CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
93


__ADS_3

Hummairah baru saja menidurkan Kirana di kamarnya, Ia pun turun untuk menyiapkan makan siang. Saat ini semua orang sedang keluar, termasuk Medinah yang telah kembali bekerja.


Tiba tiba seorang pelayan menghampiri Hummairah.


" Maaf Nyonya ada tamu " Ucap pelayan.


Hummairah terheran,Ia merasa tidak punya janji dengan siapa pun.


Hummairah pun meletakkan peralatan yang sedang Ia gunakan.


" Tolong lanjutkan yaa " Perintah Hummairah.


Ia pun berjalan menuju ruang depan.


Ia memperhatikan dengan seksama tamu nya dari dalam.


" Maaf, cari siapa ? " Tanya Hummairah menyapa orang tersebut.


" Saya Jessica, saudaranya Medinah. Saya datang dari Kanada. " Ucap nya memperkenal diri.


Hummairah menyambut uluran tangan nya.


" Silahkan duduk " Hummairah mempersilahkan tamu nya duduk.


" Ada yang bisa saya bantu ? "


" Saya ingin bertemu Ilham, bisa ? "


" Tapi Kak, Ilham lagi dikantor " Jawab Hummairah polos.


" Jadi kamu adiknya Ilham ? " Tanya Jessica senang.


" Suami saya yang saudaranya Kak Ilham "


" Tidak apa apa. "


" Kalau saya boleh tahu, ada apa kamu mencari Kak Ilham ? "


" Sebenarnya begini..... " Jessica pun bercerita kalau sebenarnya dia lah yang di cintai Ilham, tapi Medinah merebut Ilham dari tangan nya. Jessica bercerita sambil menangis.


Hummairah yang telah tahu cerita yang sebenarnya hanya menjadi pendengar yang baik bagi Jessica.


" Begitulah ceritanya, apa kamu mau membantu saya. " Tanya Jessica sambil menyeka air matanya.


" Kalau boleh tahu, membantu apa ya ? " Tanya Hummairah


" Bisakah kamu membatalkan rencana pernikahan mereka ? "


Hummairah membulatkan matanya.


" Membatalkan ? Kenapa ? "


" Karena yang Ilham cintai itu aku, bukan Medinah "


" Oh begitu. "


" Baiklah aku akan permisi dulu, kau bisa hubungi aku kalau kau sudah membujuk Ilham " Jessica memberi Hummairah kartu namanya.


" Baiklah " Hummairah menyambut kartu nama tersebut.


Jessica pun pulang.


" Kasihan, aku mengira cuma Intan yang seperti itu, ternyata ada Intan yang lain lagi disini. " Hummairah menggelengkan kepalanya, kemudian masuk kembali kedalam.


Hummairah segera menelpon Kendra, Ia akan berkunjung ke kantor untuk mengantarkan makan siang.


*****


" Fan, makan siang nanti Nyonya akan datang bersama putra dan putri ku, kau tunggu dia di lobby dan bantu dia membawa apa saja yang Ia bawa. " Kendra memberi petunjuk pada Ifan.


" Baik Tuan. "


Tak lama kemudian Ilham pun masuk ke ruangan Kendra.


" Kau sibuk ? "


" Tidak, aku sedang menunggu istri ku dan para malaikat kecil nya kemari. "


" Benarkah mereka mau datang ? "


" Ya, dia akan mengantarkan makan siang "

__ADS_1


" Bagus "


" Bagus ? Apa maksudmu ? "


Ilham tersenyum penuh misteri.


Tak lama kemudian Ifan datang bersama Hummairah dan anak nya.


" Assalammu'alaikum " Ucap Hummairah


" Waalaikumsalam " Jawab Kendra dan Ilham serentak.


Kiano pun menghambur masuk dan menghampiri Daddy nya.


" Daddy..... "


Kendra segera memeluk buah hati nya, kemudian menghampiri istrinya.


Hummairah mencium tangan Kendra. Kendra segera menggendong Kirana.


" Kak Ilham juga ada disini ? " Tanya Hummairah


" Biasa sayang, dia datang untuk mengganggu kita. " Celetuk Kendra


" Apa ! Aku hanya ingin duduk disini menemani mu Ken " Jawab Ilham yang sudah memangku Kiano.


" Sudah kita duduk dulu, ada hal yang ingin aku bicarakan. Sebelum nya cuci tangan kalian dulu " Ucap Hummairah yang langsung menata hidangan di meja.


Kendra dan Ilham membawa Kiano mencuci tangan.


Kemudian mereka pun kembali mendekati meja.


Hummairah mengambilkan nasi untuk Kendra, setelah nya baru mengambilkan untuk Kiano.


" Kamu mau ngomong apa sayang ? " Tanya Kendra penasaran


" Selesaikan makan dulu mas " Perintah Hummairah.


Ilham tersenyum tertahan, Kendra memberikan tatapan membunuh. Ilham hanya tersenyum mengejek.


Selesai makan.


" Kalian tahu tadi ada tamu yang datang menemui ku dirumah. "


Kendra dan Ilham terkejut.


" Tamu, siapa sayang ? "


" Pacar nya Kak Ilham. "


" Pacar ? " Ilham


" Ilham ? " Kendra


" Maksudnya ? " Ucap mereka serentak.


" Ya, Jessica saudara nay Medinah tadi datang menemui ku dirumah. "


Ilham dan Kendra terkejut.


" Tapi kamu tidak apa apa kan sayang ? " Kendra memeriksa tubuh istrinya.


" Aku tidak apa apa mas "


Ilham menunduk dan terdiam.


" Kak, Kak Ilham gak pa pa ? " Tanya Hummairah khawatir


Ilham tersenyum " Aku tidak apa apa. Apa lagi yang Ia katakan pada mu ? "


" Ya, dia bilang Kak Ilham itu pacarnya yang direbut oleh Medinah. "


Ilham dan Kendra tertawa.


" Kenapa kalian tertawa ? " Hummairah bingung.


" Aku sudah bilang Ken, pasti dia akan datang menemui seseorang yang berada disekeliling ku. Ternyata Ia menemukan Hummairah "


" Tapi Ham, sebaik nya aku harus lebih hati hati. Karena Ia tahu Hummairah adalah orang terdekat dengan mu "


" Kamu benar Ken, sebaiknya setelah ini kita perketat penjagaan dirumah. "

__ADS_1


" Baiklah, mulai besok aku akan menambah anak buah ku untuk berjaga di rumah. "


Ilham menganggukan kepala.


*****


" Paman.... " Zian berlari menerobos masuk keruangan Sam.


" Ada apa Zian ? "


" Paman Ilham memberitahu kalau saat ini Jessica berada di negara nya, dan kemarin Jessica juga pergi kerumah Ilham untuk menemuinya. Sayang nya mereka tidak bertemu, dia hanya bertemu menantu rumah itu. " Jelas Zian panjang lebar.


Sam terduduk mendengar penjelasan Zian. Ia mengepalkan tangannya.


" Zian, bilang pada Ilham agar Ia menyewa beberpa orang untuk melindungi Medinah selama disana. Tapi jabgan sampai Medinah menyadari kehadiran mereka disekitar Medinah. " Perintah Sam


" Baik Paman. " Zian segera menelpon Ilham.


Sam kembali merenung dan membayangkan wajah putrinya.


Papa harap, Papa belum terlambat Dinah. Papa akan melakukan yang terbaik untuk melindungi mu.


*****


Beberapa hari kemudian, Jessica kembali mendatangi mansion keluarga Malik.


Tapi sesuai perintah dari Kendra, orang yang tidak di kenal, tidak di perbolehkan masuk.


Jessica menggila di depan gerbang, Ia berteriak histeris hingga seisi rumah keluar.


" Pak, ada apa ? " Kendra bertanya.


" Ini Tuan, wanita ini memaksa masuk " Penjaga gerbang masih memegang tangan nya.


" Mau apa kamu ? "


Jessica sesaat terpana melihat wajah Kendra, Ia benar benar tak menyangka bahwa Ilham mempunyai saudara yang tak kalah tampan dari dirinya.


" Lepaskan aku. "


Kendra memberi kode kepada penjaga gerbang agar melepaskan cengkraman nya.


" Aku ingin bertemu Ilham, aku kekasih nya. "


Kendra tersenyum dan menggelengkan kepala.


" Kamu kekasih nya Ilham ? "


" Ya, aku datang dari Kanada. Aku ingin menemuinya, untuk membahas pernikahan dengan nya. "


" Bukan nya Ilham akan menikah dengan Medinah ? "


" Tidak..... Gadis itu merebut Ilham dari ku, maka dari itu aku menyusul nya kemari untuk merebut Ilham kembali. "


Kendra tertawa renyah.


" Lebih baik kau pulang, Ilham sedang tidak berada disini. "


" Dimana dia ? Apa bersama gadis itu ? "


" Ya, saat ini Ilham sedang berada di apartment Medinah. "


" Apa ! Jadi Ilham dan gadis itu sudah..... "


" Ya, kau benar. Tadi malam Ilham menginap di apartment Medinah, kau bisa paham kan apa yang akan terjadi kalau pria dan wanita berada di satu ruangan. " Kendra tersenyum jail.


" Berikan aku alamat gadis itu, aku akan mendatanginya. Aku akan bikin pelajaran pada gadis itu " Jessica menggeram


" Sayang nya, Ilham tak pernah memberitahu dimana alamat apartment kekasih nya itu. "


" Sudah ku bilang, gadis itu bukan kekasih nya. Aku kekasih nya. " Jessica kembali menggila.


" Lebih baik kau pulang, percuma kau berteriak disini. Hanya akan mempermalukan dirimu sendiri. "


Kendra berjalan masuk, dan menutup pintu.


Jessica mengepalkan tangan nya, Ia menahan amarah nya.


" Aku berjanji, jika sampai aku menemukan mu, aku akan langsung menghabisi mu Medinah. "


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2