
Ilham dan Kendra masih menunggu di depan ruang operasi. Tak lama kemudian ponsel Kendra berdering, panggilan dari sang istri.
" Ya, sayang " Jawab Kendra
" .... "
" Aku lagi dirumah sakit "
" ..... "
" Sayang, aku gak apa apa. Aku sehat, " Belum Kendra sempat melanjutkan kalimatnya
" .... "
" Baiklah, iya sayang " Kendra menutup telponnya.
" Hummairah yang menelpon ? " Tanya Ilham
Kendra mengangguk.
." Kendra, lebih baik kamu pulang. Kasihan nanti istri mu cemas, Dia baru pulih dari sakit dan Dia juga sedang hamil. Jadi kamu harus benar benar menjaganya " Ucap Ilham kepada Kendra
" Kamu tidak perlu teman disini ? Tanya Kendra.
Ilham mengangguk.
" Baiklah, aku akan pulang. Nanti aku akan menyuruh pelayan untuk mengantarkan pakaian dan makan malam. "
Ilham hanya kembali menganggukkan kepalanya. Kendra beranjak dari duduknya berjalan kearah Ilham, sambil menepuk pundaknya. Kendra pulang kerumah, karena istrinya sudah menunggunya
Tiba dirumah Kendra disambut Mama dan yang lain.
" Kamu dari mana aja sayang ? " Tanya Mama " Istri kamu cemas nanyain kamu "
" Kendra menemani Ilham dirumah sakit Ma, " Jawab Kendra.
" Ilham sakit ?" Tanya Nanny
" Bukan Ilham yang sakit Nanny. Tapi, Medinah. "
" Medinah ? Maksudnya Dokter Medinah ? " Tanya Cristien menyahut
" Iya, Dia mengalami kecelakaan "Jawab Kendra
" Kecelakaan bagaimana maksud kamu ? " Tanya Nanny cemas
" Mobilnya ditabrak orang Nanny "
" Bagaimana keadaannya sekarang ? " Nanny makin cemas
" Tadi waktu Kendra pulang, Ilham masih menunggu di depan ruang operasi "
" Separah itu Kendra ? " Tanya Kakek lagi
" Mobilnya bagian belakangnya nyaris hancur Kek, dan menurut pengakuan saksi sekitar. Medinah itu terjepit. " Cerita Kendra
" Kasihan anak itu, Nanny akan menjenguknya " Nanny akan beranjak
" Besok saja Nanny, tadi Ilham pesan kalau mau jenguk besok saja. Waktunya lebih panjang, lagi pula sekarang sudah malam. " Kendra menjelaskan
Semua mengangguk mengerti.
" Dimana Hummairah ? " Kendra teringat dengan istrinya
" Ada dikamar, tadi katanya pusing. Mungkin bawaan hamil, jadis sering pusing. Dan Dia juga muntah tadi, makan sedikit sekali. " Jelas Mama
Kendra terdiam mendengar cerita dari sang Mama.
" Kendra keatas dulu ya, mau mandi "
" Iya sayang, istirahatlah. " Jawab Mama
Kendra pun berjalan menuju kamarnya.
Ia membuka pintu kamar perlahan, Ia masuk nyaris tanpa suara. Ia tak mengganggu yang terlelap.
__ADS_1
Kendra mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi, untuk membersihkan diri.
Kendra keluar dari kamar mandi, dan segera mengambil piyama tidurnya. Saat Ia kembalikan badannya, Ia melihat Hummairah telah terbangun dan duduk diatas tempat tidur.
" Kamu udah pulang ? " Hummairah bertanya
" Iya, " Jawab Kendra singkat
" Tadi katanya dari rumah sakit, siapa yang sakit ? "
" Medinah, Dia kecelakaan mobil "
" Haaah, apa ? Tapi Dia gak apa apa kan ? Cemas
" Masih belum tahu, soal nya tadi aku pulang Dia masih diruang operasi. "
" Tapi Kak Ilham tahu kan ? "
" Iya, Ilham yang menemani nya sekarang
" Kamu udah makan ? " Tanya Hummairah pada suaminya
" Sudah. Kamu sendiri bagaimana, sudah makan ? "
Hummairah menggeleng
" Tidak lapar " Jawab nya singkat " Kemari " Ucap Hummairah kepada Kendra
" Kenapa ? " Bingung
" kesini "
" Iya aku pakai baju dulu "
" Jangan. " Suara Hummairah hampir berteriak " Jangan pake baju, cepat mendekat kesini " Perintah Hummairah
Kendra akhirnya mendekati istrinya.
" Naik "
Kendra hanya bisa menurut
" Aku mau tidur dipeluk kamu, tapi kamu jangan pake baju" Ucap Hummairah manja.
Kendra terbelalak, mendengar penjelasan istrinya, Ia segera membenamkan tubuh Hummairah didadanya.
" Apa ini pengaruh hormon kehamilan ? "Tanya Kendra
" Tidak tau " Hummairah menghirup dalam dalam aroma tubuh Kendra
" Mama bilang, kalau wanita lagi hamil permintaannya aneh aneh. "
" Maksud nya "
" Ya kayak kamu gini " Kendra membelai rambut istrinya, Hummairah semakin mengeratkan pelukannya.
" Aku mau nanya, boleh ? " Tanya Kendra
" Apa ? "
" Waktu kamu hamil Kiano, kamu ada kepengen sesuatu yang tidak kesampaian ? "
" Ada "
" Apa " Tanya Kendra
" Pengen ketemu kamu, tapi gak berani ngomong ke Kakek. Lagi pula kita kan terpisah jarak dan juga waktu, aku diluar negeri, kamu disini. "
Kendra menatap lekat wajah istrinya, Ia mencium kening Hummairah.
" Makanya waktu Kiano lahir aku sempat marah, "
" Marah kenapa ? "
" Mama bilang wajah Kiano sangat mirip sama kamu, kan yang hamil aku, yang ngelahirin aku juga. Tapi kenapa lahir jadi mirip kamu ?"
__ADS_1
Kendra tersenyum mendengar cerita. Ia mengingat kejadian dimasa lalu yang membuatnya harus terpisah dari anak dan istrinya
" Aku janji, aku tidak akan membuat kita berjauhan lagi. Kau akan jadi suami siaga yang 24 jam selalu sedia setiap kamu butuh. " Janji Kendra " Aku akan menebus kesalahan ku terdahulu "
Hummairah tersenyum, Kendra mengecup bibir ranum istrinya.
kecupan itu berhenti sejenak, Kendra mengusap bibir basah istrinya dengan jarinya.
Kemudian kembali memperdalam ciumannya, ketika nafas mereka tersengal, Kendra melepas ciuman itu. Ia tersenyum dan mengecup kening Hummairah.
" Sudah malam, ayo tidur. Kamu harus lebuh banyak istirahat. " Kendra tersenyum
Hummairah tersenyum dan kembali masuk kedalam pelukan Kendra.
Kendra menarik selimut untuk mereka, memeluk istrinya dan memejamkan mata
nya.
Medinah perlahan membuka matanya, Ia melihat sekeliling. Medinah belum bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Saat Ia mengitari ruangan dimana Dia berada, Ia melihat seseorang yang tertidur disamping ranjangnya, dengan menundukkan wajahnya. Tapi tangan itu menggenggam tangannya.
" Ilham " Ucap Medinah pelan
Medinah perlahan menarik tangannya, tapi malah membuat Ilham terbangun.
Ilham berusaha mengumpulkan kesadarannya.
" Kamu sudah sadar ? "
Medinah hanya tersenyum
" Kamu mai sesuatu ? " Tanya Ilham
Medinah mengangguk. Dengan perlahan Medinah berkata seperti berbisik
" Minum " Hampir tak terdengar
" Kamu mau minum ? "
Medinah tersenyum. Ilham beranjak dari duduknya dan mengambil air diatas meja nakas, dan mengambil sedotan.
Ilham memberikan kepada Medinah secara perlahan.
" Apa kau baik baik saja ? "
" Ya, aku baik " Jawabnya dengan suara parau
" Istirahatlah, aku akan menemani mu disini " Ilham mengusap kepala Medinah.
Tak lama keluarga Malik tiba di ruany Medinah
" Assalammu'alaikum " Ucap mereka serentak
" Waalaikumsalam " Jawab Kendra
Mereka semua masuk dan mendekati Medinah, terutama Nanny yang begitu khawatir.
" Apa yang terjadi sayang, mengapa kamu bisa seperti ini ? " Tanya Nanny
" Mobilnya ditabrak dengan sengaja Nanny. Medinah mengalami kak kanan patah, tangan kiri retak, rusuk retak sebelah kanan, dan ada cidera ringan dikepala dan leher. " Ilham menjelaskan
Semua terkejut
" Tapi Dia akan segera sembuh kan ? " Tanya Nanny
" Ia harus menjalani pengobatan dan beberapa terapi, Dia akan sembuh. "
" Bagaimana kronologi keadaannya ? " Tanya Kakek
" Menurut penyelidikan polisi, kecelakaan itu seperti sengaja. "
" Disengaja bagaimana maksud kamu ? " Tanya Nanny
" Mendengar cerita dari warga sekitar, Medinah ditabrak dari belakang. Mobilnya didorong dengan kecepatan tinggi, tapi untungnya Medinah sempat membanting stir nya kekanan dan menabrakkan diri. Kalau Medinah tidak melakukan itu, akan berakibat fatal untuk Medinah sendiri. " Ilham menjelaskan.
" Tapi, siapa yang sengaja melakukan ini ? Sedangkan Medinah disini cuma mengenal keluarga kita " Pikir Nanny
__ADS_1
" Itu yang masih diselidiki polisi. "
bersambung