CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
63


__ADS_3

Ting.... Tong....


" Kamu lanjutkan saja, biar saya yang membuka pintu. " Hummairah berjalan menuju pintu.


Ceklek....


" Viktor ? "


" Selamat pagi Kakak Ipar, boleh masuk ? "


" Masuklah... " Hummairah memberi jalan untuk Viktor.


" Kiano dimana Kak ? "


" Ada, di dalam. Ayo.... " Hummairah dan Viktor menuju ruang makan.


" Hai.... tampan ! " Seru Viktor kepada Kiano. "


Hai... " Viktor juga menyapa Sakinah.


Hanya di balas Sakinah dengan senyum.


Terlihat ada kecanggungan diantara mereka.


" Ayo duduk Vik. " Ucap Hummairah. Viktor duduk didepan Sakinah yang sedari tadi masih diam. " Kamu sudah sarapan ? " Viktor menggeleng. " Ayo ikut sarapan, Sakinah tolong bawakan Viktor makanan. " Perintah Hummairah


Sakinah menggeser kursi dan berdiri.


Ia menuang nasi goreng buatannya kedalam piring Viktor.


Viktor segera menyantap makanannya.


Setelah itu Sakinah bergegas pergi dari ruang makan.


Hummairah sadar akan ada sesuatu diantara mereka.


" Apa kalian ada masalah ? " Tanya Hummairah tiba tiba.


Viktor membulatkan matanya, kemudian mengangguk.


"Apa yang terjadi ? "


Viktor terdiam semakin menundukkan kepalanya.


" Baiklah, habiskan makanan mu. " Hummairah akan pergi meninggalkan ruang makan, tapi Viktor buka suara


" Kemarin dia gak sengaja bercerita tentang masalah penyebab Kakak Ipar meninggalkan rumah. " Viktor mulai bercerita awal permasalahan mereka.


Hummairah mengangguk dan tersenyum tanda mengerti.


" Aku minta maaf Kak, aku gak bermaksud.... "


" Sudah tidak apa apa... Sekarang cepat selesaikan masalah kalian. "


" Bagaimana caranya Kak, Dia aja tidak mau bicara pada ku. "


" Tenang, saya punya rencana. "


Ucap Hummairah tersenyum.


Ia segera menghampiri Sakinah yang sedang bermain bersama Kiano.


" Nah, bisa minta tolong ? " Hummairah pada Sakinah


" Iya, Nyonya "


" Saya, akan keluar sebentar. Bisa kamu bawa Kiano bermain keluar ? "


" Baik Nyonya. " Sakinah segera mengganti pakaian Kiano.


" Sudah Nyonya, kami berangkat dulu ya "


" Tunggu Nah, " Ucap Hummairah


" Iya Nyonya ? "


" Kamu pergi nya bersama Viktor. " Ucap Hummairah tersenyum.


Sakinah tercengang,


" Maksud Nyonya ? "


" Iya, kamu perginya bersama Viktor juga. "


" Tapi Nyonya,,, "

__ADS_1


" Sudah, tidak apa apa, kalau kamu perginya sama Viktor saya tidak khawatir. " Ucap Hummairah tersenyum.


Sakinah hanya bisa mengehela nafas panjang. Ia tak berani membantah perkataan majikannya.


" Baiklah, Nyonya.... " Dengan langkah gontai Sakinah berjalan keluar dari apartemen.


Viktor mengedipkan matanya dan tersenyum. Hummairah membalasnya dengan mengacungi jempolnya dan tersenyum.


Hummairah menutup pintu apartemen kembali. Dan berjalan menuju kamarnya untuk mengerjakan pekerjaan kantornya.


Setelah kurang lebih tiga bulan Kendra pergi keluar negeri, hari ini Ia kembali. Tapi, Ia tak langsung pulang kerumah.


Ia pulang k apartemen Hummairah untuk menemui anak dan istrinya.


Ting.... Tong....


Sakinah bergegas membuka pintu.


" Tuan Muda !! " Ucap Sakinah terkejut.


Kendra tersenyum.


" Masuk Tuan... "


Kendra berjalan masuk.


" Siapa Nah ?? " Tanya Hummairah pada asistennya.


" Assalamualaikum... " Ucap Kendra


" Waalaikumsalam... " Jawab Hummairah sambil membulatkan matanya. " Kamu.... "


" Iya sayang, ini aku. "


Sakinah segera meninggalkan kedua majikannya.


Hummairah masih tak bergerak dari posisinya semula.


Ia masih terkejut melihat sosok Kendra yang berada di depannya.


" Kau tak ingin memeluk ku ? " Tanya Kendra.


Hummairah menggelengkan kepalanya.


" Menyedihkan sekali, padahal selama disana aku sangat merindukan mu. " Ucap Kendra menundukkan kepalanya seolah olah bersedih.


" Hei, apa aku menemui keluarga ku itu salah ? "


" Bukan begitu.... Kamu udah nemuin Kakek ? "


Kendra mendekati Hummairah,kemudian menatap wajahnya. Ia mengelus pipi dan mengusap bibir istrinya.


" Kamu merindukan ku ? " Tanya Kendra.


Hummairah terdiam.


" Aku kangen banget sama kamu. Boleh aku peluk kamu ? " Tanya Kendra


Hummairah menatap wajah Kendra. Hummairah tersenyum dan mengangguk pelan. Belum selesai Hummairah menganggukkan kepalanya, Kendra dengan cepat memeluk tubuh Hummairah. Kendra mendekapnya erat dan menghirup aroma tubuh istrinya.


Hummairah membalas pelukan Kendra, Kendra menenggelamkan kepala istrinya didada nya.


Kemudian sesekali mengecup puncak kepala Hummairah.


" Kamu belum pulang ke mansion ? " Ucap Hummairah masih berada di pelukan Kendra.


Kendra hanya bisa menjawab dengan dengan deheman...


Kendra benar benar menikmati waktunya memeluk tubuh Hummairah.


Hummairah mulai mengendurkan pelukan nya dan melepas pelukan dan dudukbdi sofa.


Kendra masih memeluk pinggang Hummairah dengan posesif.


" Cerita sama aku, kapan kamu sampai di Indonesia ? " Tanya Hummairah


" Pagi tadi, dari bandara aku langsung kemari. Karena aku tidak sabar melihat wajah anak dan istri ku. " Kendra kembali mengusap lembut wajah Hummairah. " Dimana Kiano ? "


" Dikamar nya bersama Sakinah, sebentar aku panggil kan. " Hummairah beranjak dari duduknya menuju kamar putranya.


Kendra mengikuti Hummairah dari belakang, Hummairah mengetuk dan membuka pintu.


" Assalamualaikum.... Sayang. "


" Ummi... " Ucap Kiano sambil berlari kedalam pelukan Ibunya.

__ADS_1


" Daddy tidak dapat pelukan ? " Ucap Kendra yang berada di belakang Hummairah.


Kiano turun dari gendongan Ibunya, dan beranjak ke pelukan Ayahnya.


" Daddy.... " Kiano tiba tiba menangis dalan pelukan Ayahnya.


Sakinah meninggalkan majikannya dikamar.


Hummairah terharu melihat pemandangan di hadapannya. Sekarang Ia tahu kalau selama putranya sangat merindukan Ayahnya.


" Hei.... Kenapa ? Anak Daddy yang tampan ini menangis ? ".... Tanya Kendra pada putranya.


" Aku kangen sama Daddy..... Huhuhu...... " Kiano terisak dalan tangisnya.


Kendra kembali memeluk dan mencium putranya dengan sayang.


" Daddy janji, Daddy gak akan kemana mana lagi. Daddy akak selalu ada untuk kamu dan Ummi. " Hibur Kendra


" Daddy janji ? " Kiano mengeluarkan jari kelingking nya, dan Kendra melingkarkan kelingking nya juga.


" Daddy berjanji. " Kendra kembali memeluk putranya. " " disini bersama kalian. "


Hummairah terkejut dengan pernyataan Kendra. Kendra menatap Hummairah.


" Boleh ya Mi.... " Ucap Kiano memohon.


Hummairah tak bisa berkata kata melihat mata memohon dari Kiano.


Dengan senyuman Hummairah menganggukkan kepalanya.


Kendra memandang wajah Hummairah dengan berseri.


" Terimakasih... " Ucapnya


Kendra mengulurkan tangannya agar Hummairah duduk disampingnya. Hummairah pun menyambut tangan yang terulur itu dan duduk di samping suami dan putranya.


Tanpa mereka sadari Sakinah terharu melihat pemandangan di depannya, Ia berharap keluarga majikannya mendapatkan kebahagiaan.


" Tante, mengapa Kendra belum sampai ya. " Gerutu Olivia pada Cristien


" Memangnya Kendra akan pulang hari ini ? " Jawab Cristien santai dan masih asyik memoles wajahnya didepan cermin.


" Iya, Tante. Salah satu staf nya itu, orang suruhan aku. Dia melapor kalau Kendra sudah pulang ke Indonesia, dangan penerbangan pagi tadi. Ini sudah lepas jam makan siang, kenapa belum sampai juga yaa ?? " Olivia kembali mengerutu.


" Tenang saja Oliv, mungkin Kendra langsung ke kantornya. Dia kan baru saja pulang dari Singapura, untuk menyelesaikan masalah perusahaan. Jadi mungkin saja Dia lagi meeting. " Jelas Cristien panjang lebar.


Tiba tiba Vans masuk dan bergabung bersama mereka.


" Wajahmu kenapa sayang ? " Tanya Vans pada Olivia. " Kau kelihatan jelek kalau wajah mu kau tekuk begitu... " Kelakar Vans mengejek Olivia


" Diam kau, ini bukan urusan mu. " Jawab Olivia


Vans terus tertawa dan Olivia semakin kesal


" Sudahlah Vans, jangan membuat ulah. Olivia begitu karena sampai sekarang Kendra belum juga pulang kerumah. " Terang Cristien


" Memangnya Kendra udah pulang ? " Tanya Vans


" Sudah, aku mengirim mata mata untuk Kendra disana. Makanya aku tau kalau dia sudah pulang. " Jelas Olivia.


" Waah, sepertinya kau sangat mencintainya. " Vans kembali menggoda Olivia.


" Tentu saja aku sangat mencintainya, " Ucap Olivia mulai kesal karena Vans yang selalu mengejeknya.


" Benarkah... Bukan karena hartanya kan ? " Vans kembali mengejek Olivia


" Kauu.... !!! Olivia kali ini benar benar kesal. Dan berlalu keluar dari kamar Cristien.


*Bersambung


Maaf telat author nya lagi berada di zona krisis sinyal.


tetap author minta VOTE


Like dan


Boom Bintang Lima


sebagai gantinya author kasih visual nya Viktor dan Sakinah I LOVE U ALL




__ADS_1



*


__ADS_2