
Sudah dua hari Intan menculik Kiano, selama Itu pula Kiano hanya diberikan susu formula. Dan di beri MP ASI kemasan.
" Aku harus menjaga mu dengan baik sayang, karena kalau terjadi apa apa pada mu, aku tidak akan pernah jadi Moomy mu. Jadi kamu jangan rewel ya sayang, aku akan mengembalikan mu pada keluarga mu setelah Daddy mu menceraikan Ibu mu yang kampungan itu. Dan setelah itu kita akan hidup bahagia. " Intan mengkhayal jauh.
Setelah di beri susu Kiano tertidur kembali. Intan pun istirahat.
Di sebuah rumah yang sedang di rundung kesedihan, Hummairah masih tak henti hentinya menangis. Ia hanya mengurung diri di kamarnya sambil memeluk baju dan memandangi photo putranya.
Kendra tak tega melihat belahan jiwanya bersedih, Ia mendekati istrinya.
" Sayang, kita sarapan dulu ya " Kendra membawa nampan berisi sarapan.
" Aku tidak lapar Mas.... " Hummairah kembali memandang keluar jendela.
" Sudah dua hari Kiano tidak minum ASI, pasti dia sangat lapar dan haus. Apa Intan menjaganya dengan baik ? " Air mata Hummairah kembali tumpah.
Kendra memeluk erat tubuh istrinya, mengelus punggungnya.
" Sabar sayang, kami semua sedang berusaha mencari keberadaan Intan. Dan tentang Kiano, aku yakin Intan tidak mungkin membiarkannya menangis karena lapar dan haus. Karena akan menarik perhatian orang sekitar, jadi Dia pasti menjaganya dengan baik. " Hibur Kendra
Saat Kendra menghibur istrinya terdengar dering ponselnya.
Tertera panggilan video dari Intan, Kendra segera mengangkatnya.
" Intan " Ucap Kendra
Mendengar nama itu Hummairah mengusap air matanya, dan menghampiri suaminya.
" Hai Kak, "
" Intan, aku mohon kembalikan Kiano padaku, aku mohom intan " Rayu Hummairah
" Aku akan mengembalikannya padamu, tapi syarat ku belum kalian penuhi " Jawab Intan
" Apa syaratnya ?Aku akan memenuhi semua syarat dari mu. "
" Apa Kendra tidak memberitahu mu ? Sayang sekali, baiklah aku akan mengatakannya padamu. Aku mau kamu minta cerai sama Kendra, dan meminta Kendra untuk menikah dengan ku "
Terasa petir menyambar, Hummairah begitu terkejut dengan perkataan Intan. Ia tidak menyangka kalau selama ini Intan menyimpan perasaan terhadap suaminya.
Hummairah menatap Kendra, Kendra menatap senduh wajah istrinya.
" Ijinkan aku melihat Kiano dulu, agar aku yakin bahwa putra ku baik baik saja. " Pinta Hummairah memohon
Intan segera mengalihkan ponselnya kearah Kiano yang tertidur pulas, Hummairah mengusap layar ponselnya. Air matanya tumpah melihat wajah putranya didalam layar.
Kendra memeluk erat tubuh Hummairah sesekali mengecup puncak kepalanya.Hummairah menangis sejadi jadi, akhirnya Ia menumpahkan segala kesedihannya setelah Ia melihat wajah putranya.
" Sudah selesai drama nya, baiklah... Bagaimana ? Apa kau setuju dengan syaratnya Hummairah ? "
" Aku mohon jangan apa apa kan putra ku, aku akan memenuhi permintaan mu " Jawab Hummairah
" Apa aku bisa mempercayai mu ? "
" Intan... Kamu tau kan aku tidak bisa berbohong, aku mohon kamu jaga dia untuk ku dengan baik. A.. Aku akan mengurus perceraian ku dengan Mas Kendra. "
" Baiklah, aku akan menunggu kabar baik dari mu. Kalau begitu aku tutup dulu. Bye Kendra sayang " Intan menutup panggilannya.
" Sayang kamu sadar dengan apa yang kamu katakan pada Intan ? "
__ADS_1
" Mas, jika ini yang Intan inginkan. Akan aku lakukan, asal putra ku kembali padaku. Aku akan menyerahkan seluruh dunia hanya untuk putra ku. "
" Tapi, apa kamu memikirkan aku perasaan ku ? "
Hummairah terdiam, Ia menoleh kebelakang menatap wajah suaminya. Tangis nya kembali pecah.
Kendra berjalan mendekat dan memeluk istrinya.
" Kenapa sedari awal pernikahan kita tidak pernah ada kata bahagia ? Aku selalu mencoba menjadi orang baik, apa aku tidak berhal bahagia ? "
" Sudah sayang, mungkin ini semua buah dari kesalahan ku dimasa lalu. Sekarang keluarga ku menanggung akibatnya. " Ucap Kendra lirih
Hummairah melepaskan pelukan suaminya.
" Aku akan mendatangi Kakek, untuk mengurus ini semua. "
Hummairah keluar dari kamarnya, Kendra mengikutinya dari belakang.
Seluruh keluar sedang berada di ruang keluarga.
" Kakek, Papa, Mama, dan Nanny, Ara ada pengumuman penting. "
" Pengumuman apa sayang ? " Tanya Mama
Hummairah menarik nafas sembari menahan tangisnya.
" Semuanya, Ara dan Mas Kendra akan bercerai "
Praankkk...
Suara cangkir teh Kakek terlepas dari tangannya.
Hummairah tak mampu meneruskan ucapannya, tangisnya kembali pecah.
Mama dan Nanny mendekati Hummairah dan memeluknya.
" Katakan dengan tenag sayang, apa maksudnya ? Duduk disini, ceritakan apa yabg terjadi ? "Bujuk Nanny
Setelah merasa tenang Hummairah memulai ceritanya
" Intan, tadi menelpon Mas Kendra. Dia mau menukar Kiano dengan Mas Kendra. Dan Dia mau Mas Kendra menceraikan Ara, Nanny. "
Semua terkejut mendengar cerita Hummairah
" Apa benar Kendra ? " Tanya Kakek
" Benar Kek, Hummairah hanya bisa menuruti kemauan Intan. Ia takut Intan akan berbuat sesuatu kepada Kiano. "
" Keterlaluan..... Soni, cepat kerahkan orang kita untuk mencari Intan, cari dan temukan Dia. Walau Dia bersembunyi di lubang semut pun kalian harus temukan dia. " Ucap Kakek memerintahkan asisten nya.
" Kalian tenang dulu, kita akan cari jalan keluarnya bersama. " Hibur Papa
" Papa kamu benar, sebaiknya sekarang kamu bawa istri kamu istirahat di kamar. " Usul Nanny
Kendra bergerak memapah tubuh Hummairah.
" Kamu jangan khawatir sayang, bagi kami tidak akan ada gadis lain selain kamu yang menjadi menantunya di rumah ini. " Ucap Kakek.
Hummairah memeluk Kakek dan menangis dalam pelukan Kakek.
__ADS_1
" Istirahatlah, jangan pikirkan masalah ini. Serahkan semuanya pada kami. "
Kendra membawa istrinya naik keatas dan masuk ke kamarnya.
Sesampai di kamarnya Hummairah bergegas masuk ke kamar mandi, Ia mengambil wudhu.Hummairah menunaikan sholat.
Di kediaman Intan, seseorang mengetuk pintu. Setelah memastikan siapa yang datang, Intan segera membuka pintu.
" Dengan Mbak Anti ? " Tanya driver tersebut
" Ya, saya " Intan memesan makanan via aplikasi online.
" Tanda tangan Mbak "
Setelah tandatangan dan membayar Intan kembali mengunci pintu.
Tanpa Intan sadari bahwa orang tadi adalah orang suruhan Kakek yang menyamar menjadi driver.
Tak lama kemudian orang itu menelpon Soni untuk memberikan laporan
" Maaf Tuan besar, orang ornag kita telah berhasil menemukan keberadaan Intan. " Ucap Soni.
Kakek segera memberitahu yang lain termasuk Kendra.
" Sayang, kau tunggu dirumah. Aku akan pergi dengan yang lain untuk menjemput Kiano. "
" Tapi, aku ingin melihat putra ku Mas "
" Sayang dengarkan aku.... Aku berjanji padamu, aku akan membawa anak kita kembali dengan selamat. Lebih baik kamu dirumah bersama anggota keluarga yang lain. "
Hummairah menganggukkan kepalanya, Kemudian sebelum pergi Kendra mengecup kening istrinya.
" Jangan sedih lagi oke "
Kendra segera berangkat menuju tempat tinggal Intan.
Kendra telah tiba di daerah tempat tinggal Intan, Ia sengaja mengatur jarak agar Intan tidak curiga.
Kendra juga mencoba menelpon Intan, untuk mengalihkan perhatian Intan
" Hallo Intan "
" Hai Kak, tumben kamu nelpon aku duluan. Ada apa, apa kamu udah berubah pikiran ? "
" Aku hanya ingin mendengar suara Kiano, apa boleh aku mendengar suaranya ? "
" Sayang sekali, Kiano lagi tidur. Bicara sama aku saja yaa.... Biasakan diri kamu untuk mendengar suara ku. Karena sebentar lagi kamu akan selalu mendengar suaraku. "
Kendra hanya diam mendengar cerocos Intan, Ia sudah mengirim anak buahnya untuk mengepung rumah Intan setelah memastikan Kiano tertidur.
***bersambung
jangan lupa tinggalkan komen disetiap eps, kasi aku like, kasi aku tanda bintang lima.
iiiiih.....author banyak mau nya....
hehehehee
LOVE U ALL***
__ADS_1