CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
51


__ADS_3

Setelah kejadian itu hubungan Hummairah dan Kendra kembali merenggang, mereka sudah jarang bertatap muka. Kendra pulang kantor di tengah malam, pagi hari pun Kendra tak pernah sarapan semeja dengan istrinya.


Hummairah lebih suka sarapan di kamar bersama putranya. Hummairah terlalu muak melihat kelakuan Olivia terhadap Kendra.


Tapi pagi ini akhirnya Kendra bisa menatap wajah istrinya ketika Ia tidak tertidur. Karena biasanya Kendra hanya bisa menikmati wajah itu pada saat si pemilik tertidur.


Hummairah akan bersiap ke kantor bersama Kiano dan Sakinah.


Kendra berjalan mendekati Kiano, karena jujur Kendra sangat merindukan buah cinta nya itu.


Kendra segera membawa Kiano dalam pelukannya, dan menggendong nya. Kiano pun membalas pelukan Ayahnya.


Hummairah hanya melihat, tanpa merespon sikap Kendra. Kali ini Hummairah benar benar lelah jika harus bertengkar lagi.


" Hai sayang... Apa kau merindukan Daddy ? "


" Daddy kemana aja, Daddy tidak mau bermain sama Kiano lagi ? Daddy sibuk ya ? "


" Iya, sayang... Daddy sibuk banget akhir akhir ini, nanti kalau pekerjaan Daddy udah selesai Daddy janji akan bawa kamu ketaman bermain dan berlibur ke Disney Land. "


" Daddy janji yaa ! " Ucap Kiano sambil mengaitkan jari kelingking kecilnya ke jari ayah nya.


" Daddy janji, "


" Kita pergi sama Ummi ya. Ya Ummi nanti kita liburan bertiga... " Tiba tiba seseorang menyambung perkataan si kecil Kiano.


" Tante boleh ikut gak ? " Tanya Olivia yang datang dari.belakang Kendra.


Kiano terdiam, menatap wajah Ayah dan Ibu nya.


Hummairah menari nafas dan menghembuskan nya.


" Tante boleh ikut tidak ? " Ulang Olivia


" Tidak... " Kiano menjawab dengan tegas


" Kenapa ? Nanti kita beli permen dan coklat lho "


" Ummi bilang aku tidak boleh makan permen dan coklat terlalu banyak, nanti gigi ku rusak "


Jawab polos bocah 2 tahun, Kiano menggenggam tangan Ibu nya " Ayo Mi, kita berangkat. " Ajak Kiano dibalas anggukan kepala oleh sang Ibu. Kiano turun dari gendongan Kendra.


Hummairah pun melangkah menuju pintu depan,


" Kiano... " Kendra menghampiri putranya. " Nanti siang kita makan siang bareng ya, kita pergi ke taman hiburan. " Ucap Kendra


" Daddy janji ? " Sembari menunjukkan jari kelingking kecilnya.


" Janji " Kendra mengaitkan kelingkingnya dan tersenyum.


" Pergi nya sama Ummi ya, "


" Oke... Ummi tidak sibuk hari ini. " Kendra menatap wajah istrinya


" Ummi. Ummi kita pergi ya ! " Ajak Kiano penuh harap


" Ummi selalu punya waktu untuk kamu sayang " Jawab Hummairah sambil mengelus kepala putra nya.


" Baiklah kalau begitu, nanti saat makan siang Daddy akan jemput kamu dan Ummi ya " Kendra mencium pipi chuby putra nya.


Kiano mencium tangan Ayahnya, kemudian giliran Hummairah. Kendra mengelus kepala istrinya dan mencium puncak kepalanya.


Hummairah masih diam tanpa sepatah kata.


Hummairah masuk kedalam mobil, Kiano pamit pada Kendra. Dan mobil yang membawa Hummairah menghilang dari pandangan Kendra


Pemandangan itu membuat Olivia geram, Ia mengepalkan tangannya.


Hummairah tiba di kantornya, dan seperti biasa setelah menyelesaikan keperluan putranya, baru Ia bekerja.


Sakinah menemani Kiano bermain.

__ADS_1


Ruang kerja Hummairah setengah telah jadi seperti taman bermain, karena diisi oleh mainan untuk menghibur Kiano. Didalam kulkas juga terdapat berbagai cemilan untuk anaknya, Hummairah lebih mengutamakan kenyamanan putranya.


Tiba jam makan siang, Hummairah telah menyelesaikan pekerjaannya. Kini Ia sedang mempersiapkan anak nya, sebab sebentar lagi Kendra akan menjemputnya.


Ketika semua siap, Kiano pun tak henti hentinya menunjukkan perasaan gembiranya. Ia begitu gembira karena hari ini Ia akan pergi bersama Ayah dan Ibunya.


Waktu terus berlalu, Hummairah mulai cemas Kendra belum juga datang. Sedangkan sekarang sudah hampir habis waktu makan siang. Kiano pun sudah mulai bosan menunggu, Kiano terus menerus bertanya


" Ummi, Daddy mana ? Kok belum datang ? "


" Sabar ya sayang, mungkin di jalan macet "


" Ummi, coba telpon Daddy "


Hummairah pun mengambil ponselnya dan mencoba untuk menelpon Kendra, tapi nomor nya tidak aktif. Hummairah semakin cemas, akhirnya Hummairah memutuskan menelpon Ifan asisten Kendra


Panggilan tersambung.


" Hallo, assalamualaikum Fan "


" Waalaikumsalam, Nyonya "


" Dimana mas Kendra ? "


" Tuan sedang keluar Nyonya. "


" Apa ada meeting di luar ? "


" I..Iya Nyonya "


" Ya sudah, terimakasih. Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam. " Ifan menutup telponnya " Maafkan saya Nyonya " Ifan menyesali dirinya.


Di kantor Hummairah mencoba membujuk Kiano.


" Sayang, kita pergi nya bertiga sama aunty Sakinah aja ya ! "


" Daddy lagi sibuk sayang, "


" Daddy sibuk terus Mi, kapan ada waktu untuk main sama Kiano Mi ? "


" Lain kali Daddy pasti datang, sekarang kita berangkat yaa ! Ajak Hummairah kepada putranya.


Akhirnya mereka pergi tanpa kehadiran Kendra


Ditempat lain, Kendra sudah menyelesaikan perkerjaannya dengan cepat. Karena Ia akan keluar bersama anak dan istrinya, Kendra berharap momen ini bisa memperbaiki hubungannya bersama istrinya.


Kendra tersenyum sendiri, ketika Kendra sedang membayangkan wajah anak dan istrinya yang tertawa bahagia. Seseorang datang dan masuk ke dalam ruangan nya.


" Kendra... "


" Olivia, ngapain kamu disini ? "


" Aku mau ajak kamu makan siang "


" Tapi aku ada janji sama Kiano mau makan siang sama mereka, dan akan bawa dia ke taman bermain. " Jelas Kendra


" Tapi aku udah datang lho, atau aku ikut sama kamu aja yaa "


" Gak bisa Oliv, aku udah janji kami akan pergi bertiga aja. Sudah kamu makan siang sendiri ya " Kendra melangkah keluar ruangannya dan Olivia mengejar nya tiba tiba, kaki Olivia tersandung dan dia pun terjatuh.


" Aduuh... "


" Olivia, kamu gak pa pa ? "


" Sakit Ndra, kami si " Ucap Olivia manja


" Apa yang sakit ? "


" Kaki aku, gak bisa jalan ini "

__ADS_1


Kendra menggendong tubuh Olivia dan mendudukan nya di sofa, kemudian memanggil Ifan.


Ifan masuk, Ifan terkejut melihat Olivia sudah berada di ruangan bos nya


" Fan, saya akan kerumah sak, Olivia tadi terjatuh mungkin kakinya terkilir. Tolong kamu handle semua pertemuan setelah ini. "


" Baik Tuan "


Kendra keluar dengan menggendong tubuh Olivia, semua staff tercengang melihat Kendra yg menggendong Olivia.


Olivia sendiri tersenyum, berhasil menggagalkan rencana Kendra untuk bertemu dengan Hummairah.


Disebuah Mall terbesar di kota Hummairah membawa putranya makan, kemudian bermain. Kiano tampak sudah melupakan janji Kendra, tapi tidak dengan Hummairah. Ia masih penasaran apa penyebab Kendra membatalkan janjinya, mengapa Ifan begitu gugup menjawab pertanyaan nya.


Pertanyaan demi pertanyaan muncul di benak Hummairah, hingga Kiano mendekatinya.


" Ummi pulang yuk !! "


" Udah mainnya sayang ? "


" Udah Mi. Tapi sebelum pulang kita ke toko kue yang biasa ya "


" Oke "


Mereka pun meninggalkan tempat bermain tersebut dan menuju pulang kerumah.


Sesampai dirumah, Ia disambut oleh mertua dan tante Christien.


Hummairah bergegas naik ke atas, untuk memandikan putranya. Setelah selesai mengemasi putranya, kini giliran Hummairah membersihkan diri.


Malam telah larut, Hummairah baru akan menuju ke peraduannya.


Tiba tiba, pintu kamarnya terbuka.


Kendra masuk ke dalam kamar, Kendra berjalan menghampiri istrinya. Dan memeluk nya.


" Maaf "


Satu kata yang keluar dari mulutnya. Hummairah menghela nafas.


" Bukan sama aku, tapi Kiano "


Kendra semakin mempererat pelukannya.


Hummairah melepas pelukan suaminya


" Pergilah mandi, aku akan siapkan makan malam.. " Saat Hummairah akan beranjak Kendra menahannya.


" Tidak, jangan kemana mana. Tunggu aku disini, setelah ini kita ke kamar Kiano, kita tidur bareng yaa " Pinta nya


Hummairah mengangguk dan tersenyum. Kendra beranjak menuju kamar mandi tapi sebelumnya Ia mengecup kening istrinya yang tak menggunakan jilbabnya.


Setelah mandi kendra keluar dari kamar mandi, Hummairah memberkan piyama tidur untuk suaminya. Kendra mengajak Hummairah ke kamar Kiano.


" Ayo ! " Kendra mengulurkan tangan ke arah ke istrinya, Hummairah menyambut uluran tangan itu kemudian meraih jilbabnya, dan mereka berjalan beriringan menuju kamar putranya.


Kiano telah lelap tertidur, Kendra mencium wajah putranya.


" Maafkan Daddy sayang "


Kemudian Kendra mengajak Hummairah naik ke atas ranjang, dan memeluk tubuh istrinya. Kemudian mulai memejamkan matanya.


*bersambung


Kasi aku like


kasi aku vote


kasi aku komen di setiap eps nya


daaaaaan kasi aku **boooom bintang lima

__ADS_1


I LOVE U ALL***


__ADS_2