Another Loved

Another Loved
175. Rencana Kepulangan


__ADS_3

#Jangan lupa Vote, like dan Follow IG writterdevvu, Terimakasih untuk dukungan kalian yang selalu buat author jadi semangat terus. love you all❤💕


#Maaf yah baru Update lagii. selamat membaca semuanya🌈.


.


.


.


.


♡♡♡♡


"Baiklah atur semua penerbangan kita besok pagi" Ujar Nando yang tengah berbicara dengan peter lewat sambungan Telfon.


Nando mengakhiri pembicaraan keduanya yang hampir berlangsung selama 5 menit.


Sedangkan Gianna masih mendengarkan pembicaraan keduanya penuh kekecewaan karena dia harus pulang lebih awal.


Nando berbalik arah yang mana mendapati Gianna sedang duduk di sofa.


"Ayuk" Ujar Nando melangkah.


mereka sudah membuat janji untuk bertemu Ambar dan Guntur siang hari ini di salah satu restoran Indonesia bintang lima.


Namun mood Gianna seketika berubah saat mendapatkan kabar jika ada sesuatu hal yang membuat Nando harus pulang ke negaranya lebih awal.


"Honey? " Sapa Nando yang melihat ekspresi Anna berubah.


saat itulah Nando mengerti apa yang Anna rasakan.


"It's okay, kita bicara kan lagi nanti yah"


Mengingat Gianna mendapatkan kabar bahwa Ambar dan Guntur sudah menunggunya.


Anna melangkah mengikuti Nando di belakang, sampai keduanya sudah berada mobil.


di dalam mobil berapa kali Anna hanya bisa merajuk kepada Nando dengan berkata tidak ingin pulang.


Hal itu membuat Nando merasa berat mengambil keputusan.


Mereka sudah berkumpul bersama di meja, dengan beberapa makanan Khas Indonesia yang tersusun di sana.


Ini kali pertama mereka berkumpul kembali setelah sekian lama.


Anna dapat melihat kerinduan Ambar kepada putra mereka, yang mana sejak tadi terus menggoda Hector yang ada di gendongan nya.


"Berapa bulan usia kandungan mu" Tanya Anna yang sejak tadi memperhatikan perut besar Ambar


"ini bulan ke lima, Kau lihat dokter bilang bayiku terlalu besar jadi aku harus mengurangi banyak makanan. "


"Tapi kau makan banyak malam ini"


Kalimat itu menyadarkan Ambar, dia hanya tersenyum di sana.


"Aku khilaf"


Melihat wajah polos Ambar, Anna hanya bisa tersenyum.


"Aku dan Nando akan menikah, Ku harap kalian datang" Ujar Gianna di sana.


mendengar itu seketika wajah Ambar dan Guntur saling bertaut.


"Kalian akan menikah? " Tanya Ambar

__ADS_1


"Ya beberapa Bulan ke depan, Aku tidak tahu kapan karena banyak hal yang masih harus kita persiapkan tapi aku sudah yakin bahwa Gianna lah yang akan aku jadikan pendamping hidupku" Ujar Nando di sana.


"Aku senang mendengarnya Syukurlah Anna jika kau sudah mantap dan menemukan pasangan yang tepat. aku akan dukung apapun keputusan mu asal itu terbaik untukmu" Gumam Ambar


"Kau harus datang"


"Pastinya"


Mereka saling bercerita dan mengobrok bersama di dalam sela sela kebersamaan mereka.


bahkan Guntur dan Nando membiarkan bisnis tampak mereka tertarik saling bekerja sama.


sedangkan Ambar dan Anna yang tidak paham dengan pembicaraan kedua lelaki itu, mereka lebih memilih untuk membicarakan hal lain seperti make up dan liburan.


Sampai waktu malam harus mengakhiri pertemuan mereka.


♡♡♡♡


Nando baru saja keluar dari kamar mandi mendapati Gianna yang sedang memainkan ponselnya terlihat sangat serius.


"Sayang, apa yang kau lakukan " Tanya Nando di sana


"Ah tidak ada" Jawab Anna yang kaget


Anna melangkah mendekati Nando.


"Sayang, bagaimana jika kalian pulang lebih dulu aku nanti menyusul"


mendengar kalimat itu Nando begitu terkejut.


"tidak bisa, aku tidak mau jauh darimu dan Hector" Jawab spontan Nando


"Tapi aku masih ingin disini"


Seketika Anna memperlihatkan bakat akting mengingat dulu dia selalu mendapatkan nominasi aktris favorit berkat talent nya.


Hal itu membuat dirinya terpaksa menunjukan itu di hadapan Nando dengan pura pura bersedih dan menangis.


"Hiks hiks aku rindu Indonesia, aku rindukan orang-orang sini, aku masih ingin disini aku rinduuuu" Ucapan Anna dengan nada merengek


Nando melihat itu dengan panik.


"sayang kua tau bukan jika kalian jauh dariku , aku akan merasa cemas. "


"Tidak masalah, aku bisa menjaga diri. "


"Taaaappii__" Belum juga selesai kalimat Nando sudah di potong dengan Anna


"Bagaimana jika aku dan Kamilla tetap di Indonesia, Kamilla pasti akan menjagaku juga. "


"Kau tau Kamila sedang Hamil muda. "


"ya aku tau, kita akan saling menjaga. "


"Respon Peter akan sama denganku. "


"baiklah, Kau tanya pada Peter apakan Kamila akan ikut pulang dengannya, Jika iya maka aku akan ikut bersama kalian, Jika tidak maka ijinkan aku tetap disini aku tidak akan macam macam percaya lah Nando. " Ujar Anna yang memohon.


Melihat itu rasa tega Nando tidak bisa di paksa, Namun dia tidak bisa jika harus meninggalkan Anna.


"Berhentilah membujuk ku, kita akan pulang bersama"


"Tanyakan dulu pada Peter, Kamila ikut pulang tidak"


Nando menarik nafasnya dalam mendengar perempuan itu bersih kekeh membujuknya.

__ADS_1


"Ayo Nando tanyakan pada Peter. "


Nando tidak memiliki pilihan lain, Dia menghubungi Peter di sana.


Sedangkan Anna tersenyum puas pasal nya keduanya sudah merencanakan sesuatu.


dimana Anna meminta Kamila untuk meminta ijin pada Peter untuk tetap singgah di sini bersamanya.


hal itu pun tidak ada penolakan dari Kamila mengingat dulu mereka memiliki keinginan untuk pergi berlibur di Labuan Bajo bersama.


dan rencana itu akan mereka wujud kan sekarang.


Beberapa waktu berlalu Nando datang ke hadapan Anna.


" Kau menang sayang" ujar Nando


"Memangnya kenapa? " Ujar Anna yang pura pura tidak tahu.


"Kamilla juga akan singgah disini beberapa saat"


"Hah benarkah? " Tanya Anna estetik


Nando hanya mengangguk


"apa Peter mengijinkan"


"ya dengan keterpaksaan"


"Astaga enak sekali menjadi Kamila dengan mudah mendapatkan ijin"


Seketika Mata Nando menetap tajam manik Anna.


Anna tertawa lirih di sana.


"hehe tidak maksudku itu. "


Namun Hapsss dengan sesaat Nando dalam merasakan bibir lembut milik Gianna dengan lembut.


Nando dapat masuk melewati banyak akses mulut Gianna penuh cinta.


dengan penuh tenaga akhirnya Anna dapat menyingkirkan Nando.


"Kenapa begitu tiba tiba"


"Sayang, Berikan kesempatan untuk malam ini, kita tidak akan bertemu lama aku akan merindukan mu"


Melihat wajah Nando yang polos seperti anak kecil membuat Anna tidak tega.


hal itu membuatnya mengangguk untuk menuruti keinginan Nando.


Melihat respon Anna, Nando langsung mengendong Anna layaknya Bridal style.


melangkah menuju kamar mereka dimana kini keduanya saling menikmati malam panjang untuk saling memberikan yang mereka butuhkan.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2