
#Jangan Lupa Vote dan Like yah dukung Karya Author ini, supaya Author tetap semangat untuk Update.
#Follow ig jangan lupa @writterdevvu
.
.
.
.
♡♡♡
Kamilla tengah tertidur di temani dengan Hector di sampingnya.
menikmati angin semilir di setiap celah ruangan dengan akses pintu dan jendela yang terbuka.
Sebuah Villa yang mewah namun tetap menyuguhkan kesan tradisional, di sana mereka menginap.
dengan hamparan laut biru pasir putih menjadi view utama yang di suguhkan di Villa itu.
Kamilla merasa bersyukur dengan kehidupan nya saat ini, jauh sekali dengan bayangan nya saat dulu.
Pikirnya dia akan menikah dengan laki laki biasa dan bekerja seharian di sawah yang di garap oleh orang tuanya.
mengingat petani di desanya laki laki ataupun perempuan.
namun nasibnya berubah saat dia nekat pergi ke negara luar untuk bekerja karena keterpaksaan perekonomian.
dan di sana lah kisahnya di mulai bahkan hingga akhirnya bertemu dengan Gianna majikan yang seperti saudara bagi Kamilla.
kebaikan yang terus Kamila rasakan dari Gianna. seperti saat ini saat mereka ada di Villa yang sama dengan kamar utama yang mereka gunakan bersama.
"Kamila aku bawakan breakfast" Ujar Anna memasuki Kamar.
Melihat itu Kamila mendongak badannya yang sebelumnya tersandar di bantal.
"Gianna, astaga sangat merepotkan"
"Hhaha tidak santai saja, apa Hector masih tidur? " Tanya nya.
"Ya masih tidur "
" Seharusnya kau bangun sayang, ayo kita berenang " ujar Gianna yang kini meraba tubuh Hector.
Melihat Hector yang terus terpejam matanya membuat Anna beralih ke koper.
__ADS_1
"Kau makan saja lebih dulu Kamila aku akan berganti baju untuk berenang" Ujarnya
♡♡♡♡
langkah Kamila memasuki kolam yang penuh air itu.
Gianna melihat pergerakan Kamila di sana.
"hati hati Kamila " Teriak Anna.
"Ini dingin sekali"
"ya tapi perlahan kau terbiasa. "
Akhirnya keduanya berendam bersama, dan sesekali berenang dan menikmati moment.
" aku agak lama karena peter menelpon ku"
"benar? " Anna mengingat seketika dirinya belom membuka ponsel.
"apa kau tau apa yang Nando lakukan"
"ah peter bilang mereka masih meeting"
"benarkah? "
"ku lihat peter menyayangi mu "
Anna mengingat janji Kamila beberapa waktu lalu dan itu hal yang membuat Anna ingin tahu.
"Jadi bagaimana kau bertemu dengannya? "
Kamila terdiam sejenak sampai akhirnya dia tau apa yang harus dia katakan.
"singkatnya aku pergi ke Spanyol untuk bekerja, itu pun karena keterpaksaan yang membawaku kesana, Pikir ku perekonomian kita akan membaik dengan aku pergi ke luar negeri namun pada akhirnya tidak, aku mendapatkan majikan yang jauh dari ekspektasi ku dimana aku di perlakukan tidak layak"
"benarkah?! seperti apa? " Tanya Anna tekejut.
"Aku tidak ingin menceritakan nya karena itu luka untukku"
"baiklah aku mengerti, maaf Kamila" Ujar Anna merasa iba.
"tidak apa, 5 tahun kontrak ku habis setelah itu aku tidak punya uang untuk pulang ke Indonesia, paspor ku sudah tidak berlaku aku tidak tau harus apa pada saat itu."
"Kau? Menjalani kehidupan sesulit itu? "
"aku tidak tau, tapi aku bersyukur dengan begitu aku bisa sekuat saat ini"
__ADS_1
"Lalu apa yang terjadi? "
"Sampai pada uangku habis untuk biaya hidup dan sewa rumah"
"lalu bagaimana dengan uang mu yang lain"
"gaji yang mereka berikan tidak pernah memenuhi kesepakatan, dan selama itu uangku selalu aku kirimkan kepada Keluarga"
Anna tetap menatap manik Kamila yang tersimpan kesedihan.
"sampai pada hari dimana uang ku betul betul habis dan aku lapar. aku tau ini tidak seharusnya tapi bagaimana pun aku merasa lapar yang membawaku mencuri satu bungkus roti di swalayan, dan aku ketahuan. akhirnya aku di tangkap oleh mereka pelayan toko itu, tapi untungnya ada Peter yang menolongku "
"Peter? " tanya Anna
"Iya dia sedang membeli rokok di sana, dan akhirnya ya sudah peter membelikan beberapa makanan dan membawaku pergi dari tempat itu sejak saat itulah aku mengenalnya dan dia memberikan tawaran pekerjaan di tempatmu"
Anna mengangguk paham.
"setidaknya itulah cara Tuhan menemukan mu dengan jodohmu. "
"Ya benar dan aku bersyukur memilikinya. "
"bahkan kau menikah pun tanpa sepengetahuan ku"
"padahal saat itu aku sangat ingin kau di sana. dalam kebahagiaan pun aku masih memikirkan mu "
tawa mereka terlepas bersama, Sampai akhirnya suara tangisan mengejutkan mereka.
yang mana membuat mereka panik berlari kearah dalam.
tidak mendapat siapapun, namun suara tangis itu masih ada.
"Astaga Hector" Tariak Anna yang melihat Hector sudah berada di bawah.
bocah itu ternyata terjatuh dari kasur yang mana membuat Hector menangis kencang.
dan tetap menangis meski kini ada di pelukan ibunya.
"It's oke sayang, kau hanya sedang Parkour"
"Tidak Anna itu definisi the real jatuh dalam mimpi".
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡