
.
.
.
.
"Jadi bagaimana?" Tanya Ambar membuat Anna yang sedang focus makan menjadi terdiam
"loe bilang akan bercerita."
"bukan kah bukan hanya gue yang akan bercerita loe juga? loe tidak lihat aku sedang focus makan"
"Begini saja seperti biasa kita suit sapa yang kalah dia yang bercerita lebih dulu."
"okehlahh. gue pasti menang kali ini." ujar Anna semangat menaruh sendoknya.
"oke kita mulai yah"
"Gunting batu kerrrrrtass" Ujar mereka bersamaan dengan mengayunkan tangan
dannn "Yeehhhh gua menang" sorak Ambar
"Ahhh curang nih loee"
"enak ajaa ga ada curang curangan"
"Jadii ada cerita apa?" Tanya Ambar
"Oke sebentar" ujar Anna yang membuka ponselnya.
membuat Ambar diam hanya melihat apa yang akan di lakukan Anna
"Siapa yaaa?? 1 2 3 taaaarrrrra~~~" Teriak Anna sembari melihatkan layar ponsel di depan muka Ambar
Ambar dapat melihat
__ADS_1
Sontak Ambar Kaget di buatnya hingga dia menutup mulitnya mengekspresikan diri..
"Astaga anna?"
"Yaa kau akan mendaptkan ponakan pertama"
Ambar di buat bingung dengan kalimat Anna
"Loe lagi ga ngeprank kan Na?" Tanya Ambar meyakinkan.
"Untuk Apaa?"
Anna merogoh kembali Tasnya dan mengmbil sesuatu yang akan di tunjukan pada Ambar
Ambar menerima dan segera membukanya
Ambar kembali di kejutkan saat dia melihat hasil foto USG yang terpampang nyata dan jelas tertulis nama "Ny. Gianna Tahalea."
"gua minta loe jujur Na, jadi siapa ayahnya?" Ujar Ambar penuh penekanan.
"Jelas lah Erland Hernandez."
"Loe kenapa sih mbar loe kayanya ga happy ya dapet kabar ini" Tanya Anna yang melihat wajah cemas Ambar.
"Gua happy Naa tapi gua ga tau musti memperlihatkannya seprrti apa gua bersyukur dengan kabar ini tapi gua ngerasa bingung. okeh respon Erland gimana loe udah ngasih tau dia kan? Naa jawab Naa?"
"Ya sbaar mbar, gimna gua mau jawab loe nyerocos mulu, Jadi dari awal yng tau duluan itu Erland dan dia happy bahkan dia menjaga gua dengan hebatnya."
Ambar hanya menyimak
"Jadi dia akan menikahi loe"
"Pastinya tapi momynya dia yang saat ini kurang setuju."
Ambar menarik nafasnya dalam sebelum dia berpindah tempat duduk di sebelah Anna.
__ADS_1
"Denger yaah, asal loe tau Guntur berkali kali sempat menceritakan tentang Erland yang mencintai loe gua rasa Erland oramg yang bertanggung jawab dan ternyata dugaan gua betul, mendengar bahwa Erland akan menikahi loe .. gua ngerasa lega setidaknya gua merasa tidak gagal menjadi teman loe sekrng percaya aja dengan apa yang sedang loe jalanin gua support loe dan gua memberikan kepercayaan kepada Erland gua ngerasa kagum dengan cerita Guntur yang di ceritakan ke gua tentang bagaimana hebatnya Erland mencintai loe dengan begitu setidaknya gua merasa loe akan aman bersama Erland gua merestui hubungan kalian dan jika orang tua Erland belum merestui loe harus lebih sabar karna emng ga gampang bagi orang tua menerima kenyataan itu yang paling utama Erland berada di samping loe menjaga loe dan menerima loe." Ujar Ambar sembari memeluk Annaa
"makasi ya mbar gua kira loe kecewa dengan kejujuran ini."
"Astaga Anna gua akan kecewa ketika Erland tidak bertanggung jawab dengan perbuatannya. gua akan kecewa sama Erland bukan sama loe karna gua percaya loe bakal membawa malaikat lucu buat gua jadi gua akan ngerasa happy."
"Ahhhh terimakasi Ambar" Ujar Anna kembali memeluk Ambar.
"Loe emeng yang terbaik makasi dari dulu loe terima gua apa adanya."
"Itulah gunanya teman supaya loe ga ngerasa sendiri. tapi ngomong ngomong bagaimana kau bisa melakukan itu? kalian membuatnya" tanya Ambar penasaran
"Astaga Ambar kalo itu sudah pasti .. kalo sudah terbentuk pasti sudah membuat."
"bener juga gua percaya kalo Erland adalah orang pertaman kalinya.." Ujar Ambar
"Jadi apa itu terasa sakit?" lanjut Ambar pelan.
Anna kembali mengingat tentang kejadian itu Hingga saat ini dia merasa malu meskipun sudah bekali kalinya mereka melakukan itu.
"Kau akan merasakan nya nanti " Jawab Ana
"Beritahu sedikit saja." bujuk Ambar
.
.
.
.
.
.
♡♡♡♡
__ADS_1