
#Jangan lupa Vote dan Like "Another loved " yah Thedevvulic dan selalu dukung author, Semoga kalian sehat yah semua dimanapun Thedevvulic berada. 💕
#Jangan lupa Follow IG Author writterdevvu, Thanks Semua💙
.
.
.
.
♡♡♡
Kini Keduanya berada di restoran tepi jalan sebrang Apartemen Gianna.
yang tepat beberapa hari lalu Nando dan Victoria berada di sana.
Anna yang tadinya berencana membawa Hector pergi Check up kini dia mengurungkan niatnya.
dan membiarkan Hector pergi bersama pengasuh untuk Chek Up.
Anna memilih untuk duduk bersama Victoria yang mana dia berkata ada hal penting yang ingin di bicarakan.
dan itu membuat Gianna tidak enak hati.
terlebih dirinya pun memiliki keinginan untuk bertemu dengan Victoria.
Seperti saat ini setelah beberapa menit mereka duduk hanya ada keheningan sejenak.
Kikuk rasanya bagi Anna.
terlebih dia melihat siapa yang ada di hadapan nya.
"Saya rasa kedatangan kamu kesini bukan untuk saling berdiam diri pastinya kan? " Ujar Gianna yang mencoba memecahkan keheningan.
Victoria tetap diam disana.
tatapan Victoria yang semakin tajam membuat Anna merasa terintimidasi.
"Aku tidak tau apa yang kau fikirkan, namun untuk saat ini ku rasa keributan sudah tidak perlu lagi untuk kita yang sama sama berfikir dewasa"
"Aku mengertii, aku hanya sedang menatap seseorang yang entah bagaimana caranya dia menaklukan laki laki ku" Kalimat yang keluar dari Mulut Victoria.
"Apa kau tidak pernah mencintai seseorang sebelumnya? "
__ADS_1
"kau fikir aku tidak perlu menjelaskan perasaan Ku pada Nando. "
"Tapii---" Ucap Gianna Terpotong tak kalah seorang Barista menyuguhkan pesanan makanan di meja tersebut.
"Thanks You" Ujar Anna setelah mendapati semua pesanan itu tersusun rapi di meja.
"Ah benar, Kau memiliki apa yang tidak aku miliki" Lanjut Victoria setelah mereka kembali hanya berdua di sekitar situ.
"Maksud mu? "
"Aku rasa Nando menyukaimu karna kamu memiliki sifat yang tidak semua orang tau. "
Anna masih bingung depan apa yang di ucapkan Victoria
"Ku lihat kau memang cantik, energik dan Cerdas tidak heran jika Nando jatuh cinta padamu. "
Setelah mengucapkan itu Victoria mengambil garpu dan pisau untuk memotong steak miliknya.
Anna masih Bingung dengan apa yang baru saja dia dengar.
"Kau sedang memuji ku? "
"I don't know, apa kau menganggap ku sedang memuji dirimu" Ujar Victoria dengan memasukan irisan daging ke mulutnya
"Aku rasa begitu"
"Lalu apa kesimpulan yang kau dapatkan? "
"aku fikir Nando tidak salah jatuh cinta. "
Mendengar itu Anna yang merasa terkejut sampai tersedak.
Anna segara mengambil air dalam botol dan meminumnya.
Anna mencoba membetulkan tenggorokannya.
"Kau merasa aku pantas di cintai Nando? " tanya Gianna
"Aku fikir begitu. Maka berjalan lah bersama Nando aku sudah Terima dengan semua keputusan itu"
Ujar Victoria menarik kursi sedikit lebih jauh dan mengambil tissu untuk mengelap bekas makanan di sekitar bibirnya.
Anna dapat melihat dengan jelas betapa Anggun dan berwibawa nya Victoria.
sampai sampai memperhatikan setiap detail kecil dalam dirinya.
__ADS_1
Anna yang melihatnya saja dia begitu terkesima.
"Ternyata begitu cara anak kolongmerat berperilaku" Gunanya dalam Hati Anna.
Meskipun dia tau Anna juga termasuk dalam golongan orang kaya dan pesohor.
namun perilaku dia tidak terlalu mencerminkan orang kaya yang selalu mendongah.
Anna manarik Nafasnya dalam.
"Aku dan Nando beberapa waktu lalu bertemu dan berkomunikasi disini, dan disinilah mengatakan memilihmu, Aku dapat melihat betapa Nando mencintaimu dan aku tidak bisa menyalahkan apapun yang sudah terjadi aku hanya berusaha berfikir dewasa dengan menyamping kan egoku"
"Aku meminta maaf padamu, mungkin aku salah dan tidak seharusnya aku datang di kehidupan kalian. " Ujar Anna sembari menaruh kembali garpu di tangannya
Victoria melihat raut sedih di wajah Anna.
Victoria menarik nafasnya dalam.
"Aku paham, jika cinta tidak bisa di salahkan bukankan Cinta datang pada siapa saja? dimana saja, dan kapan saja. Aku tidak bisa menyalahkan apapun pada keadaan ini, jika pun harus dipaksa untuk diteruskan mungkin tidak akan indah kehidupan kita. "
Anna menggerakkan tangannya untuk mencoba menggapai tangan Victoria.
Victoria yang melihat itu hanya melirik sekilas.
"Aku paham apa yang kau rasakan. aku merasa bersalah "
Victoria menyingkirkan pelan tangan Anna di atasnya.
"Tidak apa, tidak usah merasa bersalah kini kau hanya perlu menjaga Nando aku titipkan dia kepadamu aku harap kau bisa melanjutkan cintaku untuk nya Dan maaf kan aku jika dulu aku pernah menyelakaimu" Ujar Victoria yang tak lama beranjak dan pergi.
Anna yang kini hanya duduk sendiri dia terdiam tanpa berekpresi.
Rasa bersalah, Rasa berdosa dan segala rasa bercampur menjadi satu.
betapa dia paham apa yang mungkin Victoria rasakan melepaskan seseorang yang kita cintai itu tidak mudah.
Anna mengusap wajahnya untuk menenangkan pikiran nya saat ini.
Namun air mata itu justru berderai.
.
.
.
__ADS_1
♡♡♡