Another Loved

Another Loved
121. Kamal


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡♡


Sebuah mobil mewah berwarna hitam pekat tengah terparkir di sisi jalan tengah kota.


sudah hampir setengah jam mobil itu berada disana.


banyak orang yang beraktifitas dan lalu lalang disana tak kala melirik mobil mewah yang menyita pandangan banyak orang.


dengan tampilan mewah dan warna yang elegan tak heran di kagumi banyak orang.


namun sebagian mereka tak tau siapa kepemilikan mobil itu.


pasalnya sejak tadi belum ada tanda-tanda pergerakan didalam sana.


bahkan belum juga keluar dari mobil tersebut.


Nando yang menyadari dirinya tengah menjadi perhatian orang disana memilih untuk tetap diam di dalam.


engak untuk keluar dan menampakan diri pasalnya tujuannya disini pun bukan untuk menyita banyak pasang mata.


Tujuan Nando saat ini adalah menunggu seseorang keluar dari toki brand ternama yang ada di samping jalan sana.


Nando berhasil mendapati seorang wanita yang di cari masuk kedalam Toko itu,membuatnya penasaran dan memilih untuk menunggu.


Tak lama setelah itu wanita tersebut keluar seorang diri dengan paperbag di tangan kanannya.


Anna berjalan melintasi tempat perjalan kaki.


Nando mencoba menyalakan mesin dan dia sengaja untuk pengatur suara knalpot mobilnya supaya tidak lagi mengeluarkan suara gahar.


Nando menjalankan mobil itu pelan mengikuti wanita di depan sana.


Tak kala wanita itu meperlebar langkah kakinya saat di mencoba untuk melewati lampu merah tersebut.


namun sialnya saat dia berada di tengah jalan lampu berubah menjadi hijau.


dan tak di sangkah dari arah berlawanan terdapat sebuah mobil dengan kecepatan agak cepat dan.

__ADS_1


"Tittttttttttt!!!" bunyi itu menggema tak kala melihat seorang wanita di hadapnya.


Nando memejamkan matanya saat sinar mobil itu ikut masuk kedalam mobilnya.


namun dia ingat dengan wanita itu.


Dalam pejamannya Nando memikirkan wanita tersebut.


segera dia membuka matanya dan dia tidak mendapati wanita itu disana.


Nando melihat orang orang sekitar sedang memperhatikan kearah jalan itu.


segera nando mebusungkan dadanya untuk melihat lebih jelas di depan sana.


Nando dapat melihat jelas seorang wanita berjongkok di area pejalan kaki dengan tabgan yang menutupi telingannya.


Nando paham jelas dia tengah ketakutan.


segera nando keluar dari mobil itu dan menghampiri wanita malang itu.


dia segera merangkul badan wanita tersebut dan membawanya kearah mobil.


berhasil Nando membawa wanita itu untuk masuk kedalam mobilnya.


segera Nando menjalankan kembali mobilnya dan aktifitas lalu lintas berjalan normal.


Nando melihat wanita itu seperti tengah ketakutan dan syok.


"Apa aku masih hidup?" gumanya


" what is your name?" tanya wanita itu


"kemal." Ujar Nando menutup nutupi.


"siapa namamu? kenapa kau ingin bunuh diri dengan membawa anakmu?' tanya Nando


"Namaku Gianna, aku tidak bermaksud seperti itu."


Beberapa waktu kemudian Akhirnya Nando berhasil membawa pulang wanita itu.


♡♡♡♡♡


Nando melangkahkan kakinya melewati lantai yang sangat mewah.


Beberapa pelayan menunduk saat mereka mendapati siapa yang datang.


Peter melihat majikannya yang sedari tadi dia perhatikan memperlihatkan senyumnya.


"bahkan singa pun bisa tersenyum? Guma peter

__ADS_1


Nando melewati Peter begitu saja dia bahkan tidak mengatakan apapun.


segera nando memasuki ruang pribadinya yaitu kamar utama.


dalam sana Nando semakin memperlebar senyumannya.


"Aku berhasil."


"Aku berhasil mendapatkan namanya, siapa dia Giaaan? ah tidak Gia? Ahks Gianna bagaimana aku bisa lupa nama secantik itu." Gumanya terus.


"wanita yang aku lihat 10 tahun lalu kini aku bisa melihatnya bukan ilusi ini nyata. aku tidak sedang mimpi lagi bukan.'


Nando melihat dirinya dia hadapan kaca.


dia sedikit mengagumi tubuh dan wajahnya.


"Aku akan mendapatkan mu baby" ujarnya menujuk kaca.


" bahkan dia percaya dengan namaku kemal, astaga kurasa itu akan menjadi nama favoritku."


"Kita akan menikah dan kamu selamanya akan menjadi milikku."


Begitulah setidaknya percakapan Erland dengan dirinya sendiri.


betapa kini dia paham begitu rasanya falling in love.


setelah sekian lama dia berkencan dan bercinta dengan wanita yang hanya di anggapnya menarik.


tidak lebih dari apapun.


Namun untuk kali ini Fernando mempercayai jika jatuh bagai hujam pelangi memang ada.


dan dia tengah meraskannya kini.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡♡♡


__ADS_2