
.
.
.
.
.
Ambar tengah menemani Anna dan vanessa berbelanja di swalayan dilantai bawah.
dengan tujuan pembelanjaan masing-masing, Vanessa sudah membeli mainan barbie yang dia pilih namun bukan hanya Vanessa yang beli Anna pun tidak mau kalah.
Melihat Vanessa membeli boneka barbie membuat Anna ikut meresa ingin membelinya.
saat ini keduanya sedang berada di swalayan untuk menemani Anna berbelanja.
Anna tengah memilih sayuran ditemani oleh vanessa.
Ambar melihat keduanya sangat bahagia, ditambah lagi mereka begitu akrab dengan cepat.
Vanessa pun merasa nyaman berada di dekat Anna karna menurutnya Anna adalah orang yang asik dan ceria sama dengan sifatnya.
"Aunty cantik apa tidak ingin membeli wortel?" ujar vanessa yang memegang wortel di tangannya.
"tidak aunty masih punya beberapa wortel di kulkas?"
"Benarkah? bagaimana dengan ini" tujuk Vannes
melihat itu Anna tertawa tipis, pasalnya vanessa begitu cerewet bagi Anna.
"memang nya nessa tahu itu apa?" tanya Anna
Vanessa mengambil satu ikat benda yang tadi ditunjuknya.
"hemmm iniiii--ini seperti rumput yang ada di depan rumah" guma Vanessa
"Astaga Nessa itu daun seledri bagaimana bisa kamu menyebutnya rumput?"
"ow ow i don't know aunty"
melihat muka polos Vanessa Anna begitu gemas dibuatnya.
sedangkan di tempat lain Ambar tengah membeli beberapa buah untuk dibelinya.
namun saat Ambar tengah sibuk membeli buah ponselnya berbunyi.
Ambar segera mengambil ponsel itu, ditempatkan di telinga dengan wajah yang memiring untuk menahan karna kedua tangannya yang masih sibuk.
"Hallo?" ujar Ambar
"vanessa masih bersamamu?" ujar Guntur adiwangsa.
__ADS_1
"Ya kita sedang berbelanja?"
"mengapa wanita suka sekali berbelanja" guma Guntur
"bagaimana?"
"Tidak, beritahu lokasi kalian"
"tidak usah kita akan pulang segera"
"akan ku jemput"
"tapi aku kan bawa mobil"
"semuanya bisa di atur."
"hisst menyebalkan" ujar Ambar
♡♡♡♡
Guntur heran kenapa Ambar membawa Vanessa ke Appartemnt. dia ingat jika Ambar ijin kepadanya untuk menemui temannya.
namun yang membuatnya bingung knp hrus di appartemnt dan lagi appartement itu bukan lah asing baginya.
Guntur memajukan kendaraan itu karna diapun ikut penasaran sebenarnya siapa yang di temui Ambar.
Ambar dan Anna berada di halaman depan gedung tinggi itu, dengan menemani vanessa makan Es cream di tangannya.
sebelum akhirnya mobil sport berhenti di hadapan mereka.
"Anna gua ijin pulang ya. loe jaga diri disini"
"oke mbar sering sering main aja"
"pastiii"
Anna melihat kearah mobil itu begitu terkejutnya saat melihat orang yang tak asing baginya.
memori Anna langsung ber alih pada lelaki yang pernah menjadi tamu Erland.
"Astaga ini rekan bisnisnya Erland" guma Anna dalam hati
Sontak Guntur pun ikut terkejut saat melihat paras Anna, bagaimana mungkin Guntur tidak mengenali Anna pasalnya selama beberapa kesempatan Erland pernah bercerita tentang Anna.
"ohh yaa Anna ini orang tuanya Nessa" Ujar Ambar.
"Hallo salam kenal saya Gianna "
"yaa saya mengenalimu"
Ambar terkejut mendengarnya, Ambar spontan melihat paras keduanya.
"Jadii kalian udah saling kenal" tanya Ambar
__ADS_1
"oh tidak tidak hanya pernah berpapasan" jawab Anna
"ohh gitu"
"Bukan dia yang waktu itu adaaa diiii kann___" Ujar Guntur terputus saat melihat Ekspresi Anna yang seakan menyuruhnya diam.
"Kannnnnn___ apaaah?" Tanya Ambar bingung
"tidak ada"
"ya sudah Ambar mungkin nanti kamu bisa bertemu lagi, aku harus cpt-cepat naik ke atas."
"baiklah Anna hati hati "
"iyaa bye bye" Ujar Anna melambaikan tangan dan berlalu pegi.
Guntur yang melihatnya begitu heran namun dia kembali berfikir.
"pantas saya Erland mengincar wanita itu ternyata benar dia cuku manis dan unikkk" pikir Guntur.
"Turrr?" tegas Ambar
"Ahhh iya?"
"Ayo kita pulang" Ujar Ambar yang lebih dulu masuk mobil.
"Ayo sayang naik mobil" ujarnya pada vanessa.
Ketiganya sudah berada di mobil dengan Ambar yang mengendong Vanessa tertidur disana.
namun guntur tetap penasaran dengan mereka.
"jadi orang yang kau temui dia?"
"iyaa kenapa memangnya?"
"tidak aku fikir kau bertemu dengan temanmu di rumah makan atau caffe."
"ya aku bertemu di tempatnya sebelum aku pindah ke rumah, aku dan Anna tinggal bersama jadi kita memiliki kedekatan yang lumayan lahh"
Guntur menyimak penjelasan Anna.
"Astaga dunia ini terlalu sempit bagaiman mungkin aku dan Erland menemukan wanita yang ternyata memiliki hubungan dekat, astaga konyol sekali." fikir guntur dengan menggelengkan kepala
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡