
Setelah pulang dari menjenguk Jessica, Ilham membawa Medinah pulang ke tanah air.
Medinah tidak perlu lagi mengkhawatirkan keluarganya, karena saat ini Mama dan Papa nya telah kembali menjadi suami istri seperti yang saling menyayangi.
Jessica juga telah berangsur pulih dari guncangan emosinya, Medinah telah memberitahu Jessica bahwa Ia akan kembali saat Jessica pulang kerumah.
Berita kepulangan Medinah dan Ilham di sambut dengan gembira oleh seluruh keluarga, termasuk Hummairah yang dengan khusus memasak hidangan untuk makan malam keluarga.
Makan malam keluarga makin terasa hangat dengan anggota keluarga yang lengkap.
Selesai makan malam, mereka berkumpul diruang tengah dan bercanda bersama Kirana.
Sedangkan Kiano asyik dengan permainan lego nya, oleh oleh dari Ilham dan Medinah
Di dapur Medinah dan Hummairah sedang membantu para pelayan membereskan perlengkapan sisa makan malam.
"Me, besok kamu praktek kan ? " tanya Hummairah
"Belum Ra, aku masih capek soal nya. Apa kamu ada masalah Ra "
Dengan ragu Hummairah mengatakan maksudnya.
"Aku ingin periksa Me "
"Periksa apa Ra ? "
"Aku udh beberapa bulan ini gak dapat tamu bulanan Me" jawab Hummairah pelan
Medinah sejenak berpikir dan mencerna ucapan Hummairah.
"Maksud kamu, kamu lagi ? " Medinah menggerakkan tangan nya kearah perut Hummairah.
"Sepertinya begitu " jawab Hummairah terbata
Medinah langsung sumringah dan memeluk Hummairah.
"Selamat ya Ra, aku senang sekali " Medinah sejenak melepas pelukannya. "Ayo kita harus memberitahukan berita gembira ini pada semua, terutama Kendra dan Kakek mereka pasti senang. "
Tapi, Hummairah menahan langkah Medinah.
"Me, jangan dulu lebih baik kita pastikan dulu kebenaran nya. Kasian mas Kendra kalau sampai ini hanya siklus ku yang tidak lancar. "
"Sebelumnya kamu udah pernah cek ? " tanya Medinah
Hummairah menggelang "Aku tidak berani Me " jawab Hummairah
"Kenapa, apa Kendra melarang kamu untuk hamil lagi ? "
"Bukan Me, malahan mas Kendra yang selalu menuntut agar aku hamil lagi " jawab Hummairah dengan wajah memerah.
Medinah tampak berpikir sejenak, kemudian Ia tersenyum pada Hummairah.
"Ayo Ra ikut aku " ajak Medinah yang menarik Hummairah untuk mengikutinya menuju ruang kerjanya.
Tiba disana Medinah tampak menarik laci dan mengambil sesuatu dan mengeluarkan kemudian memberikannya pada Hummairah.
"Pakai ini Ra "
Medinah memberikan sebuah tespack kepada Hummairah.
Hummairah menerima barang tersebut.
"Kamu tau kan cara menggunakannya, secara anak kamu udah dua "
Hummairah mengangguk.
"Ayo sekarang kamu coba tes sana "
Hummairah segera berjalan menuju kamar mandi yang berada di ruang kamar mandi.
Selang beberapa menit kemudian, Hummairah keluar dan memberikan alat tersebut pada Medinah.
__ADS_1
Medinah segera menunggu alat tersebut menunjukan hasilnya.
Hummairah menatap cemas pada Medinah.
Akhirnya muncul dua garis biru di alat tersebut, Medinah tersenyum sambil memeluk Hummairah.
"Selamat Ra, aku senang banget. " ujar Medinah
"Iya Me, terimakasih "
"Ayo, Ra kita segera memberitahu mereka kabar gembira ini. "
Medinah pun memimpin tangan Hummairah menuju ruang tengah menemui anggota keluarga.
Melihat kedatangan Hummairah Kirana segera menghampiri Ummi nya.
"Ummi " teriak Kirana
Balita itu berlari mendatangi sang Ibu, Hummairah lalu membawa putrinya dalam gendongan.
"Dengar semuanya, aku punya kabar gembira untuk kita semua " Medinah memberikan pengumuman.
"Berita gembira apa sayang " tanya Nanny
"Anggota keluarga kita akan bertambah satu orang "
"Siapa nak " tanya Mama
Medinah segera menarik tangan Hummairah.
"Semuanya, saat ini Hummairah sedang mengandung "
Semua terdiam, terlebih Kendra yang melongok menatap wajah istrinya.
"Maksudnya Hummairah hamil " tanya Papa
"Iya Om, ini buktinya. Barusan aku dan Hummairah melakukan tes " jelas Medinah
Semuanya bergerak menghampiri Medinah untuk melihat alat tes tersebut.
"Sayang, ini serius. Kamu hamil lagi ? " tanya Kendra tidak percaya
Hummairah hanya menganggukan kepalanya.
Kendra tersenyum kemudian menarik tubuh istrinya kedalam pelukannya.
Kendra menghadiahkan ciuman bertubi tubi pada wajah istrinya. Ia tak lagi memperdulikan keadaan sekelilingnya, Kendra amat bahagia mendengar kabar itu.
"Selamat ya Ken, aku turut bahagia "ucap Ilham
"Terimakasih Ham " Kendra memeluk Ilham.
"Setelah Kiano dan Kirana, kita akan mendapat maina baru lagi, rumah ini akan semakin ramai. Aku merasa beruntung sekali. " ucap Kakek tersenyum kepada Hummairah.
"Terimakasih sayang, kamu selalu memberi kebahagian pada keluarga ini " Mam memeluk Hummairah.
"Aku berharap kebahagian aka selalu menyertai keluarga kita " tambah Kakek
"Kami hanya tingga menunggu berita bahagia dari Ilham dan Medinah " ujar Nanny
Ilham terdiam menatap waja Medinah lirih, sedangkan Medinah hanya tersenyum.
Ilham berjalan mendekati Nanny dan merangkul bahunya.
"Sabar ya Ma, kami juga akan segera memberikan Mama kabar gembira nanti. " hibur Ilham.
Semua terdiam, Hummairah berjalan memeluk Medinah berniat untuk memberi semangat.
"Sabar ya, aku yakin suatu saat kamu juga akan memberi kabar gembira pada kami " hibur Hummairah
"Ham sepertinya kamu harus lebih giat lagi kedepannya " goda Kendra memecah kesunyian dan mengalihkan pembicaraan agar Medinah dan Ilham tidak larut dalam kesedihan.
__ADS_1
"Sebenarnya, tidak perlu berusaha giat lagi. Sebab aku udah..... "Medinah menggantung ucapannya
"Sudah apa Me ? " tanya Hummairah penasaran
"Iya Ra, aku juga lagi isi sekarang " jawab Medinah pelan
"Apa ? Maksud kamu, kamu lagi.... " Hummairah menggerakan tangan nya ke arah perut Medinah yang masih datar.
Medinah menganggukan kepala.
"Selamat ya Me, aku senang. " ucap Hummairah memeluk Medinah.
Anggota keluarga yang lain masih bingung dengan arah pembicaraan Medinah dan Hummairah.
"Kalian ngomongin apa si ? Seru banget kayaknya. " tanya Kendra
"Medinah mas, Medinah juga sedang mengandung " jawab Hummairah
Semua terdiam mencerna ucapan Hummairah.
"Maksud kamu, Medinah juga sedang hamil sayang ? " tanya Nanny
Hummairah menganggukan kapalanya penuh semangat.
Nanny berjalan perlahan mendekati Medinah.
"Sayang, benar apa yang dikatakan Hummairah. Kalau kamu hamil juga ? "
Medinah mengangguk perlahan dan menundukan kepalanya.
Nanny langsung menarik Medinah dalam pelukannya.
"Selamat sayang, Mama bahagia sekali mendengarnya. " Nanny mengeratkan pelukannya.
"Selamat juga untukmu Ham, kita akan sama sama menjadi Ayah nanti nya. Tapi aku lebih lebih senior dari kami, aku udah 3 hahahaaa... " gelak Kendra
Kakek juga berjalan mendekati Medinah dan Hummairah
"Selamat sayang, terimakasih telah memberi kecarian dirumah kami " ucap Kakek memeluk kedua cucu menantunya.
"Eh tapi, sejak kapan kamu tahu kalau kamu lagi hamil Me ?" tanya Hummairah heran
Semuanya pun kembali terdiam.
"Kemarin sebelum pulang dari Kanada aku sempat pusing, jadi iseng iseng aku tes sendiri pake tes pack yang selalu aku bawa. Eh gak tau nya positif, tapi untuk meyakinkan lagi aku juga udah periksa ke teman ku yang dokter kandungan juga. Alhamdulillah aku memang sedang hamil 9 minggu kemarin, dan sekarang menginjak minggu ke sepuluh. " jelas Medinah .
"Jadi kenapa kamu tidak memberitahu aku dear ? " tanya Ilham kesal
"Awalnya aku mau bilang saat disana, tapi aku putuskan untuk memberikan kamu kejutan untuk ultah kamu besok, tapi karena sekarang sudah tau semuanya gak jadi kejutan lagi deh " Medinah terkekeh
"Sudah yang penting kita harus merayakan kabar gembira ini, dengan liburan satu keluarga keluar negeri. " ucap Kakek
"Ide yang bagus Kek, aku kan belum pernah melakuan perjalanan keluarga bersama Hummairah. Anggap saja ini bulan madu kami yang tertunda " ujar Kendra
Seluruh keluarga merasa bahagia, terutama Hummairah Ia merasa beruntung dipertemukan dengan keluarga ini. Keluarga yang selalu menyayangi, dan melindunginya, selalu ada untuknya, selalu mendukungnya.
Hummairah selalu bersyukur dengan apa yang Ia miliki sekarang.
SELESAI
Hai... hai.... Aku Icha Mawik
Cerita ini udah berakhir ya...
kalau ada yang nanyain lanjutannya masih aku pikirin.
Terimakasih aku ucapkan untuk semua reader setia, terus kasi dukungan ya, agar CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEH naik rating lebih tinggi lagi.... Aamiin....
Salam sayang Author selalu...
I LOVE U ALL
__ADS_1
Author
Icha Mawik