Another Loved

Another Loved
65.Elisya yang mulai Aktif


__ADS_3

.


.


.


.


Keduanya baru saja keluar dari mall setelah beberapa jam lalu mereka habiskan untuk memenuhi keinginan Anna.


Erland tidak masalah jika harus menghabiskan banyak uangnya untuk membahagiakan Anna.


fikirnya uang bisa di cari tapi kebahagian yang tulus dari Anna itulah yang paling sulit dia dapatkan.


Melihat Anna saat ini sudah kembali tersenyum membuatnya terasa tenang.


Anna sempat membeli beberapa barang yang dia pilih.


termasuk Tas dan beberapa sepatu yang dia pilih, hingga saat ini mobil terasa penuh dengan barang belanjaan.


Erland membawa mobil sport yang artinya semua paper bag itu tidak akan masuk terpaksa beberapa barang masuk dalam sana.


"bisakah kau bawa mobil lebih besar jika bersamaku?" ujar Anna


"astaga kau yang membeli semua ini."


"tapi ini susah aku ga bisa duduk luas." ujar Anna menunjukan paper bag dan bungkus roti buaya yang di pelukannya.


♡♡♡♡


Mobil itu masuk halaman rumah luas keluarga Fernandez itu.


"selamat datang tuan" ujar satpam itu


"terimakasi pak" jawab Erland berlalu kembali


sesampainya mendekati rumah itu Anna semakin merasa cemas.


"Erland apa penampilanku sudah rapi?" tanya Anna


"sudah sayang"


"benarkah?"


"kau tidak percaya tidak usah bertanya" jawab Erland.


Anna yang melihatnya hanya tersenyum sinis.

__ADS_1


Keduanya masuk kedalam rumah itu, Erland mengedarkan pandangan yang terlihat nampak sepi.


"dimana Momy?" tanya Erland pada satu pelayan runah yang tidak dia kenal.


"Nyonya ada di dapur Tuan"


"sedang apa momy di dapur?" guma Erland Heran.


"panggilkan dia bilang saya sudah datang"


"baiklah Tuan" jawab pelayan itu menurut


"Erland bagaimana jika kita yang mendatangi momy mu"


"tidak usah kita tunggu di sini saja" ujar Erland yang membawa Anna duduk di sofa itu.


Tak lama setelah itu seorang wanita datang menghampiri keduanya.


"aku tidak tahu jika kalian sudah datang"


"oh astaga putraku membawa seseorang."


"momy kau seperti baru pertama kali bertemu saja." ujar Erland


"bagaimana kabarmu Anna?"


"astaga aku pun begitu."


Beberapa waktu mereka habiskan untuk berbincang namun tiba-tiba saja Erland mendapatkan panggilan mendesak dari sekertarisnya yang membuatnya harus pergi meninggalkan Anna disana.


"Aku tidak masalah kau pergi saja yang penting nnti jika urusanmu sudah selesai kau jemput aku kembali." ujar Anna memberi ijin


"baik sayang akan aku lakukan." ujar Erland lantas berlalu


namun baru beberapa langkah Erland berbalik badan dan datang menghampiri Anna kembali.


Dan cup~~~


kecupan itu mendarat di keningnya "Aku hampir melupakannya." ujar Erland kembali pergi.


Melihat perlakuan Erland terhadap Anna membuat momynya merasa iri.


"ternyata putraku jatuh cinta seperti itu haha persis seperti dady nya." ujarnya


Anna menyadari ucapan itu dia hanya tersipu malu dan menundukan pandangan.


"Anna apa kau mau menemani momy hari ini?"

__ADS_1


"memangnya momy akan kemana?"


"ya momy harus berbelanja membeli bahan masakan karna besok teman-teman arisan momy akan datang kau ikut bukan menemani momy belanja."


"Ahh tentu saja."


♡♡♡♡


Erland baru saja keluar dari dalam rumah itu dia bergegas menghampiri mobilnya namun belum saja dia masuk mendengar terikan dari suara yang dia kenal.


"Erlanndd??"


Erland mencari sumber suara itu yang menuju kepada Elisya yang baru saja keluar dari mobilnya.


Elisya menghampir segera menghampiri Erland dan langsung menjatuhkan pelukannya.


"aku merindukanmu kenapa kau baru datang?"


"astaga kau tetap saja seperti dulu."


"karna aku adikmu"


"akhir akhir ini aku sibuk bukan kah kau telah terbiasa dengan tanpa kehadiranku setelah aku memutuskan untuk pergi dari rumah ini."


"iya tapi semenjak kau tidak disini, rumah menjadi sepi tidak ada teman untuk aku berkelahi."


Erland hanya tersenyum mendengarnya.


"baiklah aku harus pergi karna sudah di tunggu di kantor"


"secepat itu?"


"yaa ini penting"


"Baiklah"


Elisya mempersempit jarak antaranya dan tanpa sadar Alisya mencium pipinya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡


__ADS_2