
Waktu menunjukan pukul 04 : 00 WIB, Hummairah telah beranjak dari tidurnya dan bergegas ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap menunaikan kewajibannya. Ia kembali sibuk di dapur menyiapkan sarapan untuk keluarganya. Tak lama kemudian Kendra masuk ke dapur.
" Sayang, hari ini aku sarapannya kamu bikinin aku sandwich ya "
" Iya, "
Hummairah segera menyiapkan bahannya dan mulai membuat pesanan sang suami.
Setelah selesai Ia menatanya di meja.
Setelah sarapan Hummairah berencana kepasar untuk membeli oleh oleh untuk Kakek, Nanny, Mama, dan Papa.
" Mas, hari ini aku titip Kiao ya, aku mau kepasar mau beli oleh oleh untuk Kakek dan yang lainnya. "
" Iya, tapi jangan lama ya. Aku suka bingung kalau Kiano rewel "
" Tenang, nanti aku kasi ASI dulu Jadi bisa tenang ninggalinnya. "
" Iya..... Kamu yakin bisa pergi sendiri ? "
" Bisa.... "
Kendra melanjutkan makan nya.Hummairah segera berkemas untuk pergi kepasar, setelah memberikan Kiano ASI Hummairah berangkat kepasar sendiri.
Tiba dipasar Hummairah memilih milah barang yang akan di beli, ketika sedang asyik memilih Hummairah tak sengaja menabrak seseorang.
" Maaf, saya tidak sengaja. " ucap Hummairah meminta maaf. Tapi orang itu hanya diam menatap Hummairah.
" Hummairah..... "
Hummairah kaget dan segera mengangkat kepala nya dan tersenyum
" Bilal... "
" Assalamualaikum, Ra " Bilal menangkup kan tangannya
" Waalaikumsalam, Bil " Hummairah juga melakukan hal yang sama.
" Apa kabar Ra ? "
" Aku baik, kamu sendiri gimana ? Kapan pulang kesini ? "
" Kemarin Ra, Kamu sendiri ? "
" Kebetulan lagi libur kuliah, jadi pulang sekalian jenguk Ayah."
" Kamu kuliah lagi Ra ?
" Iya, alhamdulillah dapat kesempatan kenapa gak di gunakan. "
Pada saat Hummairah dan Bilal asyik bercengkrama sepasang mata memandang mereka dengan senyum jahatnya.
Di rumah Hummairah, Kendra sedang menemani Kiano bermain diteras rumah. Tak lama seseorang menghampiri mereka.
" Hai Kak, " Sapa Intan
__ADS_1
Kendra hanya melirik tidak suke kepada Intan, tanpa di suruh Intan menghampiri Kiano dan bermain bersama.
" Kita kayak satu keluarga ya kak, kamu Daddy nya, Kiano anaknya, dan aku Mommy nya. "
" Tapi, sayangnya kamu bukan siapa siapa disini. "
" Tapi kan, seharusnya aku yang jadi Mommy nya Kiano "
" Seharusnya, tapi sayangnya kamu menolaknya "
" Tapi, sekarang aku menerima perjodohan itu Kak, aku mau menjadi istri kamu "
" Apa kamu bilang ? Kamu sadar apa yang baru kamu katakan ? "
" Aku sadar Kak, malah aku menyesal telah menolaknya. Tapi, sekarang aku mau Kak, aku mau menjadi isrti mu. "
" Kamu gila ? "
" Ya, Kak aku gila. Aku gila karena telah memikirkan kesalahan ku selama ini Kak, dan aku akan menebus kesalahan itu dengan menikah dengan mu. "
" HENTIKAN INTAN " Bentak Kendra " Sudah cukup, hentikan kegilaan ini . "
Intan terdiam membisu tapi Ia masih menatap Kendra dengan penuh cinta.
Intan segera mengubah pembicaraan.
" Oh ya, Kak tadi aku lihat Hummairah di pasar. Dia lagi asyik ngobrol sama seseorang lho, Kakak tau gak itu siapa ? "
" Kamu bicara apa lagi ? Kamu mau ngadu aku sama Hummairah lagi ? "
Kendra menatap tajam ke arah Intan.
" Pergi dari sini "
" Kak, kamu tu gak tau kalau sebenar nya Hummairah itu wanita matre. Dia meninggalkan pacarnya hanya untuk menikah dan masuk ke keluarga Kakak. "
" CUKUP INTAN, PERGI DARI SINI !!!! " Kendra menyeret Intan keluat dari pekarangan rumah dan mendorongnya keluar.
Kendra membawa Kiano masuk kedalam kamar dan mencoba menidurkannya.
Tak lama Ia pun terlelap.
Samar terdengar suara pintu kamar terbuka sekelibat bayangan seseorang mendekati ranjang, sebuah tangan hangat mengusap pipi nya.
Dengan berat Kendra beusaha membuka matanya dan mengumpulkan semua kesadarannya. Ia melihat istrinya tersenyum kepadanya.
" Kamu kapan pulangnya sayang ? " Tanya Kendra
" Sudah dari tadi, Aku lihat kalian pulas sekali tidurnya jadi sengaja tidak diganggu. Pasti capek ya nemenin Kiano main. "
" Nggak juga, " Kendra berucap dalam hati aku tak lelah menemani anak kita sayang, tapi aku lelah setelah berdebat dengan sepupu brengsek kamu itu, seandainya kau tau sepupu yang selama ini kamu anggap seperti saudara punya niat jahat pada mu. Kendra tersadar dari lamunan nya.
" Mas.... Mas.... Kamu ngelamun ? Mikirin apa ?"
" Aku lapar "
__ADS_1
" Ya udah, ayo makan. Udah aku siapin. "
" Aku lapar gak mau makan itu "
" Kamu mau makan apa ? Nanti aku siapkan "
" Aku mau makan kamu "
" Mulai lagi deh mesum nya, "
Kendra beranjak dari tidurnya dan memeluk tubuh istrinya dari belakang, Kendra menghirup aroma wangi tubuh istrinya.
" Udah lama lho sayang, kita tidak olah raga "
Wajah Hummairah memerah mendengar penuturan suaminya.
" Sabar yaa... "
" Apa kita harus nikah lagi ya ? "
" Kayaknya gak perlu deg Mas, soalnya kan kamu tidak pernah mengucap cerai padaku. Dan aku juga tidak pernah mengajukan surat cerai kan ? "
" Jadi, kita boleh olah raga dong ? "Kendra membanting tubuh istrinya ke kasur dan menindih nya.
Mata mereka saling beradu Kendra mulai mencium istrinya dimulai dari kening, mata, pipi, dagu, dan akhirnya turun ke bibir.
Kendra ******* lembut bibir istrinya, ketika mereka hampir terbawa suasana terdengar suara kecil bergumam.
Mereka membulatkan mata, kemudian menoleh kesamping. Kiano mamandang mereka berdua dan tersenyum. Hummairah dan Kendra saling menatap dan tertawa lepas, Kendra menghentikan aksinya dan turun dari atas tubuh istrinya, dan memeluk putra nya.
Di kediaman Ardi dan Ratna, Intan kembali mengamuk, dan memecahkan barang barang
Praankk....
" Intan, sayang ada apa ini Nak ? " Tanya Ratna dengan penuh kasih sayang
" Aku mau Kendra Buuuu ! "
" Mau bagaimana Nak "
"Aku mau menikah dengan Kendra Bu, menjadi istrinya, dan menjadi Ibu dari anaknya Bu.... Aku mau, aku mau !! "
Intan semakin menggila, Ratna tak berani menghadapi Intan. Ratna segera menelpon suaminya untuk segera pulan.
Tak lama Ardi sampai dirumah, dan melihat semua isi rumah yang berantakan. Semua barang terlempar ke lantai
" Kamu kenapa lagi Intan ? " Tanya Ardi kepada putrinya
" Aku udah bilang sama kalian aku mau Kendra.... Aku mau menikah sama Kendra " ucap Intan sambil mengamuk dan membanting semua yang ada di hadapannya.
" Tapi, Kendra sudah menikah dengan Hummairah Intan. Kami tidak mungkin mengabulkan permintaan mu Intan " Ucap sang Ayah coba membujuk Intan. Tapi Intan tetap pada pendirian nya. Mengingikan Kendra sebagai suaminya.
" Kalau kalian tidak bisa membuat aku menikah dengan Kendra aku yang akan membuatnya menikah dengan ku, aku akan melakukan apa pun agar aku bisa menikah dengan Kendra. Termasuk menyingkirkan Hummairah " Jawab Intan mengancam
Ardi dan Ratna ketakutan karena mereka tau Intan adalah orang yang nekat, apabila Ia ingin sesuatu maka Ia akan mendapatkannya bagaimanapun caranya.
__ADS_1