CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
a38


__ADS_3

Pagi ini, Kendra akan mengantar istri dan anaknya pulang ke kediaman Kakeknya.


" Sudah siap sayang ? "


Hummairah mengangguk, dan mereka pun berangkat.


Tiba di kediaman Kakek semua orang menyambut kedatangan mereka, terutama Kiano. Mereka menggendong balita itu bergantian, tiba tiba Kakek berucap


" Kendra, Kakek ingin bicara padamu. Ikut Kakek. "


Kendra mengikuti Kakeknya menuju ke kamar.


" Ada apa Kek ? "


" Kakek ingin bertanya, bagaimana hubungan mu dengan Hummairah ? "


" Maksud Kakek ? Hubungan yang bagaimana ? "


" Kakek tau, apa yang terjadi antara kamu dan Hummairah. Kakek ingin bertanya apa kamu ingin kembali pada Hummairah ? "


" Keinginan itu ada Kek, tapi kami masih menunggu ijin dari Kakek dan seluruh keluarga. "


" Iji dari ku dan keluarga ? Maksudnya ? "


" Kakek kan tau, Hummairah itu orangnya bagaimana. Kalau tidak ada ijin dari Kakek selaku kepala keluarga, dia tidak akan mengambil keputusan tanpa persetujuan keluarga, terutama Kakek orang yang paling Dia hormati. "


" Kakek hanya ingin mendengar dari kalian berdua, dan Kakek akan senang jika memang kalian memutuskan untuk kembali bersam ? "


" Jadi... Kakek ngasi ijin aku sama Hummairah sama sama lagi ? "


" Setelah melihat kegigihan kamu berupaya meyakinkan kami semua, kenapa tidak ? Tapi, Kakek harus mendengar dari mulut Hummairah sendiri, apakah Dia mau balik lagi sama kamu ? "


" Aku yakin Dia mau Kek "


" Dari mana kamu tau ? "


" Aku kan udah nanya sama Dia terlebih dahulu, dan jawabannya Dia bersedia. Tapi masih nunggu ijin dari Kakek. "


" Baiklah, ayo kita keluar menemui semua dan bertanya langsung pada Hummairah "


Kendra dan Kakek keluar dari kamar, dan menuju ruang keluarga.


" Dengar semuanya, aku mau kasi pengumuman penting. " Ucap Kendra


Semua terdiam dan menunggu


" Disini, dihadapan semua anggota keluarga. Aku Kendra Adi Utama Malik dengan ini menyatakan, aku akan kembali merajut dan membina rumah tangga bersama istri ku Hummairah dan putra ku Kiano Rafasya Adi Utama Malik. "


Semua orang terdiam mendengar penuturan Kendra.


Kendra menghampiri istrinya, menggenggam jemarinya.


" Ra, kamu mau kan menemani aku menghabiskan sisa umur ku bersama mu. Membina rumah tangga dengan keluarga kecil kita. "


Hummairah terdiam, kemudian menoleh ke arah Kakek dan keluarga yang lain.


" Aku mohon Ra, semua hanya menunggu jawaban dari mu. Aku mohon katakan " ya " Ra, sekali saja. "


Kendra menatap mata istrinya dengan penuh harap, sementara Hummairah masih terdiam.


" Ra, ikuti kata hati mu Nak " Ucap Papa


" Kami akan mendukung apa pun keputusan kamu sayang " Lanjut Mama


" Katakanlah Ra, kamu akan tetap jadi bagian dari keluarga kami selamanya. " Ucap Kakek

__ADS_1


Hummairah menarik napas, dan menghembuskan perlahan.


" Aku mau Mas, aku mau memulai semuanya dari awal. Aku mau membangun keluarga kecil bersama mu. Aku mau Kiano tumbuh dan besar dengan keluarga yang lengkap. " Jawab Hummairah


Mendengar jawaban Hummairah semua gembira, Kendra bergegas memeluk istrinya.


" Aku janji, aku tidak akan menyakiti mu lagi. Aku akan menjagamu seumur hidup ku "


" Sepertinya kita harus mengadakan pesta, untuk merayakan nya. " Ucap Nanny.


Mereka semua tertawa gembira.


Ditengah tawa bahagia mereka tiba tiba Kakek berkata.


" Jangan senang dulu Kendra, meskipun Hummairah sudah menerima kamu. Tapi kamu tetap tidak boleh membawanya keluar dari rumah ini. "


" Kenapa Kek, Hummairah kan istri ku jadi aku berhak membawanya kemanapun. "


" Kamu boleh membawa Hummairah, tapi tidak dengan Kiano. "


" Maksud Kakek ? " Tanya Kendra cemas


" Kamu boleh membawa Ibunya tapi anaknya tetap di tinggal bersama kami "


" Tidak bisa begitu dong Kek, "


" Kalian kan bisa cetak lagi " kelakar Nanny


Dan semua tertawa lebar, Hummairah menundukkan wajahnya karena malu.


" Iya, ya. Dari pertama mereka menikah, mereka kan belum pernah bulan madu. " Ucap Mama


" Bagus, kalian boleh pergi berbulan madu, kemana saja. Tapi hanya kalian berdua, Kiano tinggal bersama kami. " Ucap Kakek


" Tapi kek, Ara tidak bisa jauh dari Kiano ? " jawab Hummairah


" Iya, benar yang dikatakan Kendra. Jadi kalian sudah memutuskan mau kemana ? "


" Aku terserah Hummairah saja, karena aku sudah hampir mengelilingi dunia. Jadi aku serahkan keputusan kepada Hummairah. " Terang Kendra.


" Ayo Ra, kami semua menunggu jawaban lho...." Ujar Nanny


" Apakah bisa di tunda ? "


" Kenapa ? "


" Karena minggu depan Ara ada ujian Kek ! "


" Biklah kalau begitu, kita akan menundanya. Tapi, sesekali aku boleh kan Kek membawa anak dan istri ku menginap di rumah kami ? " Tanya Kendra


" Tentu saja, asal kamu membawanya kembali kesini. " Jawab kakek


" Pastinya Kek, "


Mereka kembali tertawa.


Di sebuah tempat, Intan berhasil kabur dari rumah nya. Dan membawa lari uang milik orang tuanya.


Intan menyewa sebuah rumah di daerah terpencil di tengah kota, yang tak jauh dari kampus nya.


" Aku harus mendapatkan alamat rumah keluarga Kendra, aku akan menemui mereka. "


Cuti kuliah telah usai, hari ini Hummairah menghadapi ujian semester, Ia tengah mempersiapkan semua keperluannya.


Setelah semua Ia yakin sudah lengkap, Ia turun kebawah dan bersiap berangkat ke kampus diantar oleh suaminya.

__ADS_1


Kendra keluar dari kamar mandi, dan mendekati istrinya.


" Kamu kenapa sayang ? "


" Aku gugup mas, "


Kendra menarik istrinya kedalam pelukan nya, menggosok punggungnya, dan mengecup puncak kepala istrinya.


Hummairah memejamkan matanya, menghirup aroma suaminya.


" Sudah tenang ? " Tanya Kendra


Hummairah mengangguk, Kendra mengelus pipi istrinya.


Kendra mengantar istrinya ke kampus, setelah berpamitan pada Kakek, Nanny, Mama, dan Kiano. Papa sedang keluar kota untuk mengurus bisnisnya.


Tiba di kampus Hummairah turun dari mobil, setelah Kendra membukakan pintu untuknya.


Semua mata kembali tertuju pada mereka, terutama Kendra.


" Udah jangan tegang " Ucap Kendra menghibur Hummairah. Hummairah hanya mengangguk kan kepalanya dan tersenyum.


" Aku masuk ya Mas " Ucap Hummairah pamit dan mencium tangan suaminya.


Hummairah berjalan masuk menuju kelasnya.


Tiba tiba sesorang mendekati Kendra,


" Hai, Kak ? Apa kabar ? "


" Intan, Aku baik. Kamu tidak masuk ? "


" Sebentar lagi, Kakak nganterin Hummairah ya ? "


" Iya, kenapa ? "


" Hummairah beruntung ya Kak, punya suami tampan kaya pula. Aku jadi ngiri "


" Maksud kamu ? "


" Seharusnya apa yang dimiliki Hummairah sekarang, itu milik ku. "


" Cukup Intan..... Aku udah muak mendengar semua cerita kamu "


Kendra berlalu meninggalkan Intan. Intan menatap mobil yang membawa Kendra hingga keluar dari gerbang.


" Kau akan jadi milik ku Kak, bagaimanapun kau harus jadi milik ku kak "


Kendra kembali ke kantornya, dan memulai aktivitas nya. Bila di kantor Ia kembali menjadi seseorang yang angkuh, sombong, dan dingin.


Tak ada yang berani bertatap muka lebih lama dengan nya.


Hanya Ifan asistennya yang tau sifat asli bos nya. Karena Ifan adalah temannya sewaktu SMA.


" Lagi senang bos ? " Tanya Ifan


" Tentu Fan, akhirnya aku berkumpul bersama keluarga, anak dan istri ku Fan. "


" Selamat bos "


" Oh ya, Fan aku mau kamu memantau proyek kita yang di semarang. Aku tidak bisa pergi, karena Hummairah istri ku sedang ujian. Dan aku harus mengantar dan menjemputnya, Dia gugup sekali hari ini. " terang Kendra


" Baik bos, saya permisi "


*bersambung

__ADS_1


jangan lupa kasi 5 tanda bintang, komen di setiap eps nya*.


__ADS_2