CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
53


__ADS_3

Hummairah tiba di apartemen milik Kakek, tak lama kemudian Ilham dan Kiano datang.


" Ummi " Ucap Kiano yang baru datang


Hummairah tersenyum melihat kedatangan putranya.


" Assalamualaikum, sayang. Biasakan mengucap salam ketika baru datang " Ucap Hummairah mengajari anaknya


" Upss... Maafkan Kiano Ummi, Kiano lupa "


" Baiklah.... Duduklah Kak, " Ucap Hummairah pada Ilham


" Kau serius Ra, akan tinggal disini ? "


" Aku serius Kak, aku gak mau lagi pulang kerumah itu kalau masih ada mereka disana "


" Tapi, apa kamu tidak kasian pada Kendra ? "


" Aku hanya memberinya sedikit pelajaran. Agar Dia bisa lebig menghargai keluarganya. "


" Baiklah kalau itu keputusan mu, aku akan selalu mendukung mu. "


" Terimakasih Kak, kau memang selalu bisa diandalkan. "


" Selalu seperti itu, dari dahulu. " Ilham dan Hummairah tertawa.


Tak lama kemudian terdengar suar bel


Sakinah membuka pintu.


" Tuan Muda ? "


Tanpa banyak bertanya Kendra masuk kedalam.


" Apa yang kalian lakukan ? " Tanya Kendra kepada Ilham dan Hummairah.


Hummairah dan Ilham terkejut,


" Oh, jadi ini alasan kenapa kamu mau keluar dari rumah, agar bisa bebas bertemu ? " Ucap Kendra penuh amarah.


" Apa maksud mu ? Tanya Hummairah


" Aku tidak menyangka kau melempar semua tuduhan padaku, padahal sebaliknya. "


" Jadi kau menuduh kami memiliki hubungan ? " Tanya Ilham


" Pria dan wanita berada di satu ruangan, hanya mereka yang tau apa yang mereka lakukan ? "


Hummairah menghampiri Kendra dan..


Plaaaakk.....

__ADS_1


Ilham membelalakan matanya, Ia tak percaya Hummairah yang berkepribadian tenang serta lembut bisa melakukan itu.


" Sebelum kau melanjutkan ucapan dan tuduhan mu, sebaiknya kau melihat disekeliling mu. " Ucap Hummairah geram


Kendra mengitari ruangan itu, Ia melihat Sakinah dan Kiano juga berada tak jauh dari pandangan mereka.


" Aku masih tau batasan kedekatan antara laki laki dan perempuan. " Lanjut Hummairah. " Kau bilang laki laki dan perempuan berada di satu ruangan yang sama, apa yang mereka lakukan hanya mereka yang tau. Sekarang aku akan bertanya padamu, apa yang kau lakukan dan Olivia di ruangan kantor mu pada hari itu ? "


Kendra terdiam.


" Kau membicarakan batasan berteman, apa menyentuh, memeluk, merangkul, menggandeng, dan menggendong itu adalah batasan dalam berteman ? Aku melihat semua yang kau lakukan bersama Olivia. Apa aku pernah bertanya padamu tentang batasan berteman ? " Ucap Hummairah panjang lebar.


Kendra hanya bisa diam, Ia menyadari kesalahannya selam ini. Ia tak peka dengan perasaan istrinya.


" Dan, apa kau ingat terakhir kali kau berjanji pada putra mu untuk menjemputnya ? Aku melihat dengan mata ku, bagaimana Olivia menggandeng lenganmu dengan mesranya. Dan kau pun begitu bahagia ketika bersamanya. " Hummairah hampir tak kuasa menahan air matanya.


" Sekarang.... Aku membebaskan mu dari belenggu ini " Ucapan Hummairah tersekat tangisnya " Aku membebaskan mu, agar kau bisa memilih salah satu diantara kami. " Kembali Hummairah tersekat " Aku akan menghargai setiap keputusan yang kau ambil " Hummairah terdiam dengan linangan air matanya.


" Ra, kamu jangan terburu buru mengambil keputusan. Ini bukan keputusan main main " Ucap Ilham yang sedari tadi diam mendengarkan.


" Aku sudah siap Kak, aku akan menerima semuanya dengan ikhlas dan lapang dada. Aku akan membesarkan putra ku sendiri, aku akan membawanya pulang ke kerumah Ayah. " Tangis Hummairah tak terbendung lagi, Ia berlari masuk kedalam kamarnya dan menangis disana.


Kendra masih terdiam.


" Apa kau sudah puas ? " Tanya Ilham


" Mengapa kau bisa mengenal dan mengetahui Hummairah sedekat ini Ilham ? " Tanya Kendra


" Kau masih ingat, gadis desa yang aku ceritakan padamu 3 tahun lalu ? "


" Gadis yang aku kenal tidak sengaja ketika aku melakukan KKN disalah satu desa. Gadis yang tak pernah bisa aku miliki karena dulu, aku belum memiliki jaminan untuk memilikinya. Dan aku pun menyadari tak sebanding dengannya karena ilmu agamanya. " Ilham menahan sesak di dadanya. " Gadis itu adalah Hummairah, yang sekarang jadi istri mu, Ibu dari putramu, dan menantu kebanggan dari keluarga mu. Aku hampir gila memikirkan itu semua, ingin kubawa Dia lari saat aku tau kau menyakitinya. Kalau aku tak memikirkan perasaan Nanny dan Kakek, mungkin saat ini kau tak akan bisa menemukannya. " Jelas Ilham panjang lebar.


" Jadi selama ini, gadis yang kau ceritakan pada ku itu Hummairah ? " Kendra setengah tak percaya.


" Ya, aku tau kau sudah menyakiti nya untuk kedua kalinya. Pertama Sherly dan kali ini Olivia. "


" Tapi Olivia sudah ku anggap seperti adik ku "


" Tapi Olivia tidak menganggap mu seperti itu, Dia menyimpan perasaan padamu. Dia menyukaimu sebagai laki laki dan perempuan. "


" Tidak mungkin "


" Apa kau ingat pertama kita bertemu di restoran ? Saat kau pergi ke toilet, aku sempat bertanya siapa Dia, dan apa hubungannya denganmu ? Kau tau apa jawaban yang keluar dari bibirnya ? "


Kendra masih mendengar penjelasan Ilmiah


" Dia mengaku sebagai calon tunangan mu "


" Itu tidak mungkin, dia pasti bercanda padamu "


" Kendra buka matamu, lihat kenyataan yang ada di depan mu. Aku tau setiap kali kau berjanji pada putra mu, kau selalu mengingkari nya. Karena apa ? Karena Dia selalu datang untuk menggagalkan nya. Dengan berbagai trik Dia berusaha membuat mu menjauh dari anak dan istri mu. "

__ADS_1


" Itu tidak mungkin "


" Terserah padamu, kau mau percaya atau tidak. Yang pasti kali ini, aku tak akan melepaskannya lagi. Bersiaplah kehilangan berlian yang berharga, demi batu kerikil di Jalan. " Ilham pergi keluar meninggalkan Kendra yang masih mematung.


Kendra terduduk lesu di sofa. Ia terus memikirkan perkataan Ilham.


Akhirnya Kendra beranjak pulang.


Sesampainya di kantor, Ilham menelpon Nanny.


" Hallo Nanny, Hummairah keluat dari rumah dan tinggal di apartemen Kakek. "


" ..... "


" Baiklah Nanny, aku akan menunggu. Sampai jumpa "


" .... "


" Aku juga menyayangimu, " Ilham menutup telponnya.


Sejenak Ia mengingat kejadian beberpa tahun yang lalu, dimana orang tuanya mengalami kecelakaan yang harus merenggut nyawa kedua orang yang Dia sayang.


Dan Nanny dan Kakek datang untuk mengadopsi nya, Ia diperlakukan seperti cucu dan keluarga sendiri. Mereka tak pernah membedakan antara Kendra dan Ilham. Jika Kendra di masukkan ke sekolah asrama karena kelewat badung, maka lain halnya dengan Ilham yang di sekolahkan di sekolah favorit, karena Mama tak bisa jauh dari Kendra maka Ilham adalah pelipur lara sang Mama.


Hingga di masa kuliahnya Ia bertemu dengan Hummairah ketika melakukan KKN di desa Hummairah.


Ilham begitu mengagumi akhlak gadis itu, Ia sangat ramah dan murah senyum. Ilham menyukainya dari pertama kali Ia melihatnya, Ilham selalu menunggu Hummairah yang selalu mengayuh sepeda nya menuju kepasar untuk bekerja di toko Paman dan Bibi nya.


Hingga akhirnya Ilham memberanikan diri berbicara langsung padanya, pada saat penyuluhan rumah kerumah.


Ilham semakin mengagumi sifat Hummairah yang supe dan mudah bergaul dengan teman teman Ilham yang lain, dengan yang wanita Hummairah selalu dekat dan dengan teman Ilham yang lelaki Hummairah selalu menjaga jaraknya.


Semenjak itu rasa ingin memiliki Hummairah semakin besar, tapi mengingat keadaannya. Ilham mengurungkan niatnya.


Akhirnya Ilham memberanikan diri datang kerumah Hummairah, saat itu Ilham tau Hummairah hanya tinggal bersama Ayahnya.


Ayah Hummairah adalah penganut agama yang taat.


Betapa Ilham masih mengingat bagaimana sang Ayah dengan begiti baiknya menganggap Ilham seperti putranya.


Sedari itu Ilham berjanji akan menjaga Hummairah, dan tak kan membiarkan Hummairah bersedih.


Ketika mendapat perintah dari Nanny dan Kakek, yang awalnya Ilham menolak karena tidak mau ikut campur dalam urusan rumah tangga Kendra. Tapi setelah Ilham tau siapa gadis yang menjadi istri dari Kendra, Ilham langsung menyetujuinya.


*bersambung


author lelah mau bobok duyuu...


jangan lupa kasih VOTE, LIKE, KOMEN DISETIAP EPS NYA. BOOM LIMA BINTANG


Ni Autor kasi visualnya Ilham

__ADS_1


Tatapan matanyaaaaaaa...bikin author meleleh*.....



__ADS_2