CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA

CEO DINGIN DAN GADIS SHOLEHA
90


__ADS_3

Kendra beranjak dari meja kerjanya saat mendengar suara tangis Kirana, Ia pun berjalan mendekat ke arah ranjang.


Ia tersenyum melihat sang istri bangun dan sedang menyusui putrinya.


" Belum tidur mas ? "


" Sebentar lagi. "


kendra berjalan menuju pintu untuk keluar.


" Kamu mau kemana ? "


" Turun, ambil minum. Botol minum ku sudah kosong. "


" Sebentar akan aku ambilkan. "


" Tidak, kamu istirahat saja, aku bisa lakuka sendiri. Tidurlah heemm... " Kendra mengecup pipi istrinya.


Hummairah mengangguk dan kembali berbaring, dan memejamkan matanya.


Kendra pun keluar dari kamar, dan turun ke bawah.


Sementara di bawah, pelayan terlihat sibuk, Kendra melirik jam dinding ternyata baru pukul dua dini hari.


Karena penasaran Kendra pun turun dan berjalan mendekat. Ternyata Kakek dan yang lain telah tiba, Kendra mendekati Mama.


" Mama baru nyampe ? "


" Sayang..... Iya. Kamu belum tidur ? "


" Belum Ma, baru selesai ngerjain tugas kantor "


" Hummairah masih tidur ? "


" Tadi si udah bangun, nyusuin Kirana. Tapi tidur lagi, palingan sebentar lagi juga bangun " Kendra menggaruk tengkuknya dan tertawa renyah.


" Heemmmmm.... Anak itu selalu begitu dari dulu. Sudah istirahatlah, Mama juga mau tidur. "


Mama berjalan menjauh dari Kendra, tapi Kendra memanggil nya kembali.


" Ma, Kiano mana. Kok Kendra gak ada liat dari tadi. "


" Kiano udah tidur dikamar sama Opa nya, dikamar Mama "


" Oh ya sudah "


Kendra pun berjalan ke dapur dan mengisi botol minuman nya, setelah selesai Ia pun naik kembali ke kamarnya.


Setelah meletakkan botol diatas nakas, Kendra pun naik keatas ranjang dan merebahkan diri disamping istrinya. Ia membelai dan mengecup kening istrinya, kemudian memeluk dan memejamkan mata.


*****


Rebeca menunggu Samuel pulang dari kantornya, Ia akan mencoba memujuk Samuel aga mau membatalkan pernikahan Medinah dan Ilham.


Ia juga akan bertanya mengapa akhir akhir ini Samuel sering pulang terlambat, dan lebih suka menyendiri di ruang kerjanya.


Bahkan kalau hari libur Samuel lebih banyak menghabiskan waktu dirumah Zian, bermain bersama ana Zian.


Hampir dua puluh tahun Ia menikah dengan Samuel, tapi tak pernah sekalipun Samuel menyetuhnya. Rebeca pun sadar Ia hanya menikahi orangnya, tapi tidak hatinya. Hati Samuel hanya untuk Laura.


Terbesit rasa cemburu di hati Rebeca, tapi Ia mencoba untuk berpikir realistis. Walau Ia tidak mendapatkan hati Samuel, tapi semua kebutuhannya terpenuhi. Ia tak perlu kerja keras seperti dulu saat masih dengan mantan suaminya.


Ya, Rebeca dulu telah salah memilih suami. Tepat nya matanya ditipu oleh gemerlapnya dunia.


Orang yang dicintainya dan dipilihnya menjadi suami kala itu hanya seorang pegawai buruh biasa, yang berlagak seperti orang kaya.


Rebeca pun terlena karena sikap yang di tunjukan oleh mantan suaminya, dan memilih menikah dengan nya, dan meninggalkan Samuel yang kala itu sedang merintis karir.


Dan akhirnya Samuel pun hanya bisa menerima keputusan Rebeca. Padahal saat itu jika Rebeca mau menunggu sebentar saja mungkin tidak jadi seperti ini, setelah semuanya terkuak, barulah Rebeca menyadari Ia telah salah memilih.


Setelah menikah Rebecaba acap kali menerima perlakuan kasar, pukulan dan tamparan sudah menjadi makanan sehari hari untuk Rebeca.


Bahkan Ia pernah mendapat tendangan diperut saat Ia hamil besar, yang menyebabkan Ia harus melakukan melahirkan secara dini.


Jessica lahir prematur dan harus berjuang untuk hidup. Ditengah nestapa yang mendera hidup nya, Ia mendengar dari teman teman dan keluarganya bahwa hidup Samuel kini telah berubah,dan sekarang Samuel Laura menjalin hubungan yang serius.


Bahkan kini Samuel menjabat sebagai direktur utama di perusahaan yang Ia rintis, walaupun perusahaan itu milik Ayahnya, tapi Samuel berhasil membangkitkan kembali perusahaan yang hampir bangkrut.


Mendengar itu Rebeca semakin tersiksa dan terluka.


Saat kembali dari rumah sakit, Ia mendapat undangan pertunangan Samuel dan Laura.


Hancur sudah harapan Rebeca untuk membina kembali hubungan nya dengan Samuel.

__ADS_1


Dengan tekad kuat dalam hati Ia berencana akan memisahkan dua anak manusia itu, dengan berbagai cara. Termasuk Ia menghasut seluruh keluarga besar Laura untuk membenci keluarga Laura, Ia bercerita kalau Laura lah yang menyebabkan semua penderitaan yang Ia alami.


Dengan derai air mata Rebeca menceritakan kisah hidupnya di depan keluarga besar Laura, mereka pun percaya dengan cerita Rebeca.


Hingga acara pertunangan Samuel dan Laura tidak di hadiri oleh keluarga Laura, baik itu keluarga dari Ayah dan Ibunya.


Yang hadir saat itu hanya Ibu dan adiknya serta keluarga dan teman dekat Samuel.


Samuel berhasil meyakinkan Laura yang saat itu hampir terpuruk, dengan cinta dan sayang Samuel membantu Laura dan keluarganya bangkit. Meski mereka dikucilkan oleh keluarganya, Samuel selalau berada disisi nya.


Rencana Rebeca gagal memisahkan mereka, Rebeca menyusun rencana berikutnya yakni saat Samuel mesti pergi keluar kota untuk urusan bisnis. Rebeca datang kerumah Laura, dengan membawa serta anaknya.


Ia menceritakan semua kisah hidup nya yang membuat Laura tersentuh, Ia pun mencoba mengadu domba antara Samuel dan Laura.


Tapi lagi lagi rencana yang di buatnya gagal total.


Hingga hari pernikahan Samuel dan Laura diselenggarakan, Rebeca diam diam dengan tidak tahu malu nya datang dan masuk kedalam kamar Samuel untuk menggoda Samuel.


Rebeca telah melepaskan semua baju nya, berharap Samuel akan tergoda.


Tapi ternyata Ia harus menerima kenyataan pahit jangankan tergoda Samuel bahkan jijik melihat Rebeca.


Samuel meninggalkan Rebeca didalam kamar sendiri, Rebeca benar benar merasa terhina.


Ia pun kembali kerumahnya. Ia mendapatI suaminya pulang dan sedang bernesraan dengan wanita lain, Ia mencoba menyerang wanita itu. Tapi yang Ia dapat hanya pukulan dan tendangan dari suaminya.


Rebeca benar benar hancur saat itu, Ia hanya bisa memeluk putrinya dan menangis sejadi jadinya.


Ia pun mencoba pulang kerumah mertuanya, tapi disana bukan nya Ia disambut dengan hangat hanya cemooh yang Ia dapat dari Ibu mertua dan adik ipar nya.


Akhirnya Ia pun kembali kerumah itu, rumah yang tak layak disebut rumah. Bahkan lebih pantas disebut neraka bagi Rebeca.


Tapi beberapa hari kemudian suaminya nya pulang dan meminta maaf padanya, awal mulanya Rebeca tak percaya dengan perubahan sikap suaminya. Tapi demi putrinya, Ia pun memaafkan sang suami. Dan mereka pun kembali membina keluarga yang sesungguhnya.


Untuk saat itu Rebeca menghentikan rencananya untuk memisahkan Laura dan Samuel, seba Ia telah merasa bahagia dengan kebahagian keluarga kecilnya.


Hingga suatu hari Ia harus menelan pil pahit tentang kehidupan nya, ternyata sang suami tidak sungguh sungguh berubah. Ia mengetahui bahwa suaminya telah menikah lagi dengan wanita kaya pilihan Ibunya, Ia pergi menemui wanita itu, tapi justru Ia yang mendapat hinaan.


Rebeca kembali kerumah orang tuanya, disana Ia mengadukan semua nasibnya. Tapi semuanya hanya bisa mengatakan padanya untuk menjalaninya, mereka tidak mau menanggung Rebeca. Dari sana lah Rebeca tahu bahwa kehidupan Laura dan Samuel bahagia dan sejahtera. Bahkan saat ini Laura sedang mengandung dan siap melahirkan.


Rebeca pun berencana mengunjungi mereka, disana Rebeca disambut hangat oleh Laura. Meskipun Samuel bersikap dingin terhadapnya, Ia tak peduli.


Ia melihat keharmonisan keluarga Laura, Samuel yang begitu sayang dan perhatian terhadap Laura, membuat sepercik api cemburu dihatinya.


Ia kembali menyusun rencana jahatnya, untuk kembali merebut Samuel dari tangan Laura.


Ia mulai meneror kehidupan Laura, dengan mengirimkan berbagai pesan pesan yang berisi ancaman.


Dengan polos Laura menceritakan semua yang dialaminya kepada dirinya, Laura ingin bercerita kepada Samuel. Tapi Rebeca mencegahnya, Ia beralasan Ia takut akan mengganggu pekerjaan Samuel yang saat itu sedang berada diluar kota.


Akhirnya Laura tidak jadi mengadukannya kepada Samuel. Laura yang polos hanya bisa percaya dengan Rebeca.


Hingga hari naas itu terjadi, Rebeca mengirim pesan singkat kepada Laura untuk menemui suaminya di kantornya.


" Datanglah ke kantor suami mu, Ia sedang bersama wanita selingkuhan nya. "


Isi pesan yang dikirim oleh Rebeca untuk Laura.


Laura menghubungi Samuel tapi telponnya tak diangkat, akhirnya Laura menelpon Rebeca. Dengan senang hati Rebeca memberi usulan agar Laura pergi menemui Samuel, dan segera memergoki nya.


Laura pergi menemui Samuel dengan mobilnya, Ia tidak menggunakan supir.


Sementara di kantor, Rebeca telah lebih dahulu menemui Samuel. Ia kembali mengadukan kisah hidupnya, berharap Samuel iba dan segera mau menerima maaf dari nya.


Ia pun kembali melancarkan segala tipu muslihatnya kepada Samuel, hingga hati pria itu tergugah.


Rebeca merasa rencana nya berjalan lancar, Ia meminta Samuel membuatkan nya kopi untuk menenangkan diri.


Samuel pun bergegas membuatkan kopi untuk Rebeca yang saat itu masih menangis.


Setelah Samuel datang membawa kopi, sekretaris Samuel masuk, sebenarnya sekretaris nya itu telah dibayar Rebeca terlebih dahulu. Samuel yang sedang sibuk dengan sekretarisnya, membuat Rebeca dengan tenang melancarkan aksi nya


Setelah sekretaris nya meninggalkan ruangan, Samuel masih duduk di kursi kebesarannya.


Diam diam Rebeca menelpon nomor Samuel, dengan nomor yang sama yang Ia gunakan untuk meneror Laura. Samuel yang saat itu lengah segera menjawab telpon itu, tapi sama sekali tak ada suara disana.


Dengan tak mau membuang waktu, Rebeca segera memasukkan obat tidur kedalam kopi milik Samuel.


Tak lam kemudian Samuel kembali duduk dan segera meminum kopi nya, Rebeca tersenyum penuh kemenangan rencananya berhasil dengan lancar.


Tak memerlukan beberpa waktu, Samuel pun telah terkulai tak sadarkan diri.Ia pun segera memanggil sekretaris Samuel untuk membantu nya, membawa tubuh Samuel kedalam kamar yang berada diruangan itu.


Rebeca pun melancarkan aksinya, Ia segera melucuti satu persatu pakaian yang dikenakan Samuel. Dan Ia juga menanggalakan satu persatu pakaian nya. Dan naik keatas ranjang dan berpura pura tidur didalam pelukan Samuel.

__ADS_1


Laura tiba di kantor dengan tergesa gesa, bahkan Ia tak menyahut sapaan dari para karyawan suaminya.


Ia bergegas naik keatas menggunakan lift khusus milik suaminya. Tubuhnya bergetar hebat, Ia mulai membayangkan apa yang akan dilihatnya nanti.


Ting.....


Pintu lift terbuka Laura keluar dan berjalan cepat menuju ruangan suaminya, Ia terdiam sejenak didepan pintu. Dengan meyakinkan dirinya, Ia membuka pintu dan perlahan masuk. Disana tidak ada orang, tapi samar samar Ia mendengar orang sedang berbicara dikamar pribadi milik suaminya.


Ia memberanikan diri untuk membuka pintu, langkah terkejutnya Ia melihat suami dan sahabat nya sedang berada di dalam kamar dengan kondisi sama sama tidak menggunakan pakaian lengkap. Yang lebih membuatnya terkejut adalah posisi Rebeca yang masih berada diatas tempat tidur, dan tubuhnya masih terlilit selimut.


Laura berlari keluar dan segera ditahan Samuel yang berusaha untuk menjelaskan, tapi hati nya sudah terlanjur sakit melihat pengkhianatan yang mereka lakukan.


Laura pun meninggalkan kantor menggunakan mobilnya dengan kecepatan tinggi..


Samuel segera kembali memakai pakaiannya.


" Kau harus segera menjelaskan pada Laura Rebeca, kalau tidak ada yang terjadi apa apa diantara kita. " Perintah Samuel


" Apa maksudmu, kau tidak lihat bagaimana kondisi kita saat bangun tadi. Sebelumnya kau sangat bersemangat dan begitu bernafsu saat memcumbuiku. "


" Tidak, itu tidak mungkin. Aku sama sekali tidak mengingat apa yang telah terjadi hari ini. "


" Jadi kau pikir aku mengada ada, kau pikir aku mau saat kau merayu ku ? "


" Tidak,,, aku tidak mungkin melakukan itu. Apa lagi sampai mengkhiati istri ku. " Samuel terduduk menangkup wajahnya kasar.


Tak lama kemudian ponselnya berdering.


" Hallo.. "


" ..... "


" Apa !!!... "


Smuel segera berlari keluar dari ruangan itu dan meninggalkan Rebeca seorang diri, Ia mendapat telpon bahwa istrinya dilarika kerumah sakit karena mengalami kecelakaan.


Rebeca bangkit dari ranjang kemudian memakai pakaiannya kembali, kemudian meninggalkan kantor dengan senyum penuh kemenangan.


Rebeca pergi menemui Samuel dirumah sakit, disana tidak hanya Samuel tapi juga Ibunya Laura.


Rebeca datang dengan raut wajah sedih, Ia berusaha membuat orang percaya bahwa Ia sedih dengan apa yang menimpa Laura.


Samuel sama sekali tidak menghiraukan kehadiran Rebeca, Ia tak beranjak dari duduknya disamping sang istri.


Dokter menyarankan agar Laura segera di operasi, agar bisa menyelamatkan hidup bayi yang ada di dalam kandungannya.


Samuel pun menyetujui nya.Operasi berhasil dilaksanakan, bayi mereka lahir selamat dan sehat. Tapi kondisi Laura masih dalam keadaan koma, Ia belum juga sadar.


Hingga ke esokan hari nya, Samuel harus menerima kenyataan bahwa istrinya telah menutup mata untuk selamanya.


Hati Samuel hacur tak berbentuk, wanita yang begitu Ia cintai harus pergi meninggalkan nya.


Kini tinggal lah Ia dan putrinya, Samuel memboyong mertua dan Iparnya untuk tinggal dirumahnya. Dan bisa membantu nya merawat putrinya.


Rebeca sering datang kesana, Ia juga membantu merawat Medinah. Terlihat kalau Rebeca juga menyayangi Medinah, Ia juga membawa serta Jessica putrinya.


Ibu Laura melihat ketulusan dari sikap Rebeca, berusaha membujuk Samuel untuk membuka hatinya dan menerima Rebeca.


Tapi dengan tegas Samuel menolak, Ia tak mau wanita ular dan palsu seperti Rebeca menjadi Ibu sambung untuk anaknya.


Ibu mertuanya sakit keras, ditengah sakitnya Ia kembali meminta Samuel untuk menikahi Rebeca. Tapi Samuel tetap berkeras hati menolak nya.


Samuel pulang kerumah orang tuanya dan meminta pendapat mereka, orang tuanya pun mengusulkan demikian.


Hanya Kakak Samuel yang tak menyetujui perjodohan itu, Ayah Zian memang sedari dulu tidak menyukai Rebeca.


Hingga Ibu mertuanya menghembuskan nafas terakhirnya, Ia hanya meminta Samuel menikahi Rebeca. Agar ada yang mengurus dan menyayangi Medinah.


Dengan berat hati Samuel menyetujui perjodohan dan menikah dengan Rebeca, tapi sedikit pun tak ada cinta di hati Samuel untuk Rebeca.


Bahkan dimalam pengantin Samuel lebih memilih tidur dikamar putrinya.


Mendapat perlakuan seperti itu Rebeca murka dengan cara mengancam akan menceritakan semuanya. Bahkan Ia menuduh Samuel lah penyebab kematian Laura, tapi Samuel tidak peduli dengan ancama Rebeca.


Mendapat perlakuan seperti itu, Rebeca kembali mengancam Ia akan membinasakan Medinah jika sampai Samuel tidak menuruti kemauannya.


*Bersambung


jangan lupa ***vote dan boom like lima bintang yaa...


Terimakasih


I LOVE U ALL****

__ADS_1


__ADS_2