itu hanya menyatakan berdering namun tidak ada jawaban.
membuat Anna kembali beralih keatas ranjang memperhatikan Herctor yang masih membendung air matanya sembari melihat TV.
"Ayo Bobo besok bertemu Daddy nya yah. "
Anna menarik Hector untuk lebih dekat denganya.
πππ
Sedang di tempat lain.
Kini Victoria mengambil alih dominasinya dimana dirinya berada di atas.
memacukan gerakan itu dengan lihai bergerak.
berusaha dan berharap untuk kali ini dia mendapatkan apa yang dia inginkan.
dimana Victoria mendambakan Calon penerus Orlando di dalam rahimnya.
Dengan separuh sadarnya Nando mencengkram lirih pinggang wanita itu.
berharap bisa mengontrol semuanya.
namun Victoria justru mempercepat gerakan itu membuat Nando yang berada di bawah sana seperti kehilangan akal dan kendali.
di persekian detik secara bersamaan Victoria mendapatkan apa yang dia inginkan.
__ADS_1
dimana dia merasakan cairan hangat masuk kedalam tubuhnya.
saat itu pula dirinya merasa lega dan menjatuhkan badanya ke ranjang.
Ini untuk pertama kalinya Nando membuangnya di dalam, selama ini yang dia tahu Nando selalu menghindari itu.
berapa kali terjadi itupun karna Nando sedang dalam pengaruh alkohol.
Beberapa menit kemudian, Kini Nando hanya memandangi langit langit dan dinding kamar tersebut.
dengan Victoria yang terlelap di Sampingnya.
Nando melihat kearah Victoria, dia memperhatikan jelas apakah yang kepemilikan badan telas pulas.
Namun benar Victoria sudah masuk dalam dunia mimpi.
Nando mencoba untuk bangun dan mengambil ponselnya.
Dimana dia melihat Miscall dari Gianna.
Keningnya berkerut saat itu juga.
"kenapa aku tidak mendengarnya. "
Kemudian Nando melihat kearah jam menujukan pukul 2 pagi.
Ini mustahil bagi Anna masih terbangun.
Mengurung Niatnya untuk kembali menelfon Anna.
namun satu pesan yang Anna kirim Nando buka.
Tulisan yang dibacanya membuat dirinya seakan terselimuti rasa bersalah.
πππ
"Aku akan pergi ke kantor" Ujar Nando yang terburu buru.
"Kau tidak sarapan terlebih dahulu? aku sudah menyiapkan nya"
Mendengar pernyataan itu Seketika pandangan Nando beralih ke meja makan.
dimana sudah tersusun banyak makanan ringan dan sehat.
"siapa yang memasaknya "
"Aku" ujar Victoria
Nando bisa menciun kebohongan namun dia enggan berkata.
Nando melirik wajah Victoria disana.
dimana Nando kini merasa Victoria banyak berubah.
Entah dengan maksud apa.
"Terimakasih untuk makananya tapi Maaf Victoria aku harus pergi cepat"
Victoria merasa kecewa pada saat itu juga namun dia memilih untuk enggan memperlihatkan itu.
"baiklah Nando tapi boleh kan Siang ini aku pergi ke kantormu? "
__ADS_1
"untuk apa? " tanya Nando dengan bingung
"kita makan siang bersama" Ujar Victoria sembari membetulkan posisi dasi Nando.
"ya of course" jawabnya.
"Baiklah Nando hati hati di jalan sampai bertemu nanti."
"Oke" Ujarnya Terus berlalu.
Nando memilih untuk pergi membawa mobil sendiri padahal Peter sudah standar bye disana.
Sengaja Nando melakukan itu supaya dia bisa pergi ke suatu tempat.
mobil itu melaju dengan pesat hingga memasuki sebuah basement yang tidak asing baginya.
Menaiki sebuah lift pribadi yang membawanya naik keatas.
Langkahnya bergerak saat pintu lift terbuka memperlihatkan lorong panjang dimana dirinya biasa lewat.
menghadap pintu besar yang kini dirinya telah berhasil masuk.
namun pertama kali yang dia lihat punggung wanita.
yang mana tubuh itu tidak asing baginya.
mendekat dengan pelan dan Hap dia mendapatkannya.
"Akhhhhhhhh siapa kauuu" Teriak Gianna disana yang tidak berani membuka mata.
melihat tingkah laku wanita itu membuat Nando merasa gemas dan mencium pipi Anna.
"Apa kau tidak mengenali bau fahumku"
Saat itu pula Gianna membuka matanya.
"Nando!!! " ujarnya kesal
"hallo Honey"
"mengapa kau disini"
"menemui Hector semalam ada yang lapor padaku dia bilang anaknya tidak bisa tidur mencari daddy ke sayangnya. "
Anna yang melihat itu hanya memancarkan tatapan nya dengan tajam.
"Memang!!! "
Nando yang melihat itu hanya tertawa
.
.
.
.
.
πππ
__ADS_1