Another Loved

Another Loved
59.Sebuah pesan yang terucap


__ADS_3

.


.


.


.


Beberapa bulan telah terlewati dalam kurung waktu yang terus berganti semua seakan terasa begitu cepat.


begitupun dengan kehidupan seorang Gianna Tahalea yang harus di jalaninya setiap hari, kini dirinya sudah mulai aktif kembali dalam kerjanya setelah beberapa waktu vakum.


seperti kali ini Anna hadir disalah satu program acara talk show dengan menjadikannya sebagai bintang tamu.


Awalnya Anna merasa sungkan berada disini lantara dia todak suka dengan salah satu host yang ada di tempat itu.


tapi bagaimanapun Anna harus tetap tampak profesional.


"15 menit lagi waktunya live." ujar salah satu Crew.


"baiklahhhh aku akan segera menyusul." Ujar Anna.


Saat dirasanya cukup dan segala make upnya sudah siap. Anna pergi bergeges kedalam studio.


dan meninggalkan ruangan itu di temani oleh Onad dan Assisten lainnya.


♡♡♡


Saat ini terlihat begitu sunyi dalam kediaman Basuki Tahalea bagaimana mungkin inilah kondisi sehari hari dalam rumah yang besar dan mewah ini.


Basuki berada dalam kamarnya dengan mendudukan diri, melihat kondisinya yang semakin para.

__ADS_1


Dia merasa pengobatan yang selama ini dia jalani tidak ada manfaatnya, lantaran Basuki merasa tidak ada efek pada dirinya.


yang ada hanyalah setiap hari dirinya merasa sakit.


Dalam kesunyian itu Basuki termenung bagaimana bisa kehidupan saat ini yang begitu sunyi baginya.


kekayaan dan kemewahan yang sedari dulu dia perjuangkan dan dia miliki tidak bisa memberinya kebahagia seperti orang-orang yang begitu dia kasihi.


Basuki merindukan kehidupannya yang dulu dimana dia masih memiliki rumah yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil yang diisi dengan kebahagiaan dan cinta, kasih.


dengan mantan istri dan anak perempuannya, Basuki mengingat itu.


saat dia tengah termenung sediri tiba-tiba suara pintu itu terbuka walaupun dia tidak bisa melihatnya namun dia dapat mengetahui siapa yang datang.


"aku membawakan obat untukmu" ujar Jihan


"kau bisa taruh disitu."Jawabnya


Basuki hanya diam mendengarnya saat Jihan berlalu akan melinggalkan tempat itu.


namun langlahnya terhenti saat "Jihan apakah kau begitu menyayangi ku?"


Pertanyaan itu membuatnya berfikir dan terdiam disana, Jihan mecerna setiap pertanyaan itu.


"bagaimana mungkin aku mencintaimu aku hanya mencintai hartamu saja, lagi pula kau sebentar lagi kau akan mati cepat atau lambat kau akan mengetahui ini."ujarnya dalam hati.


"Tidak aku tidak mencintai dirimu aku hanya menginginkan hartamu." Ujar Jihan


Basuki yang mendengarnya hanya terdiam lantaran apa yang baru baru ini dia rasakan memang benar.


Jihan meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


Basuki mengedarkan tangannya guna mencari apa yang dia cari.


Saat mendapatkan obat itu basuki mulai membuka dan meminum obat nya.


namun untuk kali ini yang obat yang dirasakan begitu aneh bahkan minum nya pun terasa begitu pahit.


Basuki mulai curiga di buatnya.


Satu menit, dua menit tidaklah terjadi apa apa namun beberapa waktu berikutnya. basuki dapat merasakan itu betapa badannya begitu terasa dingin, dan nafaspun mulai tidak teratur ditambah jantung yang bergerak secara cepat.


Basuki mulai panik dibuatnya dia segera mengambil telfon miliknya itu dan mencari nama yang tersimpan.


dengan separuh sadar dan separu jelas penglihatannya dia melihat nama "Gianna" disana.


dia segera menekan tombol call namun tidak kunjung terangkat. semakin waktu tubuhnya merasa semakin melemah, dia sudah merasa pasrah akan hal itu.


"Anna maafkan aku yang telah menyianyiakanmu, kini aku sadari bahwa kau anugerah terindah yang terjadi dalam hidupku. namun begitu bodohnya aku menduakan kalian.jika saja waktu dapat terulang aku ingin menjadi ayah yang baik untukmu dan suami yang baik untuk ibumu, namun aku merasa menjadi orang yang sangat bodoh. Anna temuilah ibumu selama bertahun tahun beberapa kali dia mendatangi rumah ini menanyakan kabar dan terus mencari keberadaanmu Temui dia ku yakin dia sangat merindukanmu datanglah dan buka laci meja kerjaku ambil foto masa kecilmu dan ibumu. Ayah mencintaimu nak." ujarnya lewan voice note dengan nafas yang tidak teratur.


Basuki merasakan jantungnya mulai melemah dan nafasnya yang mulai terbata-bata dia menyadari inilah waktunya.


"Tuhan berikanlah kehidupan yang baik untuk putriku."


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡♡


__ADS_2