
.
.
.
.
Dikediaman rumah Indah penny Hernandez,
sore ini indah sedang duduk di bangku taman halaman belakang, yang berhadapan langsung dengan hamparan tanaman hias miliknya.
dengan secangkir teh hijau dan perasan jeruk lemon, Indah hanya ingin menyegarkan pikirannya dengan berduduk santai.
tidak lupa dengan kucing kesayangannya yang saat ini berada di sampingnya.
sejak dulu Indah sangat menyayangi kucing kucing miliknya.
"mom????" ujar Alisya yang berjalan mendekati wanita itu.
Indah menoleh mencari sumber suara.
"Alisya? ada apa?"
"mom, apa momy sudah membaca berita akhir akhir ini?"
"berita?" tanyanya bingung.
"ishhh" Alisya berdecak kesal.
"Momy lihat ini" Alisya menunjukan ponselnya kepada momy nya itu.
Indah begitu kaget saat melihat nama Erland Hernandez yang berada dalam lampiran itu dan juga foto nya bersama wanita.
Indah membaca dengan seksamak teks yang ada di dalamnya.
Indah kembali dikejutkan oleh nama Gianna Tahalea. saat ini senyum tipis mengiasai wajahnya begitu tau siapa wanita yang ada di dalam gambar itu.
"yaaa, terimakasi Elisya atas info sore ini." ujarnya memberikan ponsel milik anaknya.
"momy bagaimana iniiii?"
"Apa yang bagaimana?"
__ADS_1
"dengan berita yang saat ini beredar dan menjadi pembicaraan hangat yang mengatas namakan Erland, dan berita ini belum tentu benar adanya. siapa tau ini hanya akun akun gosip yang tidak bertanggung jawab."
Mendengar penuturan itu Indah hanya menarik nafas dalam guna menjernihkan pikirannya lagi.
"mii, kita juga belum tahu pasti tentang asal usul wanita itu, apa momy mengenalnya???"
mendengar penuturan itu Indah kembali mengingat kejadian hari itu dimana dia bertemu dengan Anna.
"tidak momy tidak mengenalnya." Elaknya.
"betul bukan momy saja belum mengenalnya bagaimana jika momy tanyakan pada Erland, dan menyuruhnya untuk menghapus semua berita berita itu yang sudah tersebar luas."
" menghapus berita mudah bukan untuk Erland?"
"bagaimanapun putra ku sudah besar Elis, momy yakin dia bisa mengatasi semuanya. jika pun benar tentang wanita itu ini awal yang bagus."
"mungkin benar momy belum menganl wanita itu, namun momy tahu persisi siapa Erland Hernandez, jadi lebih baik kita tunggu saja tindakan Erland selanjutny."
"tapi momy seharusnya momy bisakan bicarakan ini dengan Erland?"
"tidak, karna Erland saat ini berada di Amerika, momy tidak ingin mengganggu fikirannya"
mendengar penuturan itu Elisya tampak kecewa dan pergi berlalu ke kamarnya.
"ini tidak berpengaruh bagi apapun" gumanya merasa sangat kesal.
pasalnya Indah sudah mengenal Anna sejak hari itu, meskipun saat ini belum ada komunikasi kembali.
"yang diucapkan oleh Elisya benar, lebih baik aku mengenal lebih dalam wanita itu. bagaimanapun aku menginginkan putraku mendapatkan wanita yang baik. supaya aku bisa tenang nantinya.ku rasa jika aku bertemu dengan wanita itu lagi aku tidak perlu mengakui siapa sebenarnya aku ini, ini cara satu satunya untuk bisa mengenal wanita itu." Ucapnya dalam hati.
Indah enggak memikirkan hal ini lebih lanjut diapun pergi melangkah masuk kedalam rumahnya.
♡♡♡♡♡♡
Amerika Serikat
Erland baru saja selesai dengan meetingnya. akhir akhir ini cukup melelahkan bagi Erland. pasalnya banyak sekali rapat yang harus dia jalani, setelah perjalanannya di luar negri Erland lebih banyak menguras waktunya untuk bisnis.
Erland kembali teringat saat tibanya disini dia sama sekali belum berkomunikasi dengan Anna.
Tak lain Erland sudah tahu persis dengan apa yang sedang terjadi di sana. saat namanya menjadi pembicaraan publik namun Erland tidak ingin bertindak gegabah bagaimanapun Erland ingin tau sejauh mana Anna bisa mengatasi hal ini.
Itu sebabnya dia tidak bertindak langsung dengan berita itu.
__ADS_1
"Andreeeee?"
"saya disini tuan?"
"bagaimana dengan kelanjutan berita itu?"
"sampai detik ini Nona Gianna belum juga Angkat bicara"
"bagaimana wanita itu" gumanya lirih
"Iya tuan?" Jawab Andre
"aku tidak berbicara dengan mu"
"semua berkas dan urusan disini sudah selesai tuan"
"siapkan jet dan penerbanganku malam ini."
"baik tuan"
Erland melangkah menuju kamar hotel, disana dia terus tersenyum mengingat dia akan segera bertemu dengan wanit itu.
"aku tidak sabar bertemu kelinciku"
"pasti kau akan terkejut melihat aku berada di sampingmu"
berada di dalam kamar Erland duduk di kursi itu. dia membuka ponselnya dan memperlihatkan wajah wanita asia dengan senyum yang mengembang membuatnya semakin cantik.
"kau indah sekali"
beberapa hari Erland menahan diri untuk tidak menghubungin Anna.
pasalnya dipun sedikit gengsi untuk itu dia lebuh memilih tidak menghubunginya beberapa waktu.
"Aku akan segera kembali"
ujar Erland sebelum dia melangkah ke arah kamar mandi.
.
.
.
__ADS_1
.
♡♡♡♡♡♡