
Hari ini adalah hari ulang tahun perusahaan, serta peresmian hotel terbaru milik keluarga Malik yang di beri nama ARKIANDRA. Gabungan dari nama Ara, Kiano, dan Kendra.
Setelah kejadian penculikan itu, kini kediaman Keluarga Malik mengetatkan penjagaan.
Seluruh anggota keluarga telah berada di hotel, semua telah bersiap. Hummairah masih menyiapkan pakaian untuk anak dan suaminya.
" Daddy, ini baju Daddy Ummi simpan di atas kasur ya " Ucap Hummairah kepada suaminya yang sedang di kamar mandi.
Sesuai permintaan Kendra mulai sekarang tidak ada lagi sebutan " aku kamu " untuk mereka berdua.
Hummairah kembali memakaikan baju untuk putranya. Tak lama kemudian Kendra keluar dari kamar mandi,
" Ummi kok belum berpakaian ? " Tanya Kendra
" Sebentar Daddy, Ummi lagi masangin Kiano baju ni. "
" Dari tadi belum kelar juga ? "
" Gimana mau selesai, Kiano gak mau diam nii "
Kiano yang kini berumur sebelas bulan sudah bisa berjalan kesana kemari, pertumbuhan Kiano memang pesat.
Kendra tertawa melihat istrinya kewalahan menghadapi kelakuan putranya, yang berlari kesana kemari.
Akhirnya Kendra juga ikut membantu istrinya, setelah selesai dipakaikan baju, Kiano di bawa oleh pengasuh nya keluar dari kamar.
Tepat pukul delapan malam pesta di mulai, semua orang berkumpul di aula hotel. Tamu undangan juga sudah banyak yang hadir dan mengucapkan selamat kepada Kakek dan Kendra.
Kendra menghampiri Hummairah yang sedari tadi berdiri di sebelah sang Mama.
" Sayang, ayo aku memperkenalkan mu kepada rekan bisnis ku. " Ajak Kendra
Hummairah memandang wajah Ibu mertuanya.
" Pergilah sayang , sudah saatnya orang mengenal kamu sebagai menantu keluarga Malik " Ucap Mama
Hummairah mengangguk dan berjalan disamping suaminya.
Kendra mengapit tangan istrinya di balik lengannya.
Kendra tau Hummairah gugup, Kendra berusaha membuatnya tenang dengan menggenggam tangannya.
Kendra mendekati satu persatu rekan bisnisnya dan memperkenalkan Hummairah sebagai istrinya. Hampir semua rekan bisnis Kendra mengagumi sosok Hummairah yang ramah.
Pesta berlangsung meriah, hingga tiba di puncak acara Taun Malik memberikan sebuah pengumuman penting.
" Selamat malam semuanya, saya berdiri disini selaku pemilik, pendiri, serta pemegang saham terbesar akan memberi sebuah pengumuman penting "
Semua tamu terdiam mendengarkan Tuan Malik berbicara.
" Saya tidak akan bicara lebih banyak lagi, saya ingin memberi pengumuman bahwa mulai hari ini saya akan pensiun dari jabatan saya. Dan akan di gantikan oleh cucu saya sendiri Kendra Adi Utama Malik "
Kakek menunjuk Kendra, dan semua orang bertepuk tangan. Kendra bejalan naik ke atas podium.
" Mulai saat ini semua urusan perusahaan Dia lah yang bertanggung jawab, saya harap rekan rekan bisa mempercayai nya seperti percaya kepada saya. "
Semua kembali bertepuk tangan.
" Dan satu hal lagi, saya akan memberikan kepemilikan hotel ini kepada cucu menantu saya Hummairah " Kakek menunjuk Hummairah untuk naik ke podium bersama. Kendra mengulurkan tangan untuk menyambut istrinya. Semua bertepuk tangan. Dan acara kembali di lanjutkan.
__ADS_1
Setelah acara selesai, para tamu juga sudah membubarkan diri. Kini keluarga Malik juga akan pulang kerumah, tapi ide jahil menghampiri otak kendra.
Tanpa Kendra sadari Kakek memperhatikan wajahnya.
" Kendra, siapkan mobil kamu ikut pulang kan ? "
" Hmmm.... Kakek, kayak nya kendra akan menginap disini deh untuk malam ini "
" Baiklah nak " Ucap Mama
" Tapi Kiano Kiano kami bawa ya " Ujar Papa
" Iya Pa, bawa aja " Jawab Kendra tersenyum senang.
Mereka segera masuk kemobil, kemudian Papa menghampiri Kendra dan berbisik
" Papa tau apa yang kamu rencanakan " Senyum Papa penuh misteri
" Rencana apa Pa ? Kendra tidak merencanakan apa apa " Jawab Kendra salah tingkah
" Sudah, pokoknya cepat bikin adik untuk Kiano " Papa menepuk pundak Kendra dan tersenyum, sembari berlalu masuk ke dalam mobil.
Setelah mobil meninggalkan hotel Hummairah baru saja keluar dari dalam hotel.
" Maaf, Daddy nunggu nya lama yaa ? Ummi sakit perut tadi " Jelas Hummairah yang cemas.
Kendra hanya tersenyum.
" Yang lain mana ? "
" Udah pulang " Jawab Kendra enteng.
" Mau pulang pakai apa ? Mobil di bawa semua sama yang lain "
" Pakai taxi kan bisa "
" Mana ada taxi jam segini "
" Jadi bagaimana sekarang ? "
" Yaaa..... Kita menginap disini "
" Apaaa ? "
" Biasa aja kagetnya... " Kendra memimpin tangan Hummairah berjalan kedalam hotel, dan masuk kedalam lift. Lift bergerak naik ke lantai atas, Kendra masuh belum melepas genggaman tangannya.
Ting...
Suara lift terbuka, Kendra memimpin Hummairah keluar dari lift dan menuju ke sebuah kamar.
Kendra membuka kamar dan membawa Hummairah masuk, Hummairah kagum dengan interior kamar itu. Itu adalah salah satu kamar president suite.
Dengan ranjang besar ukuran extra king size, kamar yang luas, pemandangan tepat ditengah kota.
Kendra berjalan mendekati Hummairah, dan memeluk nya dari belakang.
" Kamu suka ? " Tanya Kendra
" Suka apa ? "
__ADS_1
" Suasana kamar ini ? "
" Suka... Tapi ngapain kita kesini Daddy ? "
" Honeymoon "
" Honeymoon ? "
" Iya, kemarin waktu kita menikah kita kan belum pernah Honeymoon, jadi sekarang kita lakukan "
" Kok Ummi jadi ngeri ya denger nya ? " Ucap Hummairah ingin melepaskan diri dari pelukan Kendra.
Tapi Kendra lebih licik dari yang Hummairah pikirkan. Ia semakin mengeratkan pelukan nya.
" Ummi mau mandi dulu yaa "
" Kita barengan ya "
" Jangan.... Ummi dulu "
" Tidak mau, mau nya barengan " Pinta Kendra manja pada istrinya.
Kendra mulai melepas jilbab istrinya, kemudian mengecup leher putih milik Hummairah dan meninggalkan tanda merah disana.
Hummairah hanya bisa menerima perlakuan suaminya. Kendra melepas pelukan nya dan membalikkan tubuh Hummairah, Kendra menatap wajah Hummairah.
Kendra mengusap bibir Hummairah dengan jarinya, kemudian mengecup lembut bibir tipis Hummairah. Semakin lama ciuman itu semakin dalam, dan berubah menjadi pangutan yang lebih panas.
Kendra melepas sejenak ciumannya untuk membiarkan Hummairah mengambil napas, Kendra melepas jas dan dasinya.
Kemudian membuka kancing kemejanya, dan kembali menangkup wajah istrinya dan kembali ******* bibir Hummairah.
Tangan Kendra melepas kancing baju Hummairah yang terletak didepan. Karena Hummairah menyusui jadi, Dia sengaja membuat kancing didepan agar mudah menyusui anaknya.
Nafas mereka saling menderu, mereka masih larut dalam ciuman panas mereka.
" Kia mandi dulu yuk ! " Ajak Kendra
Hummairah menganggukkan kepalanya, Kendra mengangkat tubuh istrinya masuk kedalam kamar mandi, dan meletakkannya kedalam bak mandi. Kemudian Kendra menyalakan air untuk mengisi bak mandi, dan menuangkan sabun cair beraroma mawar. Dan kemudian membuka sisa pakaiannya dan pakaian istrinya.
Setelah itu Kendra ikut masuk kedalam bak dan berendam bersama istrinya.
Setelah selesai mandi Kendra menggendong tubuh istrinya yang hanya berbalut handuk, dan membaringkan nya ketempat tidur.
Kendra kembali mengecup dan ******* bibir Hummairah semakin dalam, kini lidahnya menjelajah mulut Hummairah. Mengabsen setiap sisi dari mulut Hummairah, lidah mereka saling berbelit. Tak lama setelahnya mereka pun menyatukan diri.
*bersambung
Maaf ya kalo typo nya gak ngena' karena author nya gak tau caranya nulis adegan 21. Maklum masih amatir, aku harap semua suka yaa..
jangan lupa tinggalkan jejak
komen di tiap eps nya
kasi vote
kasi lima bintang
terimakasih
__ADS_1
**I LOVE U ALL***