
Hari ini Intan mendatangi kediaman keluarga Malik, Ia mendapatkan alamat rumah itu dari pihak kampus.
Ting.... Tong....
Tak lama seorang pelayan membuka pintu
" Maaf anda cari siapa ? "
" Saya sepupunya Hummairah, dari kampung. Hummairah nya ada ? "
" O..... Sepupunya nyonya, mari masuk "
Pelayan itu mempersilahkan Intan masuk, dan duduk .
" Sebentar saya akan memanggil nyonya. "
Intan mengangguk, kemudian si pelayan meninggalkan Intan sendirian di ruang tamu, Intan menatap sekelilingnya. Ia melihat beberapa photo yang besar terpampang di dinding rumah itu. Diantara photo itu terdapat photo keluarga yang berisikan anggota keluarga lengkap, termasuk Hummairah dan Kiano. Intan berfikir mungkin photo ini baru saja diambil. Ia menatap miris ke arah photo itu.
Tak lama kemudian nyonya rumah menemui tamu nya.
" Intan ? "
" Hai, Ra... Apa kabar ? "
" Alhamdulillah, aku baik. Kamu kok tau aku tinggal disini ? "
" Kamu kaget ya Ra ? Aku bisa tau itu tidak penting, yang penting aku kesini.... " Ucapan Intan terpotong karena kehadiran Kendra yang baru saja turun dari kamarnya dan bergegas berangkat ke kantor.
" Sayang, aku berangkat ya... Eh, ada Intan ? "
" Hai, Kak ? "
" Mau apa kamu kesini ? " Tanya Kendra ketus
" Aku mau mengambil sesuatu yang telah diambil seseorang dari ku. "
" Apa maksud kamu Intan ? " Tanya Hummairah bingung
" Jangan dengarkan sayang, wanita ini gila " terang Kendra
" Ya, aku memang gila. Aku gila karena kamu Kendra, apa kamu tau ? " Intan meninggikan suaranya.
" Sudah cukup, keluar dari sini " usir Kendra
" Tolong jelaskan semua ini, aku masih gak ngerti... Mas Kendra.... "
" Aku sudah bilang jangan di dengerin sayang.... Dia ini gila, sekarang keluar dari sini " Kendra menyeret Intan keluar, Intan berteriak dan hampir mengamuk. Membuat semua penghuni rumah terkejut dan berkumpul ke ruang depan.
" Ada apa ini ? " Tanya Kakek
Intan mendekati Kakek meminta perlindungan.
" Kakek aku mohon, selamatkan aku, Kendra ingin mengusir ku Kek " Ucap Intan
Kakek terheran merasa tidak mengenal Intan.
__ADS_1
" Kamu siapa ? Kenapa kamu memanggil saya Kakek ? "
" Aku Intan Kakek, anaknya Ardi dan Ratna. Sepupunya Hummairah, aku kemari ingin menjelaskan bahwa yang seharusnya menikah dan menjadi anggota keluarga ini itu aku bukan Hummairah. "
Semuanya terkejut.
" Apa maksud kamu ? " Tanya Kakek
" Kakek, ingatkan pertama kali ingin menjodohkan aku dan Kendra. Tapi karena Hummairah, gadis kampungan yang matre ini menjadikan keadaan Ayahnya sebagai senjata untuk meminta simpati dari kalian untuk bisa masuk kedalam keluarga ini "
" CUKUP INTAN...... Cukup, kamu sudah keterlaluan, kamu tidak tau apa apa tentang masalah ini " ucap Kendra menahan amarahnya.
" Aku benar Kendra, Hummairah yang sok polos ini telah membodohi keluarga ini. Dia mendatangi Ayah dan Ibu ku, membukuk mereka agar mereka membantu nya agar bisa menjadi bagian dari keluarga ini. Bahkan Dia rela dan mau menjadi istri dari Kakek kamu, supaya Dia bisa menguasai harta keluarga kalian. " Terang Intan panjang lebar.
Semua orang disana hanya diam, Hummairah tak kuasa lagi menahan air matanya. Ia menangis dalam diam, dan menatap satu persatu anggota keluarga itu.
" Untuk itu aku kesini, aku ingin membuka mata keluarga ini supaya kalian tau siapa perempuan sok suci berwajah polos ini. Ini semua hanya topeng, jilbabnya ini hanya kedok untuk menutupi keburukan nya. " Intan berhenti sejenak, kemudian melanjutkannya.
" Itu, anak itu apa kamu tidak curiga Kendra. Apa benar anak itu anak kamu ? Darah daging kamu ? "
Tiba tiba
Plaakk.....
Terdengar suara tamparan keras menggema di ruangan itu.
" Apa kamu sudah puas ? " Tanya Kakek
Intan mengusap pipinya, Ia tak percaya Kakek menampar nya.
Semua masih tak percaya apa yang telah Kakek lakukan.
" Kakek aku... " perkataan Intan terpotong
" Cukup, Aku ucapkan terimakasih padamu telah membuka mata ku. Aku meras beruntung karena kamu telah menyadarkan kami semua tentang siapa Hummairah sebenarnya. "
Semua tercengang dengan perkataan Kakek, termasuk Hummairah.
" Terimakasih padamu, dengan begini keluarga kami memang tidak salah memilih gadis untuk kami jadikan menantu. Tapi asal kamu tau, kami beruntung mendapatkan menantu seperti Hummairah. Tentang cerita Hummairah memanfaatkan keadaan Ayahnya, itu hanya aku dan Hummairah yang tau kebenaran ceritanya. " Jelas juragan Malik panjang lebar.
" Sekarang aku minta kamu pergi dari sini, tinggalkan rumah ini dengan cara baik baik. Atau dengan cara kasar. " Ancam Kakek
" Tapi Kek, apa yang aku bilang itu semuanya itu benar....
"Satu lagi.... Jangan panggil aku Kakek, karena kamu bukan siapa siapa "
" Tapi..... " ucapan Intan terpotong oleh Kendra yang menyeretnya keluar dari rumah.
Intan berteriak histeris.
" Satpam.... Satpaaaaam.... "
Satpam segera manghampiri majikannya.
" Perhatikan baik baik wajah wanita ini, jangan biarkan Dia masuk lagi kerumah ini " Kendra melempar Intan ketangn Satpam.
__ADS_1
" Kendra aku akan datang lagi, aku akan mengambil semua yang kini di miliki Hummairah. Akan aku rebut kembali. " Intan berteriak sekuat nya.
Didalam rumah, semua orang kini sedang menghibur Hummairah..
" Sudahlah sayang, dengarkan Mama, apa pun yang terjadi kamu tetap bagian dari keluarga ini, kamu anak Mama dan Papa, putri kami semua. Kami semua menyayangi kamu. " Hibur Mama
Mama memeluk Hummairah dengan hangat begitu pula Nanny, Kakek tersenyum melihat keluarganya yang saling menyayangi.
Kendra terharu melihat pemandangan diharapkannya.
" Mas.... " Hummairah menatap wajah suaminya
Kendra mendekati istrinya dan menariknya kedalam pelukan.
" Semuanya akan baik baik saja, kami semua ada untuk kamu.. " Kendra mengecup puncak kepala istrinya.
" Bawa Hummairah kekamar nya, biarkan Dia istirahat. " Ucap Kakek
" Baik Kek... " Jawab Kendra.
Kendra menutun tubuh istrinya ke lantai atas menuju kamar mereka.
Sesampainya di kamar
" Berbaringlah.... Aku akan disini jagain kamu " ucap Kendra
" Kamu tidak ngantor ?
" Ada Ifan yang akan menghandle semuanya."
Kendra melepas jas dan dasi nya, kemudian membuka kancing kemeja nya melipat lengan kemejanya sampai siku.
Kendra tampak tampan dan gagah.
Hummairah melepas jilbabnya, karena berada dikamar bersama suaminya.
Kendra mendekati Hummairah.
" Tidur lah, atau mau tidur sambil ku peluk ? "
Hummairah mengangguk dan tersenyum. Kendra naik ke atas ranjang dan berbaring di sebelah istrinya, kemudian memeluknya.Tak lupa membisikkan kata kata mesra.
" Apa pun yabg terjadi, kamu adalah bagian dari keluarga ini. Sekarang kamu tak sendiri, selain Ayah Kamu punya Mama, Papa, Nanny, dan Kakek yang selalu menyayangi kamu. Dan aku, aku akan selalu ada untuk kamu, yang akan selalu menjaga dan melindungi kamu. " Ucap Kendra.
Hummairah mengeratkan pelukan nya dan Kendra semakin memperdalam pelukan nya.
Intan kembali ke kediamannya, Ia mengamuk kembali,
" aku bersumpah cepat atau lambat kamu akan jadi milik ku Kendra, aku bersumpah....
*bersambung
jangan lupa kasi lima tanda bintang dan vote yang banyak...
terimakasih
__ADS_1
LOVE U*