CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
47


__ADS_3

Hummairah masih terus menerus menahan rasa atas perbuatan Olivia pada Kendra, Olivia terus saja mendekati Kendra.


Libur akhir tahun telah tiba, Hummairah teringat akan janji Kendra yang mengajaknya untuk liburan. Hari ini Hummairah akan menagih nya. Ketika di ruang makan Olivia tak henti hentinya berbicara pada Kendra.


Hummairah hanya jadi pendengar dan penonton ulah Olivia.


" Kendra, tahun baru ini kita liburan yuk ! "


" Boleh.... Mu kemana ? "


" Gimana kalau jalan jalan ke luar negeri, misalnya ke LA. "


" Boleh, aku akan atur tiket untuk kita. Bagaimana Ummi kamu setujukan ? "Tanya Kendra kepada istrinya


" Aku tidak ikut " Jawab Hummairah singkat, dan masih menyuapi Kiano makan


" Kenapa sayang, kita akan liburan. Dan ini jadi perjalanan Kiano pertama keluar negeri " Ucap Kendra antusias


" Apa kamu lupa, kamu janji akan liburan akhir tahun dirumah Ayah ? " Ucap Hummairah mulai menunjukkan kekesalannya.


" Oh iya, Daddy lupa. " Kendra menepuk kening nya.


" Maaf Olivia, aku tidak bisa pergi. Aku sudah berjanji pada keluarga ku. "


" Tapi Kendra, kamu kan bisa kesana lain kali. Ini kan mumpung aku ada disini, sesekali kamu temanin aku yaa.... "


Kendra melihat wajah Hummairah yang masih menyuapi anaknya. Wajah Hummairah tanpa ekspresi, tetap diam.


" Bagaimana mana Ummi ? " Tanya Kendra kepada istrinya


" Terserah... Aku tidak akan ikut kalian " Hummairah pergi membawa Kiano ke kamarnya dan pergi meninggalkan mereka.


Mama yang sedari terdiam, hanya bisa menatap. Sedangkan Olivia dan tante Christien tersenyum senang, rencana mereka berhasil.


Didalam kamar Hummairah masih berusaha menahan airmata nya agar tidak tertumpah lagi.


Tak lama kemudian Mama masuk ke kamar,


" Ra, kamu kenapa sayang ? "


Hummairah segera mengusap airmata nya


" Gak pa pa Ma " Berusaha tersenyum


" Kamu gak cemburu dengan sikap Olivia dan Kendra kan ? Mereka itu seperti.... " Belum sempat Mama melanjutkan kata katanya Hummairah lebih dahulu memotong nya


" Karena mereka seperti kakak adik kan Ma ? Hummairah tahu Ma. "


Masih mencoba menahan dan menyembunyikan kekecewaannya.


Mama tersenyum


" Mama tahu kamu wanita yang pengertian "


" Kalau Mama sudah bilang begitu, Ara bisa apa Ma ? "


Mama terdiam dan menatap menantu nya

__ADS_1


" Bisa Mama keluar ? Ara mau nidurin Kiano. " Saat ini memang ini yang di perlukan Hummairah. Ia tak ingin diganggu siapa pun


Mama keluar dari kamarnya. Dan turun kebawah, bergabung bersama Olivia kendr dan tante.


Mereka begitu bahagia tertawa lepas, dan melupakan seseorang yang sedang selama ini mereka sayangi.


Hummairah memutuskan akan pulang kerumah Ayahnya dengan atau tanpa Kendra disampingnya.


Malam hari terjadi pertengkaran antara Hummairah dan Kendra


" Tidak bisa Ummi, Daddy tidak ikut Ummi ke rumah Ayah. Daddy udah janji sama Olivia akan liburan keluar. "


" Tapi Daddy melupakan janji kepada Ayah, bukannya Daddy janji pada Ayah setiap liburan akan pulang kerumah Ayah "


" Iya, tapi kali ini berbeda "


" Apa bedanya, Ummi istri Daddy kan ? Sedangkan dia, dia hanya sepupu atau entah siapapun dia. Tapi dari cara dia memandang Daddy itu bukan tatapan adik kepada kakaknya, melainkan tatapan seseorang yang kagum pada lawan jenisnya. "


" Ummi cemburu ? " Kendra tertawa


" Apa salah ? Setiap saat Dia bersama Dia, bahkan Dia sudah berani secara terang terangan melayani Daddy di meja makan. Dihadapan semua orang, Daddy dan Dia berenang bersama. Apa Daddy tau batasan laki laki dan perempuan ? "


Kendra terdiam mendengarkan penuturan istrinya.


" Tapi Daddy tidak ada perasaan apa pun padanya "


" Itu untuk Daddy, tapi tidak Dia "


" Bahkan Tante Christien sudah berani mengubah segala peraturan yang Kakek buat. "


" Sudah lah jangan di bahas lagi, yang jelas kita akan liburan d LA . "


" Kenapa kamu jadi keras kepala begini si ? "


Hummairah terkejut dengan perkataan suaminya.


" Baiklah, kalau kamu mau menghabiskan liburan kamu du kampung. Kamu pergi saja, aku tidak akan ikut. Aku akan bawa Mama, tante dan Olivia ke LA. "


Kendra keluar dari kamar denga keadaan marah dan membanting pintu kamar.


Hummairah luruh kelantai dengan air mata yang berderai.


Malam itu Kendra tidak tidur di kamarnya, Hummairah yang terbangun di tengah malam untuk menunaikan sholat malam, Ia melihat Kendra tidak ada di sampingnya.


Setelah selesai sholat ,Hummairah keluar dari kamarnya untuk mencari Kendra. Hummairah meraih jilbab lebarnya dan berjalan keluar menuju ruang kerja suaminya.


Ketika pintu di buka Hummairah terkejut melihat Kendra yang tertidur di meja kerjanya. Ketika Ia akan membangunkan suaminya, tangannya ditahan oleh tante dan Olivia.


" Kamu mau apa ? "


" Saya, akan membangunkan suaminya saya. Dan menyuruh nya untuk pindah ke kamar kami tante "


"Tidak perlu, biarkan Kendra tidur Dia lelah dengan harinya. Terutama dia lelah sama kamu "


" Maksudnya ? "


" Kamu itu **** ya ? " Ucap Olivia " Gara gara kamu nolak ajakan Kendra untuk liburan keluar negeri, Dia jadi sedih dan merasa tidak enak kepada kami " Jelas Olivia panjang lebar.

__ADS_1


" Coba kamu ikut, kan gak begini jadinya. Tapi kalau kamu gak ikut kami lebih senang lagi, jadi kami gak perlu malu bawa gadis kampungan kayak kamu. Apa lagi liat dandanan kamu kayak gini, lebih mirip pembantu " Ucap Tante dan mereka mentertawakan Hummairah


Tiba tiba Kendra keluar dari ruang kerjanya


" Ada apa ini ? Sayang kok kamu disini ? " Tanya Kendra kepada Hummairah


Hummairah tersenyum


" Lagi nyariin kamu, mau ngajak tahajud " Hummairah mengumbar senyum kepada suaminya


" Ya udah, kita kembali ke kamar yuk ! " Ajak Kendra


Hummairah mengangguk dan mengikuti suaminya. Kendra memeluk pinggang istrinya, mereka menghilang setelah pintu kamar mereka ditutup.


Tante dan Olivia geram, rencana mereka untuk membuat Kendra dan istrinya bertengkar gagal.


Tapi mereka segera merencanakan rencana baru.


Keesokan harinya di meja makan.


Seperti biasa ketika Olivia ingin melayani Kendra, Kendra segera menahannya


" Tidak Olivia, biar Hummairah yang melakukannya. Hummairah istri ku "


" Tapi, gak pa pa kok Kendra aku senang melayani kamu "


" Tiada perlu, Hummairah yang akan melayani ku, kerana itu memang kewajibannya. Dan menyingkirlah dari kursi itu, itu milik Hummairah sebagai Nyonya rumah ini "


Olivia mundur dan Hummairah maju.


Ucapan Kendra barusan seperti tamparan kerasa di wajah Olivia. Kendra seolah mengingatkannya tentang posisinya sebagai tamu di rumah itu.


Hummairah segera melayani suaminya dan kembali duduk di mana semestinya.


Mereka pun kembali memulai sarapannya.


Mama pun tersenyum melihat anak dan menantunya kembali akur.


Kendra berangkat ke kantornya.


Tante Christien dan Olivia menghampiri Hummairah.


" Eh.... Orang kampung, jangan bangga dulu ya kamu, aku akan pastikan kalau kamu tidak lama lagi akan ditendang keluar dari rumah ini. " Ucap Tante


" Terserah Tante mau ngomong apa, yang jelas saya tidak akan diam kalau ada yang mengusik kebahagian keluarga saya, saya tidak akan diam. " Hummairah berlalu tanpa menghiraukan perkataan Tante.


Tante mengepalkan tangannya, dan Olivia terlihat geram.


" Tenang Tante, nanti kita pikirkan lagi bagaimana caranya kita bisa menendang keluar wanita itu dari rumah ini. " Ucap Olivia


bersambung


**BOOM LIKE


BOOM VOTE


BOOM BINTANG 5

__ADS_1


LOVE U ALL**


__ADS_2