Another Loved

Another Loved
139. Fakta Baru


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡


Gianna berniat mendatangi kantor Nando sembari membawa makan siang untuknya.


sekalian dia juga ingin pergi mencari beberapa perlengkapan untuk bayinya.


Anna melangkah.


mendekati pintu keluar itu.


dan seseorang bertubuh kekar menggalanginya.


"Nona anda mau kemana? " tanyanya.


"pergi ke tempet Tuanmu. "


"tapi tuan sedang bekerja nona"


Anna malas berbincang dengannya.


"panggil driver. "


♡♡♡♡


sesampainya di tempat kantor Nando.


Anna keluar dari mobil.


dan melihat gedung yang ada di hadapannya.


"astaga ini tinggi sekali. " ujar Anna.


Dia menarik nafasnya sebelum melangkah keluar dari mobil,sampai akhirnya dia berjalan.


untuk sekian kalinya dia kembali di halangi.


"maaf nona anda tidak boleh masuk. "


"ihz, aku akan bertemu Fernando Orlando"


penjaga itu terlihat sangat terkejut.


"Tapi tuan Nando tidak bisa sembarangan bertemu"


Anna memutar bola matanya malas.


sampai dia memikirkan bagaimana dirinya bisa masuk.


sebuah mobil mewah melintas di belakang Anna tapi Anna tidak melihatnya.


dia tetap focus melihat kearah dalam.


Melirik ke arah samping melihat beberapa penjaga itu dan orang orang di sekelilingnya seperti tengah menunduk hormat.

__ADS_1


Bola mata Anna menyipit sengaja, melihat heran dengan yang di lakukan mereka.


tapi tanpa sadar Anna merasakan seseorang memegang lengan tanganya.


sontak Anna terkejut responya berbalik arah.


"Astaga Nando. " ujarnya saat melihat seseorang sudah berdiri disana.


"Apa yang engkau lakukan disini"


"Aku ingin masuk menemuimu"


mendengar kalimat itu rasanya hati Nando seperti berbunga bunga.


dia mencoba menahan senyum itu supaya tidak di lihat banyak orang.


"Ikut aku ke mobil. "


Anna yang bingung namun dia tetap mengikuti lelaki itu.


"mengapa kau tidak masuk" tanya Nando saat keduanya sudah di mobil


"ya aku sedang berusaha namun di halangi. "


Nando tertawa lirih.


sampai akhirnya keduanya sampai di ruangan.


Nando meletakan kunci mobilnya dan membuka jas yang dia kenakan.


"apa yang membawamu kesini. "


"aku sangat bosan di rumah. "


"Kau bosan? dimana temanmu kamilla? "


"dia tidak datang. "


"ehmm tapi kau tidak perlu memarahinya."


Nando hanya tersenyum.


"dan aku bawakan ini. "


Nando melihat keranjang yang di bawa Anna


"sup untukmu"


Nando makan masakan yang di buatkan Anna.


"kenapa kau sangat pintar memasak."


"Ah tidak juga. "


Ana ingat.


"Apa ingatamu sudah pulih? "


"Mungkin sebentar lagi setelah makan sup ini. " ujar nando tetap makan.


Anna tertawa lirih.


♡♡♡♡


Nando meninggal ruangan, dia bilang akan rapat dan menemui client yang sudah menunggunya.


Anna berkeliling melihat ruangan Nando.

__ADS_1


"Ini sangat besar. "


sampai dia melihat beberapa koleksi buku.


dan Anna melihat koleksi bukunya.


tidak sengaja Anna menemukan sebuah buku besar dengan sampul hitam.


Anna tertarik dengan buku itu.


dia menariknya dari keranjang buku.


dan dia mengusap sampul depannya.


"Astaga mengapa bau buku begitu enak. " Guma Anna


matanya tertuju dengan tulisan " The king of mafia world "


"mafia? " Anna terkekeh kecil.


"Untuk apa Nando membeli buku ini memang nya ada ilmu bisnisnya. " tanya Anna.


sampai dia melihat beberapa nama di kolom daftar isi.


dan begitu terkejutnya.


"Fernando Orlando"


Anna seperti merasakan getaran sekujur tubuhnya.


"Tidak mungkin" ujarnya.


Segera dia melihat nomor halaman yang terdapat nama itu.


"93." ujarnya


Anna segera melibas libas libaskan lembaran itu.


dan Anna begitu terkejut saat dia melihat lembaran yang terdapat foto Nando disana.


Anna menutup mulutnya.


seperti hal yang tidak dapat di percaya.


dia melihat beberapa kalimat bagian menjelaskan bisnis Nando.


Namun belom sampai satu halaman.


Anna mendengar suara dari luar seperti suara Nando sedang berbincang bersama peter.


Anna segera meletakan kembali buku itu.


dia kembali bergaya seperti orang yang tengah asik melihat koleksi di atas meja itu.


dan pintu itu terbuka.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


♡♡♡♡♡♡


__ADS_2