CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
150.


__ADS_3

Kayla menggerakan sedikit tubuhnya, rasa ngilu dan perih menjalar diseluruh tubuhnya. Ia melihat disampingnya Kai Zhou masih terlelap dengan pulas disampingnya.


Perlahan Kayla berajak dari ranjang dan berjalan masuk ke kamar mandi.


Setelah selesai membersihkan diri, Kayla pun keluar dari kamar mandi. Kayla terkejut mendapati Kai Zhou telah duduk di tepi ranjang, dan masih bertelanjang dada. Kayla melewatinya dan berjalan menuju lemari pakaian, Kai Zhou pun hanya diam memperhatian gerak gerik Kayla.


Setelah berpakaian Kayla pun menuju dapur mini di apartemennya untuk membuat sarapan.


Kayla mulai menikmati sarapannya, sesaat kemudian Kai Zhou muncul dari kamar dan menghampiri Kayla.


"Aku lapar, mana sarapan ku." tanya Kai Zhou.


Kayla pun beranjak kembali, setelah membuatkan beberapa sandwich dan segelas susu hangat untuk Kai Zhou dan meletakan nya di hadapan Kai Zhou. Kayla pun beranjak pergi meninggalkan Kai Zhou sendiri di meja makan.


Kayla pun bersiap akan berangkat ke kantor.


"Kamu mau kemana?" tanya Kai Zhou.


"Kamu tidak liat aku udah rapi begini." jawab Kayla menunjukan pakaian yang ia gunakan adalah pakaian kantor.


"Aku akan mengantar mu." Kai Zhou pun memakai pakaiannya.


"Tidak perlu, aku bisa naik taxi kesana. Lagi pula aku tidak mau ada omongan tidan sedap menghampiri ku saat aku tiba di kantor nanti." Kayla membuka pintu, tapi kemudian KaiZhou menarik lengannya.


"Aku bilang pergi sama aku ya pergi, kamu udah berani bantah ucapan aku. Kamu gak kapok aku pukul terus huh..." Kai Zhou mulai berang.


Kayla menghempasakank tangan Kai Zhou.


"Kamu mau pukul aku lagi, pukul sini, pukul. Aku tidak akan takut lagi, aku udah muak dengan tingkah mu dna sikap arogan mu." Kayla pun berlari keluar apartemen dan berangkat ke kantor, dan meninggalkan Kai Zhou sendiri yang kesal di dalam apartemen.


...


Tiba di kantor, semua mata tertuju sini pada Kayla, ada juga beberapa diantara mereka yang tertawa. Kayla mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres.


Kayla pun duduk di mejanya, dan segera menghampiri teman baiknya.


"Yukari, bisa kita bicara?" tanya Kayla.


Yukari memperhatikan sekitarnya, kemudian mengangguk saat situasi aman.


"Ada apa?" tanya Yukari.


"Ada ap ini, mengapa semua orang melihatku seperti itu."


"Kay, kamh tidak tau gosip yang beredar?"


"Gosip apa?"


"Kalau kamu udah main sama GM Kai Zhou putra utama keluarga Yan."

__ADS_1


Kayla menggelengkan kepalanya.


"Aku juga tau pagi ini, mereka bilang kamu merayu Tuan Kai Zhou dan kalian juga memiliki hubungan spesial."


"Ya kami memang memiliki hubungan spesial, tapi aku tidak merayu nya Yukari."


"Entahlah aku juga tidak tau pasti, yang jelas mereka bilang bahwa kamu juga naik ke ranjang Tuan Kai Zhou untuk mempermudah karir kamu." lanjut Yukari.


"Tapi ceritanya gak seperti itu, aku harus menemui Kai Zhou, dan meminta dia mengklarifikasi semuanya."


"Waah... lihat siapa ini, oh mainannya Tuan Kai Zhou." ucap salah satu staff kantor.


Kayla masih tidak memperdulikan ucapannya dan memilih lari dan menghindar.


"Mau kemana, kamu mau lapor sama GM ?"


"Bukan urusan mu." Kayla kembali melangkah meninggalkan mereka. Kayla pergi menemui Kai Zhou diruangan nya, tapi langkahnya terhenti saat melihat Nyonya Yan juga berada disana. Kayla segera memutar langkahnya, ia tidak mau bertemu dengan Nyonya Yan untuk saat ini, disini. Jika itu terjadi maka kericuhan gosip yang sedang beredar maka akan semakin menyebar luas.


Kayla pun memilih menghindar dari mereka, tapi terlambat Nyonya Yan telah melihat Kayla terlebih dahulu dan segera memanggilnya masuk kedalam ruangan Kai Zhou.


"Kayla, temui aku diruangan sekarang juga." serunya dengan suara tinggi.


Kayla pun kembali memutar langkahnya, dan berjalan kearah mereka.


Saat Kayla tiba didalam ruangan Kai Zhou, Nyonya Yan langsung melempari Kayla dengan amplop berisi photo-photo kemesraannya bersama Kai Zhou.


"Ini..." Kayla tidak bisa melanjutkan kata-katanya, karena setelahnya sebuah tamparan keras mendarat kembali diwajahnya. Panas terasa diwajah Kayla, cairan bening mata pun mulai menganak dan tidak bisa lagi ia bendung.


Kayla menatap wajah Nyonya Yan, serta Kai Zhou dan beberapa orang asisten dari Nyonya Yan.


Mata Nyonya Yan mengkilat merah, penuh dengan amarah seperti siap menerkam dan menghabisi Kayla.


"Apa ini? mengapa sampai ada gosip tentang kalian di kantor." Hardik Nyonya Yan.


"Bukan aku yang melakukannya Ma, Mama tau sendiri aku tidak mungkin seperti itu." ucap Kai Zhou membela diri. "Mungkin Kayla yang ngelakuin semua ini Ma, dia sengaja mau bikin malu perusahaan kita Ma."


Kayla tersenyum getir mendengar penuturan Kai Zhou.


Kayla tidak berbicara sedikit pun, ia hanya mendengar dan menerima perlakuan Nyonya Yan. Tapi Kayla sangat tidak menduga jika Kai Zhou akan bersikap seperti ini jika didepan Ibunya.


"Apa kalian sudah selesai?" tanya Kayla.


Nyonya Yan dan Kai Zhou terkejut mendengar ucapan Kayla.


"Kau...." Nyonya Yan menunjuk Kayla.


"Jika kalian sudah selesai, aku akan kembali bekerja." Kayla berjalan keluar meninggalkan Ibu dan anak itu didalam ruangannya.


....

__ADS_1


Kendra telah kembali kerumah nya, ia disambut dengan senyum manis milik istrinya.


Kendra memeluk istrinya. "Aku kangen kamu Mi." ucap Kendra saat memeluk istrinya.


"Iya, aku tau." balas Hummairah kemudian melepas pelukannya.


"Masuk dulu, kita bicara didalam." ajak Hummairah menggandeng tangan suaminya kedalam.


Kendra merebahkan tubuhnya di sofa ruang tengah.


"Gimana kabar mereka disana Mas?" tanya Hummairah.


"Mereka baik-baik aja semua sayang, apa lagi si kembar mereka telah tumbuh menjadi remaja yang tampan. Dan apa kamu tau, Medinah dan Jessica sedang hamil."


"Oh ya! Waah, senangnya. Mereka pasti senang ya Mas, apa lagi si kembar. Mereka kan sudah lama sekali pengen punya adik." tutur Hummairah.


"Mereka sangat antusias dengan kehamilan Mamanya, dan Ilham juga sangat over protektif terhadap kehamilan kedua Medinah."


"Kenapa Mas?"


"Medinah harus istirahat total dan tidak boleh melakukan pekerjaan apa pun. Dan Medinah juga lebih manja, seperti kamu saat hamil Kirana kemarin." Kendra meletakan kepalanya dipundak sang istri.


"Kamu istirahat dulu, aku mau siapin makan malam." Hummairah beranjak, tapi Kendra menahannya.


"Jangan." tahan Kendra.


"Kenapa?"


"Aku pengen dinner sama kamu, udah lama kita gak pernah keluar makan malam." ucap Kendra.


"Baiklah." Hummairah kembali duduk. "Jadi kita akan makan ke restoran mana malam ini?" tanya Hummairah.


"Kita akan makan di restoran di hotel baru kita, sekalian kita juga akan menginap disana. Hitung-hitung honeymoon kita yang kesekian kalinya." Kendra tersenyum nakal sembari mengangkat kedua alisnya.


Hummairah hanya menggelengkan kan kepalanya, tapi tidak bisa menolak kemauan sang suami.


Bersambung.


Segini dulu ya...


author nya lagi sibuk mau Idul Adha...


Dan author juga cuma bisa ngasi yang ringan-ringan dulu, sebagai penyegar otak yang emosi karena Kayla hahaaaa...


tetap selalu tinggalin jejak Like, Komen di tiap epsnya, Vote dan Boom Lima Bintang Rate.


author ucapkan terimakasih banyaaak...


salam sayang author selalu

__ADS_1


I LOVE U ALL


__ADS_2