
.
.
.
.
.
Gavin Tahalea berada di besment perusahan itu.
dia melihat satu laki laki yang berjalan mendekat kearahnya, Gavin membuang batang rokok yang ada di tangannya dan menginjaknya.
"Bagaimana kau sudah menjalankan tugas dariku?"
"sudah tuan muda, surat warisan ini sudah aku tukar dengan apa yang kau mau"
"dan dimana surat yang asli itu"
"iniii" Ujar pengacara itu sembari memberikan surat warisan yang berisi Nama Gianna tahalea.
"Dan ini yang sudah dapat di tanda tangani oleh Tuan Basuki diatas surat itu tertera nama Anda yang menjadi hak waris."
"Baiklah bagus kerjamu, berikan nomor rekeningmu biar ku kirim bonus untukmu"
Beberapa menit berlalu pengacara itu mendapatkan transferan senilai 3 milyar dari Gavin Tahalea.
♡♡♡♡
Saat ini Gavin telah berada di dalam rumah.
"Dimana ibu?" Tananya pada pelayan itu
"nyonya besar ada di dalam kamarnya Tuan"
Gavin segera pergi mencari wanita itu.
Gavin mengetuk pintu kamar itu.
"Mama?" Ujarnya memanggil wanita itu
"Masuklah gavin"
Terlihat wanita itu tengah berada di meja rias.
Jihan melihat raut wajah Anaknya yang terlihat seperti bahagia.
Jihan bingung di buatnya.
"Ada apa dengan wajahmu?"
"Mah lihat ini"
__ADS_1
Gavin memberikan surat yang ada di tangannya itu.
"Astaga Gavin"Ujar Jihan berbangga
"Lihatt? ku fikir kita tidak udah berususah payah lagi."
"Gavin selangkah lagi kita akan mendapatkan segalanya. ternyata mudah juga kau ku andalkan"
"mama fikir"
"Ya setidaknya aku tidak takut miskin lagii. setelah ini semuanya akan menjadi milikku"
"Baiklah mama cepatlah bawa pergi lelaki tua itu."
"eitss jangan terburu buru aku sedang merencanakan bagaimana caranya untuk melenyapkan laki laki itu."
Ujar Jihan dengan senyum Jahatnya.
♡♡♡♡
Anna tengah mencuci beberapa bajunya sebelum dia akan pergi ke tempat swalayan untuk membeli sayuran di bawah sana.
Anna menunggu mesin itu berhenti sembari membaca buku di tangannya.
Tiba tiba dia di kejutkan dengan suara bel yang berbunyi.
awalnya Anna berfikir itu adalah onad pasalnya dia akan datang kesini.
namun pintu itu tidak kunjung terbuka pasalnya Onad mempunyai kunci appartement.
"Ambaaaarrrrr!!!?"
"Hallooooo" ujarnya
"Astaga Ambar aku senang kau datang masuklah"
"Baiklahhh"
"momy ayo kita beli mainan" Suara itu.
Anna begitu terkejut saat melihat anak perempuan yang berada di belakang tubuh Ambar sembari memegang ujung baju Ambar.
"Iya nak sebentar yaa kita bertemu aunty terlebih dahulu."
"Astaga Ambar siapa itu" Ujar Anna berbisik
"Nanti aku ceritakan."
ketiganya masuk kedalam ruangan.
♡♡♡♡
Anna menyiapkan beberapa makanan untuk keduanya, Matanya terus tertuju kepada anak wanita itu yang terlihat sangat akrab dengan Ambar dan lagi dia begitu kaget ketika anak itu memanggil Ambar dengan sebutan momy.
__ADS_1
"hallo aunty namaku Vannessa Adiwangsa"
"Hallo cantik saya Gianna tahalea, panggil saja Kakak Anna."
Ambar melihat keduanya, Ambar memandangi Anna saat keduanya saling bertatap.
seolah memberikan kode.
"tapi momy menyuruh nessa untuk memanggil Aunty" Ujar vanessa
"Ya benar nessa panggil saja dia aunty" jawab Ambar
"Tidakk tidak aku ingin di panggil kakak saja" tolak Anna
"Annaa!!" ujar Ambar ketus seolah memberi peringatan.
Anna ingat jika berdebat dengan Ambar tidak akan ada habisnya.
"Baiklahhh anak kecil... kau boleh memanggiku aunty cantik oke"
Vanessa hanya menganggukan kepalanya.
♡♡♡
Anna menarik Ambar untuk pergi kearah balkon,karna Anna ingin berbicara dengan Ambar.
"Ambar sebenarnya anak siapa yang kau bawa? apa kau mengangkat Anak dari panti asuhan. kau bodoh kenapa tidak berbicara padaku."
"husst Anna jaga ucapanmu"
"lalu??"
"Dia anak tetangga ku di komplek rumah"
"Tapi kenapa dia memanggilmu dengan sebutan momy"
"Hhaha ya itu terserah dialah"
"Memangnya dia tidak memiliki orang tua?"
"Yaa dia hanya memiliki ayah mangkanya dia memanggilku momy"
"hahha ku fikir ini hal yang konyol, memangnya kau siapa?? sampe di panggil momy atau jangan jangan___" Ujar Anna
"*sudah jangan di bahas aku tidak ingin kau memikirkan banyak tentangk*u" Ujar Ambar berlalu pergi
"hai justru itu jika kau tidak memberitahu, aku akan memikirkan hal itu."
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡