
.
.
.
.
.
"Mom, momy akan kemana?" Tanya Elisya yang melihat ibunya membawa tas dan membawa kotak ditangannya.
"Momy akan pergi ke Appartement Erland" jawab momy
"Erland? Tumben sekali?" Tanya Elisya bingung
"Ya momy ingin memberi kejutan sederhana karna dia berhasil dengan proyeknya di Thailand." Ujar momy tampak senang.
"Astaga aku boleh ikut?" pernyataan Elisya.
"Oh ya tentu boleh, ayolah bersiap."
"okeh, momy tunggu di mobil saja " Ujar Elisya tampak bersemangat.
Elisya pergi bergegas kekamarnya dia segera berlari kedalam lorong walk in closet miliknya yang sangat panjang.
bagaikan toko baju pribadi.
Elisya mencari dan mencoba baju satu persatu.
"Astaga aku harus pilih yang mana yaa supaya Erland bisa terkesan melihat penampilanku." Gumanya
"Ini terlalu gelap" gumanya saat mencoba baru miliknya.
Beberapa menit berlalu Elisya sudah mengenakan baju pilihannya kini giliran dia menata rambut dan wajahnya.
"sedikit polesan brush on agar terlihat fresh."
"mana lipstik yang harus aku pake yaa?" Tanyanya bingung.
sampai dia di kejutkan dengan suara pintu terketuk.
"Nona Elisya anda sudah di tunggu oleh nyonya besar." Ujar pelayan itu.
"ccck, mengganggu saja." gumanya lirih
"iya sebentarrrr" Jawab Elisya
Sampai akhirnya Elisya telah selesai dengan misinya.
kini Elisya turun ke lantai bawah sembari bersenandung lirih.
"Astaga kenapa kau lama sekali?" tanya momy
"Momy, momy mengejutkanku."
"sudahlah ayo kita berangkat."
__ADS_1
♡♡♡♡♡
"Erland berhenti mengangguku" Ujar Anna kesal.
"Tapi aku ingin memelukmu" Ujar Erland dengan manja
"Tidak sekarang"
"Ah baiklahh.."
"apa yang sedang kau buat sayang?" Tanya Erland
"kukis kacang." jawab Anna
"memangnya kau bisa membuatnya?" tanya Erland datar
sontak mendapat tatapan tajam dari kekasihnya.
"Emm maksudku rasanya pasti enak." Lanjut Erland.
Saat keduanya sedang asik mengobrol Erland di kejitkan dengan suara ponsel yang berbunyi di atas meja itu.
"Erland ponselmu" ujar Anna mengingatkan.
"aku mendengarnya sayang tapi aku sedang menguncir rambutmu."
"ahh benar." jawab Anna santai.
Tak berlangsung lama Erland mengambil ponsel itu dan melihat siapa nama yang tertera disana.
"momy?" tanya Erland bingung
"Hai mom" jawab Erland
"Erland momy ada di depan unitmu momy tekan bel kau tidak keluar-keluar cepatlah."
"astaga momy aku tidak disana."
"astaga alasan apa lagi ini."
"tumben sekali momy datang?"
"momy membawakan makanan"
"tapi aki sudah makan."
"Erland cepatlah menemui aku .. apa kau tega dengan momy"
"tunggu 20 menit Erland datang."
"hemmmm baiklah" jawab Momy dengan terpaksa.
"Oh astaga Anak iti benar benar ku fikir dia tidak merindukan ibunya." Guma Momy
"Mom ada apa?" tanya Elisya
"Erland tidak ada di dalam kita harus menunggu 20 menit dia akan datang."
__ADS_1
"bagaimana jika kita duduk di resto bawah sembari menunggu Erland momy"
"Ah baiklah."
Keduanya melangkah untuk turun ke lantai lima yang terdapat banyak sekali restoran cepat saji.
♡♡♡
"Sayang momy datang menemuiku, apa kau akan ikut?" ujar Eland
"dimana momy?"
"dia Appartemenku"
"hemm aku rasa"
"ayolah sayang ikut yaa.."
"tapi bagaimana dengan."
"tidak usah dipikirkan kau bisa melanjutkannya besok."
"baiklahh" Ujar Anna mengikuti keinganan Erland.
Anna bersiap menemui orang tua Erland.
dia mencari baju yang pas untuknya kali ini.
"untung saja perutku belum membesar jadi aku masih bisa bebas memakai bajuku yang lama."
Anna datang menghampiri Erland disana.
"Erland apa aku terlihat cantik dengan baju ini" tanya Anna
Erland sangat terkesima dengan penampilan Anna
"Kau terlihat sangat cantik sayang."
"benarkan?"
"jadi berapa baju yang telah kau coba."
"hah? tidak ini baju pertama yang aku pakai."
"kau sangat pandai memilihnya."
"ku fikir setelah ini kau harus beli lebih banyak baju kau ingat perutmu akan membesar."
Anna merasa malu dengan obrolan Erland bisa terlihat dari pipi Anna yang memerah.
.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡