
#Guys jangan lupa Vote dan like yah thanks you
#Selalu dukung "Another loved"
#Love semua❤❤
.
.
.
.
♡♡♡
Kehidupan akan terus berjalan dan kita tetap menjadi pilotnya.
Satu kalimat yang selalu menjadi pegangan hidup Gianna.
yang membuatnya tegar melewati setiap rintangan yang pernah di hadapi seorang diri.
Gianna tidak pernah menyangka segala macam masalah sudah pernah dia jalani pahit dan perih kehidupan selalu menghiasi perjalanan hidupnya.
tapi dia bersyukur dengan apa yang dia miliki saat ini, dan dia tau apa yang menjadi pegangan hidupnya saat ini.
Anak-anak dan Nando adalah alasan utama membuatnya kuat dan berdiri tegak melewati badai rintangan hidup.
Gianna amat bersyukur memiliki mereka.
Di usianya yang Kini menginjak 46 tahun, banyak nya pengalaman berharga yang sudah Gianna lalui.
Saat ini dirinya berharap hidup tenang dan bahagia bersama keluarga mereka.
Melihat tumbuh kembang anak anak dan proses belajar mereka, Gianna merasa menjadi wanita beruntung dengan segala kebahagian yang pantas di syukuri.
waktu berjalan begitu cepat.
membawanya kini harus melepaskan anak laki-laki untuk menikah dengan wanita pilihannya.
♡♡♡♡
Di sebuah Kamar mansion bernuansa putih dengan desain minimalis seorang wanita tengah asik membaca Novel yang ada di tangannya.
"Nona Anda harus bersiap" Ujar beberapa pelayan untuk kesekian kalinya membujuk sang wanita.
"Tolong beri aku waktu untuk menyelesaikan cerita ini" Jawab wanita itu dengan air mata yang berlinang dan menumpuk di kelopak mata.
"baiklah Nona 1 jam lagi" Ujar pelayan itu yang tak lama berlalu.
"Ini bagian Akhirnya, aku harap ini menjadi akhir cerita yang bahagia" Gumam Wanita tersebut.
♡♡♡♡
"Bagaimana? " Tanya Gianna saat berpapasan dengan pelayan.
"Belum Nyonya, Nona Lisa belum juga mau keluar. "
Mendengar jawaban itu Gianna mulai cemas dengan keadaan.
"bagaimana dengan Hector"
"Tuan Muda sudah bersiap, dia sedang berada di lantai satu, menemui beberapa temannya."
" Baiklah tetap awasi keadaan, aku akan menemui Lisa"
__ADS_1
Gianna berlalu melajukan langkahnya setapak, dengan suara heels yang menekan lantai, suara itu bisa di dengar oleh siapapun yang ada di sekelilingnya.
"Mommy" teriak seseorang menghentikan langkah Gianna.
karena dia sudah bisa memprediksi siapa yang memanggilnya.
"Xavier? ada apa nak? " Tanya Gianna pada anak perempuan satu satunya.
Xavier Serrano Orlando anak ketiga mereka yang kini berusia 19 Tahun.
"Mom lihatlah ini, aku membuat kado istimewa untuk Kak Hector"
"Astaga sayang apa yang kau buat"
"Mom ini adalah rumput halaman belakang yang aku keringkan dan aku jadikan sebagai Fosil"
"Kau membuatnya sendiri? "
"Yah pastinya karena aku kreatif"
"baiklah, simpan dan berikan itu pada kakak mu"
Xavier hanya mengangguk paham, sebetulnya dia tidak tahu apa yang harus dia berikan kepada kakak kesayangan nya itu.
Yang dia tau adalah Hector sudah miliki banyak barang koleksi, oleh karena itu Xavier ingin memberikan sesuatu yang berbeda.
♡♡♡
Anna mengetuk pintu kamar yang mana di dalamnya ada seseorang wanita yang akan dia temui.
"Lisaa? " Ketukan dan panggilan suara itu dari Gianna
Tidak selang lama Pintu itu terbuka menampilkan seroang wanita cantik yang berdiri di daun pintu.
"Hello mom"
"Ya silahkan Mom"
Keduanya memasuki ruangan itu yang mana di sanalah sebuah kamar mewah dan megah mengelilingi mereka.
"Pelayan bilang kau tidak mau keluar? "
Lisa yang mendapatkan teguran itu dia hanya bisa menggaruk ujung kepalanya yang tidak terasa gatal.
"Aku terlalu asik membaca Novel dari mu Mom, maaf " Ujar Lisa.
"Jangan seperti itu Acara segera di mulai, Hector sudah menunggu " Ujar Gianna mencoba mengingatkan.
Kembali mengingatkan kepada Lisa, bahwa hari ini adalah hari dimana Mereka harus menikah.
ya, Ini lah Lisa Larasati wanita asal Indonesia yang akan di nikahi oleh Hector.
" Ahh maaf mom, aku terlalu terbawa suasana dengan Novel buatan mammy, Another Loved sangat cocok untuk di jadikan judul novel anda Nyonya Orlando. "
Gianna yang mendengar itu hanya tersenyum.
"Segeralah bersiap para pelayan sudah menunggu " ujar Anna Kembali mengingatkan.
Gianna kembali melangkah, Melewati ruangan dengan pilar yang menghiasi desain ruangan itu.
Ingatan Anna terus terbayang pada kalimat Lisa yang mengatakan sangat menyukai Novel buatan.
perasaan haru menghiasi feeling Gianna saat ini, Dia kembali mengingat tujuan awal dirinya menulis Novel dengan judul yang dia sematkan adalah Another Loved.
Gianna sengaja menyusun setiap kata dan cerita yang di alami kembali dia tuangkan dalam buku.
__ADS_1
bertujuan untuk kembali mengingat dan menyimpan berkas memori tentang cerita hidupnya dan perjalanan cintanya.
dia tidak menyangka jika orang pertama yang dia percaya untuk membacanya adalah Lisa calon menantu nya, yang mana kini akan segera menjadi istri Hector.
Anna menarik nafasnya kembali mengingat momen Erland hingga hadirnya Nando dalam hidup nya semua berjalan terasa begitu cepat.
Dalam lamunan itu Gianna merasa seseorang merangkul pinggangnya.
"Aku mencari mu sejak tadi" Ujar Nando di sampingnya.
"Sayang? " Gumam Anna.
"Temani aku bertemu dengan beberapa tamu"
"kau banyak tamu? "
"Ya dan rata-rata datang dari luar negri. "
"tapi bukan kah ini acara Hector. "
"Ya tapi mereka tahu bukan kalo Hector anakku"
"astaga baiklah" Gianna tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti suaminya.
Beberapa jam berlalu, Rangkaian acara telah terlewati kini Lisa dan Hector sudah resmi menjadi Suami Istri.
dan inilah saatnya tiba pada waktu Resepsi.
dimana Lisa terlihat begitu cantik dan elegans dengan gaun yang melekat pada tubuhnya.
"Lisa Come in" Panggil Anna dari kejauhan
Anna tetap duduk dengan anggun di Kursi sembari menunggu kedatangan Lisa yang sedang berjalan kearahnya.
"Mom? ada apa? " Tanya Lisa saat sudah ada di hadapan Anna.
Anna mengeluarkan Kotak cincin dari dalam tasnya dan menyematkan ikatan cincin permata di jari Lisa.
Lisa yang melihat itu begitu kagum dan terharu.
"Mom ini cincinnnn? " Ujar Lisa yang masih terbata bata melihat benda yang kini melingkar di jarinya.
"Iya betul ini adalah pemberian Erland saat hari itu dimana seharusnya cincin ini menjadi cincin pernikahan kita, namun justru Erland harus pergi meninggalkan ku selamanya saat mengambil cicin ini."
Lisa dapat melihat berlinang air mata Gianna saat bercerita.
"Tolong jaga ini untuk Saya. " ujar Gianna
"Tolong jaga seperti Hector menjagamu mu" Lanjutnya.
"Aku paham Mom, aku akan menjaga ini sampai kapan pun untuk anda Ny. Orlando dan Hector"
Keduanya berpelukan bersama.
"Hei apa yang kalian bicara kan? apa kalian sedang membicarakan ku? tampaknya menarik"
Ujar Hector yang ternyata Sudah berada di samping mereka.
...Ending...
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡