Another Loved

Another Loved
180.Mr Orlando and Mrs Orlando


__ADS_3

#Hallo Devvulic kembali lagi nih Author menyapa kalian Jangan lupa kasih Vote dan like juga jangan lupa.


#Follow ig the Devvu @writterdevvu


#Selamat membaca semua, semoga kalian menikmati karya dari Author ini yah Enjoy🥰


.


.


.


.


♡♡♡


Pagi ini adalah Hari yang sangat cerah dengan matahari yang menyinari dunia dengan tajam dan kilauan.


Udara yang sejuk dan asri membawa mereka pada momentum hari yang bersejarah.


Hari yang sejak lama di nantikan tiba di hari ini.


betapa beberapa hari yang lalu para pelayan sibuk berlalu lalang dengan aktifitas dan tugasnya masing-masing.


mengingat akan ada acara besar yang akan di gelar di tempat tersebut.


Happy Wedding Mr. Orlando And Mrs. Orlando


Kalimat itu terus terlihat dari ratusan karangan bunga yang memenuhi sepanjang tempat mereka.


dengan Dekorasi dominan Hitam dan Putih menghiasi bunga dan kain yang terurai rapi setiap sudut.


Jantung hati Anna terus berdetak tak terkendali kan.


Bahkan saat masih dalam keadaan di sibuk di makeup.


"Anda gugup nona? " Tanya yang desainer


"Ya sedikit"


Lalu seorang desainer itu meminta kepada asistennya untuk membuat kan sesuatu.


Tidak lama, Dia kembali membawa satu cangkir gelas di tangannya.


"minumlah teh hijau , ini akan sedikit mengurangi rasa cemas ku"


"Terimakasih" Ujar Anna merai cangkir tersebut.


"Lihat kau begitu anggun dengan gaun ini Nona. "


"Benarkah? "


"Ya, apa lagi dengan wajah oriental mu kau terlihat sangat memukau"


Anna hanya tersenyum tipis di sana.


mengingat dirinya juga masih sedikit nervous.


♡♡♡♡

__ADS_1


"Ijinkan saya masuk"


"Tidak bisa Nona Gianna tidak bisa di beri akses bertemu dengan orang lain"


"Tapi dia temanku, ijinkan saya masuk"


"Tidak bisa__"


Suara gemuruh itu terus terdengar dari balik pintu yang mana Gianna juga merasa terganggu.


"Gianna.. " Teriaknya


"Bisakah saya memeriksa keluar" Ujar Anna yang kini sedang duduk di ranjang.


"Tidak perlu Nona, apa yang ingin ada katakan biar saya saja yang menyampaikan. "


"baiklah, beri tahu penjaga untuk memberikan dia akses masuk"


"Baik Nona" Ujar wanita itu berlalu


Tidak lama dari Itu suara teriakan terdengar dari sudut ruangan berbeda.


"Giannaaaaa" teriaknya.


Anna dapat mendengar dan memastikan siapa yang datang.


"Oh my God So pretty " Teriak ambar berhenti seketika melihat Anna yang terlihat cantik di sana.


Ambar berlalu menghampiri Anna dengan tergesa-gesa.


sedangkan Anna yang melihat itu merasa ngilu dengan perut besar yang menonjol di tubuh Ambar.


"Kau sangat cantik Sayang" Ujar Ambar memeluk


Gianna tersenyum haru.


"Kau juga sangat cantik" Puji Anna kembali


"Tidak aku bertambah gemuk"


"Astaga tapi wajahmu tidak banyak berubah"


"Benarkah? "


"Ya kau tetap muda dan selalu muda"


"Ada mommy di bawah" Ujar Ambar mengingatnya.


"Ya dia tiba kemarin sore"


"Kau sudah bertemu? "


"Pastinya"


"Mereka datang untukmu"


"Ya, mommy bilang ingin mendampingi ku"


"Mommy pasti sangat menyayangi mu bukan? "

__ADS_1


Entah mengapa perasaan sedih menyelimuti perasaan Anna, namun dia mencoba menutupi itu.


Anna hanya menganggukan kepala dan memilih diam.


"Aku juga tadi bertemu Ibumu" Ujar Ambar kembali.


"Benarkah?"


"Ya dia tampil cantik. "


Sampai saat obrolan mereka teralihkan oleh seorang pelayan datang untuk menjemput Anna.


"Baiklah " Ujar Anna menjawab perintah mereka.


Anna kembali mengarahkan pandangan nya pada Ambar yang ada di hadapannya.


Ambar melebarkan senyuman itu.


"Berbahagialah, Kau sudah melalui segalanya dengan panjang, aku harap ini akan menjadi awal kebahagiaan mu terimakasih Anna, Aku akan selalu mengingat setiap momen dalam masa muda kita. Waktu berjalan begitu cepat yah" Ujar Ambar dengan air mata yang berlinang.


"Terimakasih sudah menjadi teman baik ku, setidaknya kesedihan ku pernah di gantikan oleh kesenangan bersama"


Keduanya Berpelukan kembali saling menumpahkan air mata kebahagian.


♡♡♡


Segera proses Acara telah terlaksana.


Nando menggenggam erat tangan wanita di samping yang kini sudah resmi menjadi istrinya.


Beberapa kali Nando membawa Anna menemui beberapa client nya.


Pernikahan nya bukanlah pernikahan yang di publik banyak, hanya beberapa orang yang Nando undang.


sebagai besar anggota keluarga Anna.


"Terimakasih Atas kedatangan mu maaf aku harus pergi silahkan nikmati hidangan" Ujar Nando pada client nya.


Yang akhirnya dia menarik Anna untuk menjauh dari mereka.


"Kenapa kau terlihat tidak nyaman dengan nya. " Tanya Anna


"Ya dia saingan bisnisku"


"Ku fikir kau tidak nyaman membawaku"


"Tidak sayang, aku hanya tidak ingin mereka terlalu lama memandang mu"


Keduanya bertatap bersama sebelum akhirnya senyum menghiasi keduanya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


♡♡♡


__ADS_2