Another Loved

Another Loved
122. Menemukan apa yang dicari


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡♡


pagi ini Ambar disibukan dengan beberapa planning acara yang akan di buat.


seperti kali ini dia tengah memilih beberapa sayuran yang akan dia masak dan beberapa bahan pangan lainnya.


"aunty?" suara itu


Ambar yang merasa keberadaan seseorang disampingnya dia lantas menengok.


"Hai?" sapa Ambar pada remaja yang mengenakan baju segaram itu.


"Kau disini?" lanjutnya.


"Ya aku baru saja pulang sekolah."


"baguslah."


Dia adalah Catline seorang gadis yang Ambar ingat pernah ditolongnya saat dia baru dua hari di Barcelona.


Ambar ingat kala itu gadis tersebut tengah di kelilingi oleh remaja lainnya yang mengenakan seragam yang sama.


namun kejadian aneh di lihat oleh Ambar saat Gadis dengan wajah ketakutan memberikan sejumlah uang.


Ambar yang tau maksud dan tujuan mereka, terlebih Ambar pun tau kenakalan remaja seperti mereka yang suka memalak.


Membuat Ambar berniat menolong gadis itu.


dan benar saja saat Ambar datang mereka lantas pergi lantaran takut dengan kedatangan Ambar disana.


sejak saat itu keduanya berkenalan.


"apa yang lakukan..?" Tanya catline yang melihat Ambar membawa banyak barang


"*Aku sedang berbelanja dan membeli beberapa perlengkapan aku ingin membuat pesta ulang tahun yang sederhana untuk usiaku." jelas Ambar


"Ah benarkah? nampaknya akan seru."


"Apa kau akan mengundangku?"


"kau ingin menjadi tamu undangan*?"


"*ya jika kau mengundangku"


"tentu saja datanglah minggu siang. nanti aku akan kirim alamat tempatku tinggal kita udah bertukar nomor telfon bukan?"


"ya kau yang menggunakan nomor internasional itu?"

__ADS_1


"ya pastinya karna aku tengah berkunjung disini."


"ah baiklah*."


♡♡♡♡


2 hari kemudian...


Ambar tengah sibuk melihat prosedur membuat kue di smartphonenya.


dia terus mencoba untuk membuat kue buatannya sendiri meskipun dirinya telah membeli kue pesenan lebih besar.


namun Ambar ingin membuat moment di hari ulangtahunnya kini.


"Momy aku akan ikut Aunty Anna pergi oke?" ujar Nessa yang baru saja turun dari lantai atas.


Ambar yang melihat bocah imut itu segera membersihkan tangannya dan datang menghampiri.


"Memangnya kalian mau kemana kenapa tidak ajak momy?' Tanya Ambar.


"tidak momy aunty bilang akan mencari kado untuk momy"sontak anak itu yang menyadari ucapannya segera menutup mulut.


Upsss...


Ambar yang melihat keluguan Anaknya merasa sangat gemas.


"Baiklah hati hati dijalan dan jaga Aunty jika nanti kalian pulang momy tidak ada di sini vannesa jangan nangis okeh. momy akan pergi membeli beberapa makanan"


"okei" Ujar Anak itu pergi mendatangi auntynya.


♡♡♡♡


namun langkahnya terhenti tak kala mendengar suara dentingan telfon masuk.


segera membuka telfon itu.


namun ternyata Catline telah menunggunya untuk ikut bersama Ambar.


Ambar segera pergi mendatangi keberadaan Cetline tidak jauh dari tempatnya kini.


Saat Ambar menghampiri titik keberadaan cetline Ambar melihat cetline tengah mengobrol dengan seorang wanita paru baya namun wajah dan viturnya masih terlihat cantik dan awet muda.


"cetline??" Sapa Ambar


Ambar segera mendekat.


"Hai cetline maaf membuatku menunggu lama." ujar Ambar


"Tidak masalah aku bersama ibuku." Ujar Catilen


Ambar begitu kaget ternyata wanita berwajah Asia itu adalah ibu dari cetline.


sedangkan catline dominasi berwajah Eropa.


Namun Ambar Enggan mendebatkan itu.


♡♡♡♡


Setelah berbincangan mereka Ambar memutuskan untuk segera pergi dari tempat itu karna dia pun perlu waktu singkah untuk persiapan.

__ADS_1


namun dalam langkah nya Ambar melihat Anna di ujung sana dengan Anaknya yang membawa Ice cream.


Sontak Senyun dan tawa Ambar terukir.


tak kala melihat dua orang itu.


Ambar segera meneriaki keduanya.


"Vannesaaa??? Nesaa??"


"Gianna??"


Ujar Ambar di sebrang sana dengan tangan yang melambai.


Vannesa yang menghafali betul suara momynya dia segera mencari keberadaan ibunya.


dan sorot matanya melihat ibunya ada di sebrang sana.


Ambar yang juga menyadari Vannesa melihat kearahnya dia berinisiatif untuk menyebrang jalan dan pergi kearah mereka.


"Aunty itu momy??" Tanya vannesa dengan mengayunkan genggaman Anna.


Anna yang belum melihat keberadaan Ambar terus mencari.


"Gianna Tahalea." Ujar Ambar yang antusias mencuri perhatian Anna


namun beda dengan satu orang yang ada di belakang Ambar saat Ambar menyebut nama itu.


"Gianna tahalea?" Gumanya.


"Anak ku?" lanjutnya


Ambar yang merasa kaget dan menyadari suara itu berasal dari ibunda catline.


sontak Ambar segera memundurkan langkahnya.


"Dia yang aku cari selama ini."


Mata Ambar membulat saat mendengar pernyataan itu.


"Jadi ibu?" tanya Ambar menujuk


"ya dia anakku Gianna tahalea." lanjutnya


.


.


.


.


.


.


.


♡♡♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2